×
×

Search in Mata Mata Musik

Ray Burton Tutup Usia, Ayahnya Mendiang Bassis Metallica, Cliff Burton

Posted on: 01/21/20 at 11:50 am

RAY BURTON & CLIFF BURTON
Ray dan Cliff Burton telah menuju ‘stairway to heaven’ (Foto: Ultimate Classic Rock)

Ray Burton, ayah dari almarhum bassis Metallica Cliff Burton, meninggal pada hari Rabu, 15 Januari di usia 94 tahun.

Kematian Ray dikonfirmasi oleh putrinya – dan saudara perempuan Cliff – Connie, yang menulis di sebuah posting media sosial hari itu: “Agar Anda semua tahu bahwa Ayah saya meninggal Rabu lalu. Beristirahatlah dengan tenang Ayah”.

Screenshot dari akun Facebook Connie Burton

Ray meninggal hanya 15 hari sebelum ulang tahunnya yang ke-95.

Berita duka ini sangat penting untuk disebarluaskan terutama bagi ‘Tallica Family di seluruh dunia termasuk Indonesia yang memiliki fanbase besar Metallica. Dan Cliff Burton maupun ayahnya Ray, adalah sosok yang esensial dan fundamental bagi perjalanan karir band heavy metal terbesar di planet ini.

Cliff Burton awal bergabung dengan Metallica pada tahun 1982 dan tampil di tiga album studio pertama band, yakni Kill ‘Em All, Ride The Lightning dan Master Of Puppets. Dia juga menerima penghargaan secara anumerta karena turut menulis lagu ‘To Live Is to Die’ dari album studio keempat band, …And Justice For All dan dilantik ke dalam ‘Rock And Roll Hall Of Fame’ sebagai anggota Metallica pada 4 April 2009.

Cliff meninggal secara tragis pada usia 24 tahun dalam kecelakaan bus tur pada 27 September 1986 di Kronoberg County, Swedia. Saat itu Metallica sedang tur Eropa untuk mempromosikan album Master of Puppets.

Pengganti awal Cliff dalam band itu adalah Jason Newsted, yang tetap berada di line-up sampai tahun 2001. Robert Trujillo bergabung pada 2003 dan tetap di band hingga hari ini.

10 Februari 2018 diproklamasikan sebagai “Hari Cliff Burton” oleh pengawas Alameda County. Almarhum bassis Metallica akan berusia 56 tahun pada tanggal itu seandainya dia masih hidup.

Dalam sebuah wawancara tahun 2017, Ray Burton mengungkapkan bahwa ia menggunakan cek royalti putranya untuk mendanai beasiswa musik sekolah menengah. Dia mengatakan kepada Alphabetallica: “Salah satu hal dari royalti yang saya dapatkan, saya memberikan beasiswa kepada sekolah menengah yang dia tuju, SMA Castro Valley, untuk musik. Anak-anak yang menang, mereka selalu menulis dan berterima kasih kepada saya. Dan Saya pikir Cliff mungkin akan melakukan itu dengan uangnya, karena dia tidak menentang pendidikan dengan cara apa pun. Dia sangat menyukainya”.

CLIFF BURTON
Cliff Burton (Foto: Tumblr)

Ray berkata bahwa kekayaan tidak mengubah Cliff. “Dia orang yang sangat rendah hati,” katanya. “Dia hanya tidak menyukai jenis-jenis musik gagah yang begitu populer di antara musisi-musisi rock ‘n roll ketika mereka menjadi populer. Dia hanya suka memainkan musik heavy metal yang liar. Dia tidak pernah berubah”.

Ketertarikan Cliff pada musik dimulai pada usia muda ketika ayahnya memperkenalkannya pada musik klasik, gitar dan bass. Cliff memiliki minat yang kuat pada musik rock, klasik dan akhirnya heavy metal. Cliff mulai bermain bass pada usia 13 tahun, setelah kematian kakaknya, Scott dan berlatih hingga enam jam per hari (bahkan setelah ia bergabung dengan Metallica). Seiring dengan musik klasik dan jazz, pengaruh awal Cliff lainnya bervariasi dari southern rock, country dan blues. Cliff sering menyebut Geddy Lee, Geezer Butler, Stanley Clarke, Lemmy Kilmister, Ed King dan Phil Lynott sebagai pengaruh utama pada gaya bermain bassnya.

