×
×

Search in Mata Mata Musik

Popularitas Artis Wanita K-Pop Akhirnya Meningkat di Amerika

Posted on: 02/13/19 at 12:05 pm

Keseimbangan gender seolah tidak eksis selama bertahun-tahun, tetapi langkah awal dari Red Velvet, BLACKPINK, Sunmi dan lainnya menandai pertumbuhan yang menarik ke depannya

Oleh Jeff Benjamin (Forbes)

Baca Juga: Acceptance Speech Yang Berkesan di Grammy Awards 2019!

Meskipun ranah K-pop tidak diragukan lagi telah berkembang secara eksponensial di Amerika selama satu dekade terakhir, sebagian besar perhatian seputar perkembangan mereka masih terpusat pada artis Korea gender pria—namun tren ini tampaknya akan berubah di 2019.

Secara historis, beberapa langkah terbesar K-pop awalnya berasal dari musisi perempuan seperti Wonder Girls (yang menembus Billboard Hot 100 di 2009), Girls’ Generation (yang menyabet kontrak dengan Interscope Records) dan 2NE1 (girl group pertama yang menggelar konser di stadion Amerika serta ketua mereka CL kemudian menandatangani kontrak bersama Scooter Braun). Walaupun menarik dan signifikan, banyak yang setuju kalau kesuksesan mereka hanya bersifat sementara ketimbang sebagai tanda umur panjang di pasar AS. Tetapi dengan Psy dan BTS, kita akhirnya melihat artis Korea dengan berbagai single hit dan popularitas mainstream yang berkelanjutan. Dan di sepanjang ini semua, boyband seperti BIGBANG, EXO, GOT7, Monsta X, VIXX, Infinite, B1A4, B.A.P, Teen Top dan lainnya telah menggelar beberapa tur di Amerika dengan diiringi minat dari media lokal. Hampir tidak ada musisi wanita yang mengadakan tur di AS selama ini, dengan hanya satu grup yang pernah mengadakan beberapa konser di negeri Paman Sam tersebut. Keseimbangan gender seolah tidak eksis selama bertahun-tahun, tetapi langkah awal dari Red Velvet, BLACKPINK, Sunmi dan lainnya menandai pertumbuhan yang menarik ke depannya.

Minggu ini, Red Velvet memulai rangkaian tur dunia mereka bertajuk Redmare di AS, yang menandai kali pertama kuintet tersebut menggelar tur konser mereka di sana. Yang mengesankan adalah, Amerika menjadi negara dengan jadwal terbanyak dalam tur Redmare tepatnya dengan enam konser sepanjang pertengahan bulan Februari, termasuk pemberhentian di Los Angeles, Chicago dan Newark. (Tiket tersedia via Subkulture)

Red Velvet menyusul rekan grup K-pop lainnya Oh My Girl yang memulai tur perdana mereka di AS dengan lima konser di akhir bulan Januari, menyambangi kota-kota di bagian selatan, barat tengah dan pesisir barat. Sebelum adanya dua tur ini, Apink mengadakan tiga konser di AS untuk tur Pink Memory: Apink North American Tourmereka di 2016 yang menjadikan mereka sebagai girl group pertama yang mengadakan tur di AS sejak 2012. 

Baca Juga: Menggeram di Kaki Langit

Tak lama setelah meneken kontrak baru dengan Interscope Records dan Universal Music Group, BLACKPINK menjadi girl group lain yang membangun ketenaran di AS lewat penampilan pertama mereka di pesta Universal menjelang pagelaran Grammy, sebelum melakukan debut mereka di program TV AS seperti The Late Show with Stephen Colbert dan Good Morning America masing-masing pada 11 dan 12 Februari. BLACKPINK juga menjadi salah satu artis Korea dengan top billing di lineup Coachella 2019. Mereka juga berencana segera memboyong tur dunia mereka yang sedang berlangsung ke Amerika Utara.

Tetapi ini bukan hanya tahun bagi girl group saja. Di bulan Maret nanti, Sunmi akan memulai tur dunia pertamanya di 2019 yang di antaranya berisi delapan jadwal manggung di Amerika Utara untuk tur dunianya bernama Warning 1st World Tour(Tiket tersedia via KPopMe

Sementara agak memisahkan diri dari ranah K-pop dengan manajemen baru dan musik dalam Bahasa Inggris, Tiffany Young dari Girls’ Generation ikut menonjol dengan tur Lips on Lips North American Showcase yang berisi delapan konser di bulan Maret juga. Khususnya, tur Tiffany dan Sunmi sama-sama dimulai di awal Maret, yang menjadikan mereka artis solo K-pop pertama yang mengadakan tur sejak tur berisi dua konser dari Hyolyn di awal tahun 2017.

Meskipun tentunya masih ada progres yang harus dilakukan, kenyataan bahwa 2019 sudah menampilkan beberapa momen baru yang semakin terlihat bagi bintang K-pop wanita di Amerika menandai langkah maju yang besar. Setelah bertahun-tahun tanpa kegiatan, semoga semakin banyak artis Korea gender wanita di industri K-pop yang masuk ke pasar AS ke depannya.

Baca Juga: Taking Back Sunday Puaskan Rindu Penggemarnya

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

IU

Agensi IU Beri 'Update' Mengenai Aksi Legal Terhadap Komentar ...

IU. (Foto: Soompi). Pada 17 Februari, agensi dari penyanyi K-pop IU telah membagikan pernyataan resmi tentang tindakan hukum yang akan mereka ambil terhadap

on Feb 18, 2020
YG Entertainment

YG Entertainment Merilis Pernyataan Baru Mengenai Rencana 'Comebac...

BLACKPINK saat di ajang Golden Disc Awards 2019 (Foto: Soompi) Seperti dilansir eNews24, YG Entertainment telah merilis pernyataan baru tentang kembalinya B

on Jan 24, 2020
BLACKPINK Fan Meeting Samsung Indonesia

Fans BLACKPINK Marah, Tagar Boikot Samsung Indonesia 'Pecah' D...

BLACKPINK Fan Meeting For Samsung Indonesia, Tennis Indoor Senayan, Jakarta Setelah mendunia trending tagar #JennieDeservesBetter, media sosial Twitter la

on Jan 15, 2020
Jennie BLACKPINK

Tagar #JennieDeservesBetter Trending Ke Seluruh Dunia Di Twitter Denga...

Jennie BLACKPINK menjadi trend di seluruh dunia setelah video dan foto-foto terakhirnya tentang komentar online kebencian terhadapnya muncul. Baca juga: Jen

on Jan 15, 2020