×
×

Search in Mata Mata Musik

Pete Shelley Tutup Usia

Posted on: 12/7/18 at 8:52 pm

Salah satu pendiri band punk fenomenal Buzzcocks ini, diduga terkena serangan jantung.

Oleh: Kevin Rawlinson (The Guardian)

Pete Shelley, vokalis utama band punk Buzzcocks, meninggal dunia pada usia 63 tahun, menurut kabar dari teman-teman bandnya.

“Dengan kesedihan yang mendalam kami mengkonfirmasikan kematian Pete Shelley, salah satu penulis lagu yang paling berpengaruh dan produktif di Britania Raya dan salah satu pendiri band punk orisinal Buzzcocks,” tegas band ini pada Kamis malam.

“Musik Pete telah menginspirasi berbagai generasi musisi di sepanjang kariernya selama lima dekade dan dengan bandnya dan sebagai artis solo, dia selalu mendapat penghargaan tertinggi dari industri musik dan para penggemarnya di seluruh dunia.”

Penulis lagu tersebut meninggal karena dugaan serangan jantung pada hari Kamis di Estonia, di mana dia tinggal, menurut informasi dari manajemen band yang dikutip oleh BBC.

Shelley adalah orang di balik penulisan lagu yang paling terkenal dari band ini, “Ever Fallen in Love (With Someone You Shouldn’t’ve),” yang dirilis pada 1978 – sekitar dua tahun sejak Buzzcocks dibentuk.

Shelley lahir di Leigh, dekat Wigan, pada 1955 dan memulai proses pembentukan Buzzcocks di Bolton pada 1975 bersama Howard Devoto, dari Magazine.

Band ini kemudian menjadi bagian dari ranah punk Britania Raya dan sejak saat itu selalu berkaitan erat dengan ranah tersebut.

Dalam wawancara dengan The Guardian di tahun 2006 tentang pandangannya terhadap musik, Shelley mengatakan: “Saya tidak tertarik untuk bisa main. Seorang musisi sama halnya seperti merek penghibur yang lain.

“Ada banyak musisi yang saya suka tonton yang adalah penghibur. Tapi saya tidak ingin menjadi seperti itu, karena masalahnya dengan penghibur adalah selalu ada ketidakjujuran, yang mana hal itu punk coba singkirkan.

“Ibaratnya, kamu tidak berpura-pura menjadi sesuatu yang bukan dirimu. Kamu hanya perlu apa adanya. Punk adalah seni beraksi. Punk adalah tentang memutuskan melakukan sesuatu dan kemudian benar-benar melakukannya.”

Buzzcocks sudah ada saat gerakan punk ini mulai lepas landas. Beberapa minggu setelah membentuk band ini, Shelley dan Devoto melakukan perjalanan hampir sejauh 322 km dengan mobil pinjaman untuk melihat penampilan The Sex Pistols dan akhirnya menyakinkan manajer band The Sex Pistols, Malcolm McLaren, untuk mengizinkan mereka tampil di acara yang sama dengan imbalan menyelenggarakan pertunjukan untuk The Sex Pistols di Manchester.

Meskipun mereka tidak dapat menyelesaikan lineup mereka secara tepat waktu untuk tampil di gig tersebut, mereka berhasil tampil saat The Pistols kembali sekitar lebih dari sebulan kemudian.

Mereka juga hadir untuk membantu meluncurkan karier band lain yang kemudian menjadi sukses besar. Joy Division membuka konser Buzzcocks sebagai gig pertama mereka. Peter Hook, bassist Buzzcocks dan, kemudian, di New Order, mengatakan Shelley adalah “pria sejati” setelah berita kematiannya mencuat pada hari Kamis.

Hook menulis di Twitter-nya: “Dia [Shelley] sangat membantu kami di awal karier kami karena cinta yang tulus untuk segala hal yang berbau punk. Tanpa Pete dan Buzzcocks, saya mungkin masih bekerja di Docks.”

Artis lainnya turut memberi penghormatan kepada Shelley di Twitter. Penulis Neil Gaiman menuliskan: “Bagian dari masa muda saya mati bersamanya.”

Tim Burgess, penyanyi utama Charlatans, memuji keahlian Shelley dalam membuat lagu.

Norman Blake, vokalis band Teenage Fanclub, memberikan penghormatan pada warisan musik Shelly yang abadi.

Dan Tracey Thorn, mantan personil duo Everything But the Girl, juga menyatakan penghormatannya, dengan mengutip lagu Buzzcocks “16 Again.”

 

Keterangan foto utama: Pete Shelley, 1976 (Foto: Chris Gabrin/Redferns/Getty Images)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Thurston Moore Akan Hadir di Acara Penghormatan Pete Shelley

Thurston Moore Hadiri Acara Penghormatan Pete Shelley

Malam itu menandai pertama kalinya Royal Albert Hall menyelenggarakan malam musik yang menampilkan tiga band dari ranah punk dan new wave tahun 70an. Buzzco

on Jun 6, 2019