“Cliff tahu apa yang ingin dia lakukan, dia keluar dan melakukannya,” kata Ray kepada Mark Agnesi, direktur brand experience gitar Gibson, dalam sebuah wawancara pada Juni 2019. “Bagaimana mungkin kamu tidak mendukung seorang anak yang sudah memiliki inisiatif dalam sistem mereka dan ingin belajar pekerjaan seperti itu? Cara dia mengejar musik dan antusiasme yang dia tunjukkan terhadap permainan, kami berpikir, ‘baiklah, mari kita lihat apa yang terjadi. ‘ Lalu ketika dia datang dan berkata, “Bisakah Anda mendukung saya selama lima tahun?” tidak lama setelah itu, itu adalah sejarah yang absolut”.

Kembali pada tahun 2016, anggota Metallica merefleksikan almarhum bassis mereka, Cliff Burton dan berbicara tentang Ray Burton dalam sebuah video promosi untuk “Metallica: Back To The Front”, kisah definitif dari album klasik 1986 Metallica Master Of Puppets dan tur lanjutan rilisnya album tersebut.

“Saya masih merindukan Cliff, dan saya ingin sekali bertemu dengannya lagi,” kata vokalis/gitaris Metallica, James Hetfield. “Jadi, melihat foto-foto yang belum pernah kulihat sebelumnya, terutama di mana kami bersama, itu luar biasa. Untuk mendapatkan bagian dirinya yang lain kembali ke hati saya, itu hebat”.

“[Ray Burton] adalah manusia yang hebat, dan, jelas, fakta bahwa ia adalah ayah Cliff Burton adalah alasan lain kami sangat suka memilikinya,” kata dramer Metallica, Lars Ulrich. “Tapi itu bukan alasan utamanya”.

RAY BURTON & METALLICA
Ray Burton bersama masing-masing personil Metallica sekarang (Foto: Kolase Metallica inc.)

“Ray telah melewati semua pengalaman ini dengan senyum di wajahnya, dan setiap kali dia masuk ke sebuah ruangan di belakang panggung Metallica atau di sini di [markas Metallica] atau tempat lain yang cukup beruntung untuk melihatnya, dia selalu memiliki energi positif yang luar biasa ini”.

Hetfield pun menambahkan: “Ketika saya tumbuh dewasa, saya ingin menjadi Ray Burton. [Tertawa] Dia sangat menginspirasi. Energinya, cintanya pada kehidupan, sangat menarik bagi saya, karena saya adalah sisi lain dari baterai sebagian besar waktu. Tapi dia membawa senyum ke wajah saya. Saya hanya menatapnya dan saya mulai tersenyum”.

Rest in peace, Eyang Ray, salam buat your amazing son, Cliff \m/

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Bob Rock

    Produser Kampiun Bob Rock Menjual 100% Haknya Atas "The Black Album" M...

    Bob Rock (Foto: via YouTube), Metallica circa 1991. Produser kampiun Bob Rock telah menjual 100% hak produsernya untuk album self-titled Metallica tahun 199

    on Jan 22, 2021
    Beatallica

    Beatallica, Band Unik Tribute The Beatles & Metallica Kembali Siapkan ...

    Beatallica. (Foto: via Metal Assault Records). The Beatles bisa dibilang adalah band rock terhebat sepanjang masa, dan Metallica adalah band metal terbesar

    on Jan 20, 2021
    Marsha Zazula

    Marsha Zazula, Co-Founder Megaforce Yang Berjasa ‘Menemukan’ Metal...

    Marsha Zazula circa 1980-an. (Foto: via Facebook). Marsha Zazula, yang turut mendirikan (co-founder) Megaforce Records bersama suaminya, Jon Zazula (alias J

    on Jan 11, 2021
    Miley Cyrus Elton John Chad Smith Yo Yo Ma

    Album Miley Cyrus “Tribute To Metallica” Fitur Elton John, Chad Sm...

    Miley Cyrus, Elton John (Foto: Lior Phillips), Chad Smith (Foto: via Wikipedia), and Yo-Yo Ma (Foto: via Wikipedia). Ada kabar terbaru dari proyek album tri

    on Jan 7, 2021