×
×

Search in Mata Mata Musik

‘Rise Of The Empire’: Kebangkitan Hammersonic dengan Line-Up Paling Edan!

Posted on: 12/19/19 at 6:27 pm

Setelah mengalami hiatus selama satu tahun, Hammersonic yang merupakan festival musik cadas terbesar di Asia Tenggara kembali menggebrak industri musik Tanah Air. Festival yang memasuki gelaran ke-8 ini akan dihelat pada Jum’at, 27 dan Sabtu, 28 Maret 2020 di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta.  Satu per satu line-up telah diumumkan dan sukses menuai antusiasme yang luar biasa dari para metalhead. Mulai dari raksasa metal asal Iowa, Slipknot, yang pertama kali menyambangi Asia Tenggara dan Agustus lalu merilis album baru ‘We Are Not Your Kind’ yang tentunya masuk dalam set list mereka di Hammersonic nanti! Kemudian ada Black Flag yang merupakan salah satu pionir punk rock legendaris asal California, dan Lacuna Coil yang mewakili gothic metal asal Italia, serta band-band populer lainnya.

Saat ditemui pada acara press conference Hammersonic 2020, Kamis (19/12) petang di Hard Rock Café Jakarta, Ravel Junardy selaku CEO Hammersonic menyatakan antusiasmenya dalam menghadirkan Hammersonic dengan energi baru.

“Setelah beristirahat sejenak, kini kami kembali dengan spirit baru dan lebih besar. Perjalanan kami kembali dimulai dengan konsep yang berbeda. Hammersonic kali ini dipastikan lebih gahar dari gelaran-gelaran sebelumnya. Sesuai dengan semangat yang diusung ‘Rise of The Empire’, maka kami akan membuat Hammersonic jauh lebih megah dengan line-up yang dipenuhi para legenda musik keras mancanegara dan tentunya tata panggung serta ambience festival spektakuler,” papar Ravel semangat.

Lebih lanjut, Ravel juga mengungkapkan bahwa line-up Hammersonic kali ini dipastikan akan semakin beragam dari segi genre musik dan membawa para band internasional papan atas yang mewakili ragam genre tersebut. Selain Slipknot, Black Flag, dan Lacuna Coil, line-up diisi dengan Sinister; unit death metal dari kota Schiedam, Belanda, Comeback Kid; band hardcore punk asal Kanada, Suicide Silence; unit deathcore asal Riverside, California, Vulvodynia; unit slam death metal dari Afrika Selatan, Polaris; unit metalcore asal Australia, Crossfaith; unit metalcore asal kota Osaka, Jepang, Stillbirth; unit brutal death metal dari Jerman, Uncured; unit progressive metal dari New Jersey, legenda Bay Area Thrash Metal Testament yang akhirnya akan mengguncang kota Jakarta setelah menjadi headliner di Kukar Rock Fest 2014, Kalimantan Timur, demikian pula dengan Trivium, unit thrash metal modern yang juga akan kembali menyapa fanbase besarnya di sini setelah ‘mengharu-biru’ Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 2010 silam. Kemudian ada band-band dari negara tetangga seperti Restraint (Malaysia), Overthrown (Singapura), Solemn (Taiwan) dan masih ada sederet nama lainnya.

Tidak hanya sampai di situ, hingga hari ini melalui akun media sosial Hammersonic, barisan line-up masih terus diumumkan. Rencananya Hammersonic akan menghadirkan 27 band jagoan termasuk Burgerkill, Deadsquad, dan Killing Me Inside Reunion. Ketiga band Tanah Air tersebut terbilang cukup garang untuk dapat bersanding dengan berbagai band mancanegara yang dibawa Hammersonic 2020.

