×
×

Search in Mata Mata Musik

Rafi Sudirman Rilis Single Baru Bertema Sedih Dengan Vibe Senang, Cek Deh!

Posted on: 04/14/20 at 9:30 am

Berawal dari mengikuti sebuah perkumpulan musik anak muda Indonesia bernama “Di Atas Rata-Rata” yang dibentuk oleh Erwin Gutawa dan Gita Gutawa, membuat Rafi Sudirman memutuskan untuk masuk ke dunia musik Tanah Air Indonesia lebih dalam lagi.

Setelah memenangkan AMI Awards pada tahun 2017 sebagai Penyanyi Laki-Laki Anak Terbaik, sekaligus menjadi pemenang Grandprix of Nations Gothenburg Swedia 2019 untuk kategori Pop and Jazz yang mempertemukan 30 Negara, membuat Rafi semakin ingin memantapkan minatnya di dunia musik.

“Buat saya, music brings joy, dan motivasi itu yang membuat saya makin hari makin ingin lebih serius di dunia musik, like I wanna do this for the rest of my life” ungkap Rafi.

Sampailah pada bulan Maret 2019, Rafi merilis lagu perdananya berjudul ‘Indah Denganmu’. Lagu ini merupakan pembuktian Rafi terhadap orang-orang di sekitarnya bahwa di usia muda tidak menutup kemungkinan untuk memiliki album.

“Awalnya buat musik di rumah sendiri, upload ke Spotify juga sendiri dan saya ingin membuktikan sekaligus share juga sama temen-temen semua, kalo di umur 15 tahun tuh bisa punya album. Dan saya juga mencoba bereksperimen, kalo buat album sendiri tanpa dibantuin siapa-siapa itu rasanya gimana ya”.

Di umur yang cukup muda ini juga, Rafi ternyata sangat mengidolakan Bruno Mars. “I look up to him that much! Mulai dari stage act-nya, cara dia humble ke orang lain gimana, sampai pada akhirnya selain orang tua yang ngedukung saya untuk bekerja di bidang musik, Bruno Mars juga jadi alasan terbesar saya untuk serius di dunia musik”.

Tahun 2020 ternyata menjadi tahun yang serius untuk Rafi, lebih menunjukan eksistensinya di belantika musik Tanah Air. Tahun ini Rafi siap merilis EP keduanya dengan single pembuka berjudul ‘When I’m All Alone’. Single ini bercerita tentang betapa bahagianya seseorang ketika orang tersebut tidak berada di dalam suatu hubungan.

“Mungkin orang berfikir di dalam suatu hubungan orang tersebut bakal selalu senang, dan orang juga pikir mungkin kalo mereka ngga di dalam suatu hubungan mereka ngga akan selalu senang; padahal apa yang ada di pikiran saya, we could be happy even we are single”.

Lagu ini dipilih dengan tema “self-love”, yang mana Rafi menekankan untuk lebih bisa menerima dan mencintai diri sendiri dulu, baru kita bisa mencintai dan menerima orang lain untuk ke suatu hubungan.

“Mungkin judulnya sedih banget ya ‘When I’m All Alone’ wow sedih banget..! Tapi saya di sini buat plot-twist di mana liriknya sedih, tapi vibe lagunya seneng, karena emang tujuannya pesan yang pengen saya sampein tuh berlawanan dari judul lagunya yang sedih”. Rafi ingin orang-orang yang mendengarkan lagu ‘When I’m All Alone’ ini merasakan hal yang berbeda daripada lagu-lagu cinta pada umumnya.

Terinspirasi dari pengalaman pribadi Rafi, Rafi sangat ingin membagikan pesan dan ajakan ke para pendengarnya untuk lebih menghargai dan mencintai diri mereka sendiri dengan menekankan kalau kebahagian itu tidak harus bergantung dengan orang lain.

“Lo bisa happy dengan diri lo sendiri. Ya intinya ‘self-love’. Memang saya sengaja ngebuat liriknya memuja-muja suatu hubungan banget, dan di tengah-tengah saya patahin dengan lirik ‘cause I’m so happy when I’m all alone’”.

Selain memberikan elemen plot-twist pada lirik, judul dan vibe yang di berikan di single ‘When I’m All Alone’ Rafi juga memberikan unsur electronic music di single terbarunya ini.

“Saya ingin masuk ke ranah electronic music, dengan tujuan bereksperimen dan saya pengen tahu sama tanggapan orang-orang sama lagu ini dengan elemen-elemen musik yang belum pernah saya garap sebelumnya”.

Melalui single ini juga, Rafi memiliki cita-cita untuk menyajikan “new generation of pop” yang bisa di nikmati para penikmat genre musik pop di Indonesia.

“Seperti di album EP pertama saya, untuk kesekian kalinya saya nulis, aransemen, mixing-mastering dan semua-semuanya sendiri dengan proses yang cukup lama sekitar 3 bulan. Karena sempet ngerasa kurang puas, saya ganti-ganti terus sampai akhirnya puas, dan lahirlah versi ke 8 yang jadi se-easy listening ini”.

Rafi ingin pendengarnya merasa lebih puas dan memilki sensasi berbeda yang bisa di nikmati para pendengarnya di kemudian hari, melalui single ‘When I’m All Alone’ dan EP ke duanya nanti.

“Saya ingin single saya yang ini bisa berpengaruh untuk temen-temen di luar sana. Karena tujuan utama saya bukan pengen ini ngehits atau meledak atau yang lain-lain, malah pengennya tuh this song heals you, saya pengennya ada dampak positif, ngebangun semangat orang-orang juga kalo ternyata kita bisa ngelewatin apapun itu masalahnya, karena mencintai diri sendiri itu adalah segalanya sebelum kita mencintai orang lain”.

Silakan didengarkan single terbaru dari Rafi Sudirman yang dirilis sejak 12 Maret 2020 lalu ini, gaes…

Sumber: Siaran Pers
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Ardhito Pramono

    Ardhito Pramono Rilis 7 Lagu Anak-Anak Dari Semar & Pasukan Monyet

    Ardhito Pramono nampaknya menyadari bahwa penikmat musiknya juga ada dari kalangan anak-anak. Namun melihat semakin langkanya lagu untuk anak, Ardhito terg

    on May 10, 2021
    Alex Porat

    Alex Porat Rilis Single & MV 'dimension' Sebagai Simbol Surga-Neraka

    Penyanyi asal Kanada, Alex Porat, pada hari Rabu, 5 Mei merilis single terbarunya, 'dimension' bersamaan dengan video musik yang disutradarai oleh kolabo

    on May 6, 2021
    Juliette

    Juliette Comeback Dengan Album "Istimewa" Fitur 3 Penyanyi Top Muda

    Juliette. (Foto: GMI Records). Setelah sekian tahun mengalami resesi tuna karya, band pop Juliette kembali membuktikan taji mereka di kancah musik nasional.

    on Apr 25, 2021
    Maltha

    Maltha, Mantan Dramer Metal Lepas Single Ballad Solonya, 'But Why'

    Perkenalkan penyanyi pendatang baru dari kota Jember, Jawa Timur. Nama Maltha Hilda atau cukup dipanggil Maltha saja. Belum lama ini, doi merilis single te

    on Apr 9, 2021