×
×

Search in Mata Mata Musik

Pembunuh John Lennon Beri Pengakuan Baru Alasan Tindakan Kejinya

Posted on: 09/24/20 at 9:00 am

Pembunuh John Lennon Beri Pengakuan Baru Alasan Tindakan Kejinya
John Lennon. (Foto: Vinnie Zuffante/Michael Ochs Archives/Getty Images).

Seorang pembunuh John Lennon pada tahun 1980, Mark David Chapman mengakui bahwa doi membunuh legenda The Beatles itu karena ingin dipuji dan pantas mendapatkan hukuman mati atas tindakannya yang “tercela”.

Baca juga: Yoko Ono Merasa John Lennon Bakal Jadi Rapper Jika Masih Hidup

Mark Chapman membuat komentar tersebut sebagai tanggapan atas pertanyaan dari dewan pembebasan bersyarat bulan lalu, yang menolak pembebasan bersyaratnya untuk yang ke-11 kalinya. Seperti yang terjadi pada sidang dewan pembebasan bersyarat sebelumnya, narapidana yang sekarang berusia 65 tahun itu menyatakan penyesalannya karena telah menembak mati John Lennon di luar gedung apartemen musisi itu di Manhattan, Amerika Serikat (AS).

“Gue membunuhnya… karena dia sangat, sangat, sangat terkenal dan itulah satu-satunya alasannya dan gue sangat, sangat, sangat, sangat ingin dibanggakan. Gue sangat egois,” kata Mark Chapman, menurut sebuah transkrip yang dilansir dari Billboard.

Melihat ke belakang 40 tahun silam, pembunuh John Lennon itu menyebut tindakannya “menyeramkan” dan “tercela”. Mark Chapman bilang doi selalu merenungkan rasa sakit yang doi timbulkan kepada istri John Lennon, Yoko Ono.

“Gue hanya ingin dia tahu bahwa dia mengenal suaminya nggak seperti orang lain dan sangat mengenal dia itu pria semacam apa. Sedangkan gue nggak,” katanya.

Mark Chapman membunuh dengan cara menembak John Lennon pada malam 8 Desember 1980, saat John dan Yoko Ono kembali ke apartemen mereka di wilayah Upper West Side, Manhattan, AS. Sebelumnya pada hari itu, John Lennon memberikan tanda tangannya kepada Mark Chapman untuk kopian album solonya yang pada saat itu baru dirilis, Double Fantasy. “Dia benar-benar bersikap baik kepada gue hari itu,” ungkap Mark Chapman.

Mark Chapman menjalani hukuman 20 tahun hingga seumur hidup di Fasilitas Penahanan Wende di New York, AS. Doi mengatakan kepada dewan bahwa doi “nggak akan mengeluh sama sekali” jika mereka memilih untuk menjebloskan doi di penjara selama sisa hidupnya.

“Gue nggak berhak mendapatkan apa pun. Pada saat itu gue pantas dihukum mati. Ketika lo dengan sengaja merencanakan pembunuhan pada seseorang dan tahu itu salah dan lo melakukannya sendiri, menurut opini gue itu adalah hukuman mati,” katanya.

Baca juga: Johnny Depp dan Jeff Beck Rilis Video Lagu Cover ‘Isolation’ John Lennon

Dalam menolak pembebasan bersyaratnya, dewan mengatakan bahwa Mark Chapman telah melakukan suatu “tindakan jahat” dan menjelaskan bahwa mereka menganggap pernyataannya sebagai “kekejian yang membawa rasa bangga”, dan itu jelas terasa mengganggu dan nggak pantas.

Mark Chapman akan diberi kesempatan untuk dibebaskan bersyarat lagi pada bulan Agustus 2022.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Asisten Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

RABR

Mantan Band Tribute The Beatles, RABR Rilis EP Perdana Bernuansa Retro...

Pada hari Jum’at, 10 Oktober 2020, RABR secara resmi merilis mini album alias EP perdana dalam format digital melalui berbagai platform musik seperti Spo

on Oct 16, 2020
John Lennon

Yoko Ono Merasa John Lennon Bakal Jadi Rapper Jika Masih Hidup

John Lennon. (Foto: via YouTube). Sepanjang kariernya, legenda The Beatles John Lennon telah membuat segala macam musik dari lagu-lagu blues-rock hingga ins

on Aug 6, 2020
Matt Sorum

Matt Sorum (Eks-GN’R) Ungkap Alasan Kenapa Ringo Starr Mengubah Hidu...

Matt Sorum. (Foto: Kevork Djansezian/Getty Images). Matt Sorum telah memuji Ringo Starr sebagai alasan dari kenapa dia mau menjadi seorang dramer. Mantan

on Jul 10, 2020
Slash

10 Riff Gitar Terbaik Sepanjang Masa Versi Slash (Guns N’ Roses)

Slash. (Foto: Robert Knight Archive, Getty Images). Gitaris legendaris Guns N' Roses (GN'R), Slash adalah orang yang paling bertanggung jawab atas banyaknya

on Jul 4, 2020