“Bisa bergabung di line-up Hammersonic buat kami sangat membanggakan dan merupakan kesempatan langka. Karena kami pertama kalinya manggung di festival musik keras sebesar dan semegah Hammersonic. Walaupun Killing Me Inside hanya sebatas reuni, tapi kami akan mempersiapkan penampilan kami dengan sungguh-sungguh. Kami paham bahwa dengan panggung Hammersonic yang dikenal spektakuler, kami tidak boleh main-main. Kami akan membawa semangat baru dan tentunya bersyukur bisa ikut membuka perjalanan baru dari Hammersonic,” ujar Fauzan ‘SanSan’ vokalis Killing Me Inside Reunion yang juga merupakan vokalis/gitaris Pee Wee Gaskins, saat ditemui pada press conference Hammersonic 2020.

Dengan komposisi line-up yang cukup memberi kejutan bagi para metalhead, Hammersonic seakan membangkitkan gairah musik keras di Tanah Air. Festival yang pernah sukses membawa band-band internasional seperti Lamb of God, Asking Alexandria, Megadeth, dan In Flames tersebut selalu konsisten untuk memuaskan dahaga para metalhead akan pertunjukan musik keras berkualitas.

Animo publik yang begitu tinggi pun telah terbukti dari suksesnya penjualan tiket early bird yang ‘sold out’ hanya dalam waktu singkat. Saat ini tiket Pre Sale tahap 1 masih dibuka dengan tambahan kuota seharga Rp 1.250.000,-. Pihak Hammersonic menjelaskan jika selanjutnya kuota tersebut habis, maka akan dibuka penjualan tiket Pre Sale tahap 2 seharga Rp 1.700.000,- . Tiket tersebut berlaku untuk 2 hari.

“Tiket kami memiliki kuota yang disesuaikan dengan daya tampung ideal venue. Sehingga kami tidak akan menjual tiket On The Spot jika seluruh kuota tiket sampai Pre Sale tahap 2 sudah habis terjual. Jadi para metalhead jangan menunggu waktu lama untuk membeli tiket sebelum kehabisan. Tiket tentu bisa didapatkan di hammersonic.com dan seluruh ticketbox resmi yang daftarnya ada di website Hammersonic,” pungkas Ravel.

So Hammerhead (metalhead audiens Hammersonic -ed), tunggu apa lagi? Angka harga tiket tersebut memang terbilang tidak sedikit, tapi sebenarnya cukup murah untuk ukuran line-up sekaliber raksasa metal seperti Slipknot dan segambreng artis lainnya karena untuk mendatangkan mereka ke sini biayanya sangat fantastis! Maka menabunglah dari sekarang mumpung masih ada waktu. Menyesal pasti belakangan kalau sampai kehabisan tiket. Okay guys, sampai jumpa tahun depan di Hammersonic 2020!

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Alex Skolnick

WTF! Alex Skolnick (Testament) Ternyata Bisa Nge-Rap Dan Sudah Merilis...

Alex Skolnick (Testament). (Foto: Kid Logic Media). Gitaris virtuoso Testament, Alex Skolnick sejak lama dianggap sebagai salah satu gitaris thrash metal te

on Oct 14, 2020
Kuasa

Selain Eksplorasi Secara Massif, Album KAUSA "Una In Perpetuum" Bertam...

Sebagai band yang berbasis heavy metal dan punk rock, KAUSA termasuk band yang gemar berpetualang secara musikal. Dan kini mereka menganalogikan diri merek

on Oct 13, 2020
Eddie Van Halen

10 Momentum Riff Terbaik Eddie Van Halen Di Sepanjang Karier Sang Guit...

Flying n' shredding bersama Eddie Van Halen. (Foto: Ebet Roberts, Redferns). Tanggal 6 Oktober 2020 menjadi hari yang suram bagi seluruh umat rock di planet

on Oct 8, 2020
Cliff Burton

Legenda Cliff Burton Akan Terus Hidup Di Hati Fans Metallica Selamanya

Foto yang menjadi cover depan buku otobiografi "To Live Is to Die: The Life and Death of Metallica's Cliff Burton" oleh penulis Joel McIver dan dipublikasikan

on Sep 28, 2020