×
×

Search in Mata Mata Musik

Rage Against The Machine Ogah Konser Kalau Kapasitas Venue Dibatasi

Posted on: 03/6/21 at 10:00 am

Rage Against The Machine Ogah Konser Kalau Kapasitas Venue Masih Dibatasi
Rage Against The Machine. (Foto: Getty Images).

Tahun lalu, Rage Against The Machine (RATM) telah reuni dan siap tur ke beberapa wilayah Amerika Serikat, yang kalau jadi sudah pasti bakal menjadi tur rock paling eksplosif di tahun 2020. Apakah band rap rock ini akan menjadwal ulang tur reuni tersebut di tahun ini masih belum diketahui, tetapi sang bassis, Tim Commerford memberi pernyataan belum lama ini bahwa hal itu enggak akan terjadi sampai mereka benar-benar dapat melakukannya dengan bermain di depan kerumunan penonton yang padat.

Baca juga: Uji Konser Tanpa Social Distancing Primavera Sound Hasilkan 0% Terinfeksi Covid

Sudah jelas pandemi lah yang memaksa Rage Against The Machine untuk membatalkan tur pertama mereka dalam 10 tahun resesi, hanya beberapa minggu sebelum jadwal awal turnya itu dimulai. Sampai sekarang, jadwal yang digeser ke tahun ini masih belum diubah, yang dimulai pada tanggal 3 Juni di El Paso, Texas. Kebetulan negara bagian Texas telah resmi mencabut semua peraturan pembatasan kapasitas venue dan kewajiban untuk memakai masker mulai pertengahan Maret 2021. Namun hal itu belum diberlakukan di sebagian besar negara bagian lainnya.

Selain itu, Commerford juga enggak tertarik bermain di konser drive-in, di mana orang menonton dari mobil mereka, atau konser berkapasitas rendah. “Kami enggak akan pernah menjadi salah satu dari “pengkhianat” ini yang akan pergi memainkan pertunjukan drive-in atau bermain di venue yang menampung 100.000 orang tetapi hanya ada 10.000 orang di sana,” kata bassis itu kepada TooFab ketika mereka bertemu dengannya di tempat parkir toko perangkat keras. “Itu omong kosong. Rage (Against The Machine) enggak akan pernah melakukan itu. Ini bukan pertunjukan yang bagus kecuali jika penontonnya juga ramai. Ini harus menjadi pengalaman bersama-sama”.

Mengenai apa yang diharapkan penggemar pada tur 2020 yang direncanakan, Commerford mengatakan, “Itu sudah akan menjadi sesuatu yang sangat istimewa tanpa kita membahasnya, seperti kami melakukan hal-hal yang belum pernah kami lakukan sebelumnya, dan kami semua adalah musisi yang lebih baik daripada sebelumnya”.

Doi lanjut menambahkan, “Musik adalah sepanjang masa dan itu sangat menyenangkan. Itu akan menjadi versi baru yang sangat hebat, versi baru Rage (Against The Machine) yang menarik”.

Semoga Rage Against The Machine pada akhirnya akan dapat memulai tur reuni mereka, dengan kerumunan penuh di setiap konser, setelah aman untuk dilakukan.

Baca juga: Lacuna Coil & 100 Artis Italia Gelar Konser “Diam Bak Patung” Untuk Unjuk Rasa

Tonton video Tim Commerford mendiskusikan pemikirannya saat kembali ke panggung di bawah ini, dan diikuti oleh konser RATM tahun 1993 saat membawakan ‘Killing in the Name’ dengan penonton yang padat.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Rage Against The Machine

    Rage Against The Machine Rilis "Killing In Thy Name", Film Dokumenter ...

    Rage Against The Machine. (Foto: dok. band). Musik Rage Against The Machine (RATM) telah menjadi latar yang sangat pas untuk peristiwa sosial-politik yang g

    on Jan 16, 2021
    Anti-Flag

    Anti-Flag Rilis Lagu 'A Dying Plea’ Fitur Tom Morello, DEWAYNE, Marc...

    Anti-Flag. (Foto: Josh Massie). Anti-Flag telah memuntahkan lagu terbaru mereka, 'A Dying Plea Vol. 1' dan 'A Dying Plea Vol. 2' kepada dunia, menampilkan D

    on Nov 19, 2020
    Rage Against The Machine

    Para Demonstran Teriakkan Lagu Rage Against The Machine ke Agen Federa...

    Tom Morello (Foto: Amy Harris), Pengunjuk rasa Portland (Foto: via Twitter: Sergio Olmos). Negara bagian Portland, Oregon di Amerika Serikat (AS) telah menj

    on Jul 30, 2020
    Tom Morello

    Tom Morello Protes Via Lagu Baru Kolab Dengan Dan Reynolds (Imagine Dr...

    Tom Morello (Rage Against The Machine). (Foto: RMV/Shutterstock). Tom Morello secara mengejutkan telah bersuara sangat lantang di media sosial terkait kemat

    on Jul 3, 2020