×
×

Search in Mata Mata Musik

Rapper Dwagie Dukung Protes Hong Kong Lewat “Raise My Fist”

Posted on: 09/10/19 at 5:00 pm

Di saat artis-artis China gencar menunjukkan keberpihakan mereka, rapper asal Taiwan ini meluncurkan lagu yang mengandung lirik “They want Hong Kong but not its people” dan “I stand near you and support you with my fists”.

Baca Juga: Tentang Protes Hong Kong, Rapper China Tunjukkan Nasionalisme Mereka

Rapper berpengaruh asal Taiwan, Dwagie, menunjukkan solidaritasnya kepada para demonstran anti-pemerintah Hong Kong lewat lagu barunya, seiring para artis hip-hop dari daratan Tiongkok bersatu untuk menentang demonstrasi dan mendukung aksi anarkis polisi di negara tersebut.

Lagu berjudul “Raise My Fist” yang diposting online minggu lalu berisi lirik seperti “They want Hong Kong but not its people / Kill all of you that love and fight for freedom” dan “I stand near you and support you with my fists”.

Dalam video musik “Raise My Fist,” Dwagie terlihat menutupi satu matanya—gerakan yang banyak ditemukan di acara protes di Hong Kong sebagai bentuk penghormatan pada seorang wanita yang menderita cedera mata parah di salah satu demonstrasi—sementara rekaman time-lapse yang menampilkan massa di Hong Kong turun ke jalan diputar di latar.

Sejak awal Juni, jutaan warga Hong Kong membanjiri jalanan sebagai bentuk protes atas usulan perubahan hukum yang memungkinkan ekstradisi dari Hong Kong ke yurisdiksi termasuk Tiongkok, di mana Partai Komunis mengontrol pengadilan. Protes yang semakin memanas ini telah meluas menjadi seruan untuk menyelidiki tanggapan polisi bersenjata lengkap terhadap demonstrasi yang terjadi, dan untuk reformasi demokratis.

Dwagie adalah rapper yang aktif terlibat dalam isu politik dan pernah merilis album rap berbahasa Mandarin pertama di dunia – Lotus from the Tongue – di 2002. Rapnya sering kali dilakukan dalam Hokkien, dialek bahasa Tionghoa yang digunakan di Taiwan, untuk menonjolkan identitas Taiwan dan menyatakan dukungan terhadap Partai Progresif Demokratik Taiwan.

Dalam beberapa minggu terakhir, ada banyak artis rap terbesar China—termasuk Higher Brothers, Vava, PG One dan CD Rev—yang turun ke media sosial untuk memposting meme pro-polisi yang dibuat oleh surat kabar Partai Komunis People’s Daily, atau membagikan gambar bendera China.

Dwagie
Rapper asal Taiwan, Dwagie.

CD Rev merilis lagu hinaan berjudul “Hong Kong’s Fall” sebagai bentuk kecaman terhadap gerakan protes di Hong Kong.

Baca Juga: White Noise Records, Penggerak Scene Underground Hong Kong!

Lagu tersebut—yang disiarkan oleh beberapa media pemerintah—mencakup peringatan: “Ada 1,4 miliar orang China berdiri kokoh di belakang polisi Hong Kong. Mereka akan selalu melindungi Hong Kong tanpa ragu-ragu. Pesawat terbang, tank, dan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok berkumpul di Shenzhen, menunggu perintah untuk membasmi teroris.”

Hingga saat ini, lagu Dwagie yang paling populer yaitu “Taiwan Song,” sebuah pembelaan tanpa gentar atas identitas Taiwan yang membuatnya menjadi ikon di pulau itu.

Keterangan Foto Utama: Rapper asal Taiwan, Dwagie, di video untuk lagu terbarunya “Raise My Fist”. (Foto via SCMP)

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Widi Mulia

    Widi Mulia Sunarya Rilis Penguasa Paling Sederhana

    Lama tidak mengeluarkan karya, Widi Mulia Sunarya, Vokalis Be3 mengeluarkan karya solo terbarunya. Judulnya adalah Penguasa Paling Sederhana. Lagu pop ini menc

    on Jun 21, 2021
    Pop-Punk

    Pop-Punk Kembali Berjaya Berkat 'Crossover' Hip Hop & Aksi Viral TikTo...

    Pop-punk sepak terjangnya mengalami lonjakan selama setahun terakhir dan kemungkinan seterusnya. Terbukti subgenre punk rock ini kembali merayap ke banyak

    on May 10, 2021
    Blow Up

    Mari Kita Sambut Blow Up: Konspirasi Rock Pas Band, Dewa 19, Purpose, ...

    Blow Up. (Foto: dok. Blow Up). Empat musisi dari band rock yang berperan penting pada genre spesifiknya masing-masing, berkonspirasi untuk mengibarkan bende

    on Jan 28, 2021
    Rage Against The Machine

    Rage Against The Machine Rilis "Killing In Thy Name", Film Dokumenter ...

    Rage Against The Machine. (Foto: dok. band). Musik Rage Against The Machine (RATM) telah menjadi latar yang sangat pas untuk peristiwa sosial-politik yang g

    on Jan 16, 2021