×
×

Search in Mata Mata Musik

Prophets of Rage Tutup Hodgepodge Superfest 2019 dengan Sempurna

Posted on: 09/3/19 at 6:22 pm

Supergroup gabungan dari Rage Against the Machine, Public Enemy, dan Cypress Hill ini tampil sangat intens sepanjang set.

Baca Juga: 2 Tahun Lalu, Prophets of Rage Plesetkan Lagu Beastie Boys Jadi “No Sleep Til Cleveland”

Prophets of Rage yang beranggotakan Tom Morello, Tim Commerford & Brad Wilk dari Rage Against the Machine, Chuck D dan DJ Lord dari Public Enemy serta B Real dari Cypress Hill menjadi headliner Hodgepodge Superfest 2019 hari ke 2. Selain Prophets of Rage ada State Champs, Superorganism dan lainnya yang juga memeriahkan 4 panggung di festival musik tersebut.

Sebelum pertunjukan Prophets of Rage dimulai, penonton mulai memadati Supermusic Stage. Semua penonton diminta untuk berdiri dan menyanyikan lagu “Indonesia Raya”. Setelah selesai menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, pertunjukan dimulai dengan lagu “Prophets of Rage” dan semua penonton sontak berloncat bersama. Chuck D menyapa penonton dengan mengatakan “Indonesia rage again” lalu membawakan lagu “Testify” dan dilanjutkan dengan lagu “Unfuck the World” dengan sangat sempurna. Kehebohan penonton semakin menjadi ketika Prophets of Rage membawakan lagu “Guerilla Radio” dan “Hail to the Chief”.

Setelah itu, telinga dan mata penonton juga dimanjakan dengan guitar solo dari Tom Morello. Penonton pun terlihat sangat antusias. Setelah penampilan solo Tom Morello, Prophets of Rage membawakan lagu “Take the Power Back”.

Prophets of Rage (kredit foto: rilis press)

Chuck D menyapa penonton lagi dan mengatakan “Let me ask you something, do you like hip hop music? Would you like to hear some classic hip hop music? Yo Lord, drop it off” lalu mereka membawakan lagu “Hand on the Pump” milik Cypress Hill, “Can’t Trust it” milik Public Enemy, “Insane in the Brain” milik Cypress Hill lalu Chuck D meminta penonton untuk turun mengambil ancang-ancang sebelum loncat ketika mereka membawakan lagu “Jump Around” milik House of Pain dan dengan lagu itulah sesi hip hop dari pertunjukan Prophets of Rage berakhir.

Baca Juga: Prophets of Rage Daratkan “Made With Hate”

Pertunjukan dilanjutkan dengan lagu milik Rage Against the Machine yaitu “Sleep Now in the Fire”. Tom Morello menyapa penonton dan ia menjelaskan bahwa malam ini adalah malam yang spesial karena pertunjukan di Hodgepodge Superfest 2019 ini adalah malam terakhir teknisi gitarnya selama 20 tahun bekerja bersamanya. Setelah itu Prophets of Rage membawakan lagu “Cochise” yang di persembahkan untuk mengenang Chris Cornell. Setelah itu, Prophets of Rage juga membawakan “Bullet in the Head” milik Rage Against the Machine dan dilanjutkan dengan lagu “Living on the 110”, “How I Could Just Kill a Man”, “Bulls on Parade”, “Fight the Power” dan “Killing in the Name”. Pertunjukan Prophets of Rage di Hodgepodge Superfest 2019 ditutup dengan lagu “Bombtrack”

Keterangan Foto Utama: Prophet of Rage (kredit foto: rilis press)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Rocker Rambut Panjang dan Pendek

Sebelum & Sesudah: 23 Rocker Yang Pernah Berambut Panjang dan Pendek

Gaya potongan rambut bagaikan sebuah merek dagang atau ciri khas bagi banyak orang, terutama di komunitas musik rock dan metal di mana para musisi cenderung bu

on Jun 2, 2020
SoundCloud Emo Rap & Trap Metal

Ketika Musik Hip-Hop Rap dan Rock Metal Kawin Hingga Melahirkan Anak

Emo Rap? Trap Metal? Macam mana pulak ini? Yup, selamat datang di generasi baru sekumpulan artis yang telah mengubah aturan main di scene Hip-Hop, di mana

on May 31, 2020
Chris Cornell

Paduan Suara 225 Orang Nyanyikan ‘Black Hole Sun’ Tribute Untuk Ch...

Chris Cornell tribute oleh Choir! Choir! Choir!. (Foto: Kolase YouTube). Setelah kematian mendadak dan tak terduga Chris Cornell di usia 52 tahun pada 18 Me

on May 19, 2020
Soundgarden

Soundgarden Tuntut Janda Chris Cornell Atas Tuduhan Korupsi Uang Konse...

Soundgarden. (Foto: Getty Images). Anggota dari band grunge legendaris Soundgarden yang masih hidup telah membalas gugatan dari janda almarhum Chris Cornell

on May 8, 2020