×
×

Search in Mata Mata Musik

Pentolan Behemoth, Nergal Kembali Terseret Kasus Penistaan Agama Di Polandia

Posted on: 02/17/21 at 10:00 am

Pentolan Behemoth, Nergal Kembali Terseret Kasus Penistaan Agama Di Polandia
Nergal (Behemoth). (Foto: via NME).

Vokalis merangkap gitaris Behemoth, Adam Darski yang beken dengan nama panggung Nergal, telah kembali terseret ke dalam kasus penistaan agama di negara asalnya, Polandia. Nergal dituduh telah menyakiti perasaan religius banyak orang. Tuduhan itu berasal dari postingan media sosial tahun 2019 Nergal yang menunjukkan kaki Nergal menginjak lukisan Bunda Maria.

Baca juga: Behemoth Rilis Versi Brutal Lagu The Cure ‘A Forest’ Dari EP Barunya

Menurut media Notes From Polandia, Nergal diperintahkan untuk membayar denda sebesar 15.000 złoty (sekitar US$ 4.000) dan biaya pengadilan hampir 3.500 zloty (sekitar us$ 942). Namun, kasus tersebut akan disidangkan karena Nergal menggugat putusan tersebut. Jika terbukti bersalah di persidangan, musisi extreme metal itu terancam hukuman dua tahun penjara.

Sebagai pentolan band black/death metal yang lagu-lagunya sarat tema “blasphemy” alias penistaan agama, postingan Nergal di media sosial tersebut sudah biasa bagi para metalhead di Polandia. Namun, karena status Nergal sebagai musisi “pseudo-selebriti” di negara Katolik yang taat itu, terutama setelah penampilannya sebagai juri di The Voice of Poland, acara bakat vokal populer di TV, tindakan Nergal telah menarik perhatian lebih. Ada sekelompok orang di luar scene metal yang tidak terima.

Setelah Nergal membuat postingan yang menghina Bunda Maria, kelompok hukum konservatif Ordo Iuris dan sebuah organisasi yang dikenal sebagai Towarzystwo Patriotyczne (“Masyarakat Patriotik”) memberi tahu pihak berwenang bahwa Nergal telah “menyinggung perasaan religius empat orang”, termasuk seorang politikus dari Polandia yang menguasai koalisi konservatif.

“Dalam proses persidangan, pihak-pihak yang dirugikan ditanyai dan mereka dengan jelas menyatakan bahwa perasaan keagamaan mereka tersinggung,” kata Aleksandra Skrzyniarz, juru bicara kantor kejaksaan distrik Warsaw.

Bukti jaksa didukung oleh keterangan saksi dari seorang “ahli studi agama” yang menilai bahwa “menginjak dengan sepatu di gambar Bunda Tuhan adalah pelanggaran terhadap perasaan agama,” menurut Skrzyniarz. Investigasi tersebut juga mengutip Pasal 196 hukum pidana Polandia: “Siapa pun yang menyinggung perasaan religius orang lain dengan menghina secara terbuka suatu objek ibadat keagamaan, atau tempat yang ditetapkan untuk upacara keagamaan publik, dikenai denda, dibatasi atau dirampas kebebasannya untuk jangka waktu hingga dua tahun”.

Undang-undang kuno tersebut telah diperdebatkan oleh Amnesty International, yang sebelumnya meminta pemerintah Polandia untuk mencabut atau mengamandemen undang-undang tersebut. Undang-undang yang selama ini sudah dikenal oleh Nergal dan Behemoth. Pada tahun 2018, Nergal secara resmi didakwa oleh pemerintah lantaran artwork merchandise tur Behemoth “Republic of the Unfaithful”, yang konon “menghina” lambang nasional. Yang paling terkenal, Nergal menghadapi dakwaan (yang kemudian doi dibebaskan) karena merobek Alkitab di atas panggung saat konser Behemoth di Gdynia pada tahun 2007.

Nergal baru-baru ini membandingkan pemerintah Polandia dengan “masa lalu Abad Pertengahan yang menakutkan”. Dalam hal ini, doi merujuk pada larangan aborsi yang hampir total di negara itu yang diberlakukan akhir bulan lalu, mengkritik Polandia dalam postingan Instagram-nya yang telah dihapus.

Baca juga: 30 Album Hard Rock & Heavy Metal Paling Diantisipasi Di Tahun 2021

Postingan Bunda Maria-nya Nergal masih ada di Facebook dan lo bisa lihat di bawah ini, bray.

On the set

Posted by Adam Nergal Darski on Wednesday, September 25, 2019

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Vox Mortis

    Rilis Album Perdana, Vox Mortis Advokasi Secara Death Metal Satwa Tert...

    Vox Mortis. (Foto: Bastart). Vox Mortis adalah band pengusung genre sangar brutal death metal yang menjadi garda depan pembela sekaligus penyambung lidah pa

    on Feb 27, 2021
    Choria

    Jelang Album "A Dismal Repertoire", Pasukan Kegelapan Choria Lepas Sin...

    Choria. (Foto: Rio Blaze). Menyusuri malam yang sunyi dan dingin, menembus halimun dalam penantian panjang yang berujung pengorbanan. Itulah lanskap yang co

    on Feb 21, 2021
    Cannibal Corpse

    Cannibal Corpse Ungkap Alasan Merekrut Erik Rutan Sebagai Gitaris Baru

    Cannibal Corpse. (Foto: Alex Morgan). Sehari setelah mengumumkan album baru mereka, Violence Unimagined, jawara veteran death metal Cannibal Corpse secara r

    on Feb 3, 2021
    Album Rock & Metal Paling Diantisipasi 2021

    30 Album Hard Rock & Heavy Metal Paling Diantisipasi Di Tahun 2021

    Tahun 2020 enggak cuma meluluh-lantakkan industri musik, melainkan semua lini kehidupan di dunia. Sementara ini kita memang masih berada di masa pandemi Co

    on Jan 31, 2021