×
×

Search in Mata Mata Musik

Rayakan Satu Dekade, Unit Post-Metal Deafheaven Rilis Album Live “10 Years Gone”

Posted on: 12/5/20 at 12:00 pm

Rayakan Satu Dekade, Unit Post-Metal Deafheaven Rilis Album Live "10 Years Gone"
Deafheaven. (Foto: Bobby Cochran).

Band post-metal kelahiran San Fransisco, Amerika Serikat (AS), Deafheaven telah merilis album studio live baru mereka yang diberi judul 10 Years Gone, dalam rangka memperingati satu dekade karier mereka yang cukup gemilang di blantika musik cutting-edge.

Baca juga: SCOUR Band Black Metal Philip Anselmo Rilis MV ‘Flames’ Dari Trilogi EP Terakhir

Awalnya, Deafheaven akan menjalankan tur dunia yang bertajuk “10 Years Gone”, tetapi direcokin ama kopad kopid. Demi memanfaatkan situasi sebaik-baiknya, band ini lantas memutuskan untuk merekam setlist yang direncanakan direkam secara live di studio, mencoba menawarkan dokumentasi yang cukup jelas tentang apa yang akan disaksikan penggemar mereka seandainya tur itu terjadi.

Satu-satunya hal yang hilang adalah kebisingan penonton saat Deafheaven mendekonstruksi kumpulan lagu terkuat dalam katalog musik mereka. Sebelum album live ini dirilis, ‘Daedalus’ dan ‘Glint’ dirilis terlebih dahulu sebagai single, yang menunjukkan betapa besarnya dokumentasi psuedo-live ini.

Sampul album 10 Years Gone milik Deafheaven.
Sampul album 10 Years Gone milik Deafheaven.

“Meninjau kembali lagu-lagu dalam format sesi studio dengan Jack Shirley di Atomic Garden mengingatkan kami betapa pentingnya tahun-tahun ini,” kata vokalis George Clarke dalam pengumuman siaran persnya. “Gue bersyukur kami dapat memberikan lagu-lagu seperti ‘Daedalus’, yang pertama kami tulis, dan lagu favorit lainnya seperti ‘Vertigo’ dan ‘Kettle’ kekuatan baru setelah bertahun-tahun memainkannya”.

Menggabungkan atmosfer black metal dengan berbagai gaya dan pengaruh dari post-punk hingga shoegaze, Deafheaven menjadi salah satu band metal AS muda yang paling menonjol dalam ingatan baru-baru ini. Sering diberi tag di bawah payung istilah post-metal, band ini sebenarnya menentang dipasak oleh nama genre yang mudah. Nggak sedikit yang menyebut musik Deafheaven dengan blackgaze.

Baca juga: Jelang Album Orkestranya, Sigur Ros Rilis Video Lagu ‘Dvergmál’ & ‘Stendur æva’

Dengan kekuatan album yang sekarang tebilang klasik seperti Sunbather rilisan 2013, band ini memiliki daya tarik yang cukup “crossover” dari lingkaran musik metal dan indie rock yang sama-sama memuji dan mengagumi karya mereka. Sejak itu, produksi Deafheaven berjalan stabil dan tur mereka pun kian produktif. 10 Years Gone menampilkan lagu-lagu terbaik dari diskografi mereka yang sudah kokoh sambil menjelaskan lebih jauh tentang karier yang mengesankan Deafheaven sejauh ini.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Glora Nexus

    Glora Nexus Siap Muntahkan EP "A Grand Monument To Mortality"

    Svarte. (Foto: Dimas Budi AP). Glora Nexus, begitu sang mastermind dengan pseudonym Svarte menyebut proyek musikal kelamnya. Glora Nexus didirikan di Jakart

    on Mar 30, 2021
    Skincare Corpse Paint

    Corpse Paint Masker Wajah, Produk Skincare Dari Kaamos Cosmetics!

    Corpse Paint Facial Masks (Foto: via Kaamos Cosmetics). Ingin terlihat gahar nan jahat dan sekaligus merawat kulit Anda? Ya, Anda bisa segera mendapatkannya

    on Mar 23, 2021
    Choria

    Jelang Album "A Dismal Repertoire", Pasukan Kegelapan Choria Lepas Sin...

    Choria. (Foto: Rio Blaze). Menyusuri malam yang sunyi dan dingin, menembus halimun dalam penantian panjang yang berujung pengorbanan. Itulah lanskap yang co

    on Feb 21, 2021
    Nergal

    Pentolan Behemoth, Nergal Kembali Terseret Kasus Penistaan Agama Di Po...

    Nergal (Behemoth). (Foto: via NME). Vokalis merangkap gitaris Behemoth, Adam Darski yang beken dengan nama panggung Nergal, telah kembali terseret ke dalam

    on Feb 17, 2021