×
×

Search in Mata Mata Musik

Perseteruan Scooter Braun & Taylor Swift Hadirkan Kejutan Baru

Posted on: 11/18/19 at 3:26 pm

Kantor Scooter Braun di Nashville, Tennessee, ditutup pada hari Jumat kemarin (15/11) setelah beredar ancaman yang diduga dipicu oleh klaim Taylor Swift yang menyatakan ia ditindas dan dilarang membawakan lagu-lagu lamanya.

Perusahaan Scooter, Ithaca Holdings, dibanjiri telepon setelah Taylor menuduh Scooter dan co-founder Big Machine Label Group Scott Borchetta melarangnya memainkan karya lamanya di panggung American Music Awards, dan menolak mengizinkan musiknya digunakan dalam dokumenter produksi Netflix. Seperti yang diketahui, Taylor meminta fans-nya di Twitter, “Tolong beri tahu Scott Borchetta dan Scooter Braun bagaimana tanggapan kalian tentang ini.”

Baca Juga: Taylor Swift Dilarang Nyanyi Lagu Lamanya di AMA 2019

Big Machine membantah klaim Taylor bahwa mereka mencoba melarangnya membawakan lagu-lagu tertentu di AMA atau di dokumenter Netflix-nya dan mengatakan, “Meskipun kami terus berupaya menemukan solusi secara kekeluargaan yang saling menguntungkan, Taylor membuat keputusan sepihak … untuk melibatkan fanbase-nya dengan cara yang sangat memengaruhi keselamatan karyawan kami dan keluarga mereka.” Namun pihak kepolisian Nashville mengungkapkan sejauh ini tidak ada laporan terkait ancaman.

Perwakilan Taylor Swift sementara itu mempertegas klaim bintang pop itu, “Scott Borchetta … dengan tegas menolak permintaan [penggunaan musik lama Taylor] untuk AMA maupun Netflix.” Taylor juga mengeklaim, dia hanya bisa menggunakan musiknya kalau dia setuju untuk tidak merekam ulang rekaman masternya dan “berhenti berbicara tentangnya dan Scooter Braun.”

Ithaca membeli rekaman master enam album pertama Taylor beserta mantan label rekamannya, Big Machine, seharga $300 juta pada bulan Juni.

Menurut laporan sumber (yang dilansir Page Six), Scooter telah berulang kali menghubungi Taylor sejak bulan Juni untuk bertemu langsung dan menegosiasikan kerja sama, tetapi [Taylor] mengabaikannya. Tetapi orang dalam dari tim Taylor mengatakan, “Dia seharusnya menghubungi sebelum kesepakatan ditutup.”

Seorang sumber lainnya menambahkan, “Scooter tidak pernah memiliki hubungan dengan Taylor, dia seharusnya menawarkan Taylor kerja sama saat dia membeli perusahaan (Big Label). Bahkan kalau dia menawarkan Taylor kesepakatan 50-50 dan mengizinkannya membeli saham, rekaman masternya sudah meningkat nilainya secara dramatis sejak penjualan perusahaan. Taylor sangat tidak mungkin memberikan Scooter ratusan juta karena masalah ini.”

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Musisi Terkaya Tahun 2020

    40 Urutan Peringkat Musisi Terkaya Tahun 2020 Versi Billboard AS

    Billboard kembali dengan daftar tahunan Money Makers alias "Pencetak Uang" yang terdiri dari 40 artis musisi terkaya tahun 2020. Uang yang diraih dari berb

    on Jul 21, 2021
    MMM Playlist Juni 2021 #1 Top 20 Internasional

    MMM Playlist Juli 2021 #1: 20 Lagu Hits Internasional Pencakar Chart

    MMM Playlist edisi bulan Juli 2021 minggu pertama untuk 20 lagu internasional teratas. Daftar lagu dari artis manca negara yang dirilis dalam kurun waktu b

    on Jul 9, 2021
    Big Red Machine & Taylor Swift

    Big Red Machine Bersinergi Dengan Taylor Swift Via Single 'Renegade'

    Big Red Machine dan Taylor Swift (Kolase: Graham Tolbert, foto: Graham Tolbert, James Reynolds). Big Red Machine adalah nama proyek kolaborasi dari Justin V

    on Jul 3, 2021
    Taylor Swift

    Taylor Swift Siap Rilis Versi Rekaman Ulang Album "Red", Taylor's Vers...

    Sampul album Taylor Swift Red (Foto: dok. Taylor Swift). Taylor Swift telah mengungkapkan bahwa Red adalah album berikutnya yang akan dirilis sebagai bagian

    on Jun 21, 2021