×
×

Search in Mata Mata Musik

Pusakata Rilis Debut Album, Dua Buku

Posted on: 07/30/19 at 3:17 pm

Setelah tak lagi menjadi bagian dari Payung Teduh, Pusakata rilis debut albumnya.

Baca Juga: “Jalan Pulang” Single Pemanasan dari Pusakata

Tepat pada hari ini (30/7), Pusakata resmi merilis debut albumnya yang bertajuk Dua Buku. Ini adalah debut album dari Mohammad Istiqamah Djamad sekaligus persembahan sang musisi kepada penggemar musiknya. Sebuah album yang ditulis dengan cinta, semangat dan hasrat akan musik.  

Buat yang belum tahu, Pusakata adalah sebuah entitas musikal baru yang dibangun Mohammad Istiqamah Djamad atau yang biasa disapa Is, yang memutuskan cabut dari Payung Teduh dan berkarir secara solo.

Empat buah single dirilis sebagai pendahuluan atau teaser untuk fans dan penikmat musik yang ingin tahu seperti apa karakter musik dan lirik dari Pusakata, masing-masing dari “Cemas”, “Kehabisan Kata”, “Jalan Pulang” dan “Kumpul Famili dan Teman”. Dan untuk menandai perilisan album baru tersebut, sekaligus juga merilis single “Kita” dari buku dua.

Lebih dari sekadar lagu-lagu yang indah, Dua Buku adalah kumpulan jurnal perjalanan Pusakata selama sekian tahun. Pulang ke kampung halamannya setelah berjibaku di Ibukota dan berkeliling Indonesia, Pusakata menulis banyak cerita dan kegundahannya, cerita personal yang mungkin jadi pengalaman personal bagi orang lain, siapapun yang menjadi pendengarnya.

Ragam cerita ditulis di album ini, tentang bagaimana ketakutan anak-anak di lagu “Cemas” yang memotret anak-anak yang menjadi antara lain korban perang, konflik, kekerasan dalam rumah tangga, dan kekerasan seksual. Anak-anak cemas lantaran ingin lari dari tempat yang gelap sampai tidak tahu akan lari ke mana atau ke siapa.

Baca Juga: Gitaris SORE Rilis Mini Album Solo

Saya membuat lagu ini dengan tiga bagian terpecah. Di depan ada kecemasan, di tengah ada melodi manis yang membungkus refrain, dan di bagian akhir tetap ada ketakutan. Soalnya ke manapun mereka lari, anak-anak akan tetap dihantui,” kata Pusakata.

Ada lagi cerita tentang sebuah perjalanan pulang ke rumah seperti di lagu “Jalan Pulang”, yang juga menyoal momentum penyadaran diri. Sebuah perenungan untuk kembali mengingat rumah, mencari jalan pulang, pulang ke rumah.

Sebagai manusia, kita pasti ingin pergi meninggalkan rumah untuk bertualang sesuai imajinasi dan hasrat. Perjalanan ke banyak tempat dan bertemu dengan berbagai jenis kehidupan. Merasakan berbagai perubahan dalam diri secara dinamis. Tak jarang mengubah kita menjadi sosok dan pribadi yang baru,” tutur Is.

Ada juga lagu yang dibangun dari sebuah inspirasi, seperti “Kehabisan Kata” yang lahir dari naskah berjudul “Metropole” karya Agnes Purwanti, istri tercinta Pusakata. Berkisah tentang orang-orang di kota Metropole yang menjadi saksi perubahan sebuah pasar rakyat menjadi kota besar.

Atau ketika lagu “Kumpul Famili dan Teman” menggambarkan hangatnya suasana rumah bersama keluarga dan teman-teman. Bagaimana Pusakata mencoba merenungi dan memaknai keluarga ibarat seperti air, pasir dan urat nadi. Juga bagaimana teman adalah kekuatan tambahan dari Tuhan, sebuah karunia yang diberikan oleh yang Maha Kuasa yang bukan tidak mungkin terkadang bisa menjelma menjadi keluarga. 

Keterangan Foto Utama: Pusakata (kredit foto: rilis press)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Keterangan Foto Utama: ENVY (kredit foto: rilis press)

No Wonder We Have No Friends, Album Hip-Hop Segar dari Envy

Dirilis melalui Pesona Experience, kolektif hip-hop Envy rilis debut album mereka Kolektif hip-hop segar beranggotakan sederet rapper seperti Hazy Dael,

on Aug 16, 2019
Keterangan Foto Utama: Svmmerdose (kredit foto: @nareend via @svmmerdose Instagram account)

Svmmerdose Akhirnya Lepas Debut Album yang Ditunggu

Unit eksperimental RnB bentukan Iqbaal Ramadhan, mantan personil Coboy Junior ini melepas album she/her/hers Setelah sempat melepas beberapa single sepe

on Aug 13, 2019
Keterangan Foto Utama: Jirapah (kredit foto: @hilmihilmoi via @nicogozali Instagram account)

Tonton Video Musik Jirapah Untuk Single "Matahari"

Menjadi salah satu materi di album yang akan segera dirilis bertajuk Planetarium Unit indie-rock bentukan Ken Jenie ini selalu terdengar berbeda di tiap-tia

on Aug 13, 2019
Keterangan Foto Utama: Black Finit (kredit foto: @bernhardamuy @ykrumk via @blackfinit.music Instagram account)

8 Digit, Proyek Kolaborasi dari Black Finit Rilis Debut Album

Debut album Creative menjelajah berbagai area termasuk deep house dan reggae Setelah merilis ulang album Digiyo Digiye dalam bentuk digital via DoggyHou

on Aug 12, 2019