×
×

Search in Mata Mata Musik

Review Album Paramore: Paramore (2013)

Posted on: 08/25/18 at 10:41 am

Meskipun ditunggangi 2 personel baru, album ini masih terkesan ‘susah move-on’. Apa iya?

Oleh Amanda Koellner (Consequence of Sound)

Di bulan Desember 2010 lalu, dua personel pendiri Paramore, yaitu Farro bersaudara, memutuskan untuk hengkang dari band bergenre pop-punk asal Tennessee tersebut. Meski keluarnya kedua anggota ini secara resmi dilaporkan dengan cara damai, mantan gitaris utama Josh Farro membeberkan kisahnya melalui akun blognya sendiri. Josh menulis bagaimana band ini hanya “membuntuti ‘mimpi Hayley’”, tentang kandasnya hubungan dengan vokalis tersebut, dan pertengkaran terkait representasi alkitab di banyak lirik lagu band ini. Postingan itu kemudian ditutup dengan “All of the glory be to God, Josh and Zac (Segala puji bagi Tuhan, Josh dan Zac)”.

Meskipun, dan karena terjadinya, drama tersebut, Paramore yang ditukangi Hayley Williams terus melaju seiring bergabungnya gitaris Taylor York dan bassist Jeremy Davis. Dua tahun pun berselang sejak retaknya komposisi awal tersebut, dan album terbaru self-titled mereka terdengar seperti keluarga baru yang berbahagia dengan nada pop-rock yang fresh—walaupun lirik-lirik lagunya, yang seolah berpusat pada rasa sakit hati Hayley soal keretakan band mereka, memberi kesan sebaliknya. Di lagu pembuka “Fast In My Car” misalnya, Hayley menyanyikan, “I’ve been through the ringer a couple times / I came up callous and cruel,” dengan diiringi efek punchy-guitar yang dipadukan dengan efek electronic. Di salah satu interlude yang diiringi petikan ukulele, Hayley bernyanyi, “Let ’em rise and rise / Cause one day they’re gonna fall.” Dan di lagu bernada cepat “Ankle Biters” Hayley pun memberi saran seperti, “Fall in love with yourself / Because someday you’re gonna be the only one you got.”

Di bawah lirik-lirik tersebut terbenam kumpulan lagu yang kurang kohesif. Namun ketika band ini memberi sedikit ruang untuk masing-masing lagu, mereka menunjukkan kemajuan dan menikmati setiap prosesnya. Hal ini sangat terlihat pada lagu “Ain’t It Fun” yang terkesan jazzy dan di lagu ala anak SMA “Still Into You”. Seiring bertumbuhnya Paramore, mereka semakin lebih condong ke genre pop, sebuah pertanda positif karena setiap lagu di album ini memiliki daya tarik yang mampu mendominasi daftar 40 lagu teratas di radio. Meskipun hal ini memungkinkan Paramore untuk mengungguli album brand new eyes, tidak adanya koneksi pada 17 lagu dan lirik yang masih bisa dikembangkan lagi ini diharapkan dapat membuat album tersebut sebagai batu loncatan untuk Paramore 2.0. dan membuat para fans merasa puas namun lebih tertarik dengan apa yang mungkin terjadi selanjutnya.

Lagu Utama: “Ain’t It Fun”, “Still Into You”

TRACKLIST
1. “Fast in My Car”
2. “Now”
3. “Grow Up”
4. “Daydreaming”
5. “Interlude: Moving On”
6. “Ain’t It Fun”
7. “Part II”
8. “Last Hope”
9. “Still Into You”
10. “Anklebiters”
11. “Interlude: Holiday”
12. “Proof”
13. “Hate to See Your Heart Break”

14. “(One of Those) Crazy Girls”
15. “Interlude: I’m Not Angry Anymore”
16. “Be Alone”
17. “Future”

 

Posted on April 11, 2013, 11:02 am

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Ulasan Album: Grayscale-Diskoteq

Diskoteq, pertama mengetahui mereka lewat seorang teman. Dalam bayangan saya, Diskoteq adalah band elektronic disco yang sarat dengan keribetan perkabelan sana

on Aug 20, 2019
Gimana Nasib Masa Depan Paramore

Hayley Williams Akui Tidak Tahu Arah Paramore Selanjutnya!

Sudah lebih dari dua tahun sejak Paramore merilis album terakhir mereka, After Laughter, dan hampir setahun sejak mereka terakhir menggelar pertunjukan live, d

on Aug 18, 2019
Ulasan Album" The Sailor-Rich Brian

Ulasan Album: The Sailor-Rich Brian

Rich Brian atau Brian Imanuel Soewarno di tahun ke-19 hidupnya; melepas ‘Chigga’-nya dan tidak lagi mencari kontroversi demi jumlah klik di Youtube. Ol

on Aug 14, 2019
Duara

Flights Of Imagination - Duara

Imajinasi manis Duara! Baca Juga: Setelah Rilis EP, Duara Rencanakan Mini Tur ke Inggris Oleh: Amien. Tidak sengaja menemukan nama mereka di sebuah arti

on Aug 6, 2019