×
×

Search in Mata Mata Musik

Robb Flynn (Machine Head) Katakan “Fuck No!” Kepada Konser Musik Drive-In

Posted on: 06/25/20 at 7:00 am

Robb Flynn (Machine Head).
Robb Flynn (Machine Head). (Foto: Grizzlee Martin).

Robb Flynn telah menyuarakan pendapatnya mengenai kemungkinan dia bersama Machine Head bermain konser drive-in.

Saat berbicara secara eksklusif kepada majalah musik Kerrang!, pentolan Machine Head itu merespons secara tegas, “Fuck No!”, ketika ditanya apakah dia siap untuk memainkan konser ala social distancing atau drive-in di masa mendatang.

“Aku baru saja menonton beberapa konser drive-in yang bodoh tempo hari di mana orang-orang duduk di mobil mereka dan membunyikan klakson ketika mereka menyukai apa yang dimainkan band, dan itu adalah omong kosong paling bodoh yang pernah aku lihat,” lanjut Robb Flynn. “Jika band-band cover ingin melakukan itu, itu tidak apa-apa. Mereka pasti bisa bersenang-senang. Tetapi inti dari sebuah konser Machine Head adalah untuk meminta 5.000 orang untuk meneriakkan setiap kata-kata, tertekan pagar barikade panggung, penuh keringat dan bertumpuk dalam circle pit raksasa, benar-benar hanya pelepasan energi yang katarsis itu. Jika satu-satunya pilihan sementara waktu ini adalah untuk konser drive-in, aku bisa menunggu kok”.

Baca juga: Machine Head Sudah Mulai Audisi Personil Baru

Pekan lalu, promotor musik Live Nation mengumumkan bahwa serangkaian konser drive-in akan berlangsung di Inggris musim panas ini – menampilkan berbagai performa dari Skindred, Gary Numan dan banyak lagi. Ini adalah langkah tentatif menuju kembalinya sensasi menikmati musik live selama masa-masa krisis ini.

“Aku tidak tahu apakah semuanya akan kembali ke ‘normal’ lagi,” tambah Robb Flynn. “Tapi aku pikir itu bisa (sampai) empat tahun sebelum semuanya kembali mendekati normal. Aku pikir pandemi ini dapat berlangsung selama setidaknya dua tahun – datang bergelombang, menjadi lebih baik di musim panas dan lebih buruk ketika kita kembali memasuki musim flu – kemudian akan perlu waktu dua tahun bagi orang-orang untuk mengatasi trauma setelah terkunci di rumah terlalu lama. Seperti Flu Spanyol pada tahun 1918, akan butuh waktu bagi ekonomi untuk pulih, dan bagi orang-orang untuk memiliki kepercayaan diri untuk kembali bersosialisasi”.

“40 juta orang kehilangan pekerjaan di Amerika Serikat (AS), 25 juta orang kehilangan asuransi kesehatan. Inggris memiliki NHS, tetapi kami hanyalah sekelompok orang bodoh yang tidak melakukan itu, karena kami membutuhkan ‘kebebasan’ kami. Aku ingin banget salah, tetapi dari semua yang aku dengar dan baca, aku rasa (pandemi) akan berlangsung selama itu,” pungkas vokalis/gitaris jawara modern thrash metal ini.

Saat berbicara dengan Kerrang! minggu lalu, staf pemesan artis untuk Download Festival, Andy Copping membahas inisiatif konser drive-in dan bagaimana social distancing selama konser rock bukanlah suatu pilihan yang layak.

“Konser-konser social distancing, sepengetahuan kami, tampaknya tidak mungkin,” ujar Andy. “Konser-konser rock adalah tentang berkumpulnya semua orang – komunitasnya, kedekatannya – dan bukan hanya kedekatan para penggemarnya, tetapi juga kedekatan dengan berada tepat di samping panggung dan dekat dengan artisnya. Social distancing akan menjadi hampir mustahil untuk konser rock“.

“Kami sedang mengerjakan sesuatu yang saat ini disebut ‘konser drive-in’ di mana orang-orang dapat datang – jelas jumlah orangnya terbatas – menggunakan mobil dan band akan memainkan konser mereka. Ada berbagai macam artis yang melakukannya, tetapi mereka semua sebagian besar adalah band yang bergitar. Sangat menarik untuk melihat bagaimana itu bekerja, karena kita harus melakukan sesuatu untuk memberi energi dan menjalankan bisnis, karena saat ini tidak ada yang bisa melakukan apa pun, tidak ada yang sedang terjadi”.

“Kekhawatirannya adalah bahwa kita mungkin tidak akan bisa menonton konser sesuai yang kita biasa lakukan selama tahun ini, apa lagi di ruangan yang lebih besar. Aku berharap beberapa venue yang lebih kecil akan aktif dan beroperasi menjelang akhir tahun ini, dan itu diharapkan akan memberi energi pada bisnis live dan kita dapat kembali ke semacam normalitas di awal 2021″.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Enuff Z'Nuff

    Enuff Z'nuff Rilis Album Tribute The Beatles "Enuff Z'Nuff's Hardrock ...

    Foto: dok. Enuff Z'nuff. Seakan tidak pernah luntur kecintaan para penikmat musik kepada band rock n' roll legendaris The Beatles. Begitu juga yang dirasaka

    on Sep 16, 2021
    Nattmaran

    Nattmaran, Band NWOBHM Lintas Indonesia-Swedia-Jepang Rilis Album

    Formasi Nattmaran, gabungan personil antar 3 negara Berterimakasihlah kepada kemudahan yang dipersembahkan oleh teknologi kepada seluruh umat manusia. Setid

    on Sep 16, 2021
    Mike Patton

    Mike Patton Batalkan Tur Faith No More Karena Isu Kesehatan Mental

    Foto: dok. Mike Patton. Mike Patton baru-baru ini mengumumkan pembatalan sebagian tanggal turnya yang akan datang dengan Faith No More dan Mr. Bungle. Sang

    on Sep 15, 2021
    Irfan Sembiring

    Buku 'Memento Mori' Irfan Sembiring "Behind The 8th Ball" Telah Terbit

    Buku Behind the 8th Ball oleh Irfan Sembiring (Foto: Elevation Books). Irfan Sembiring merupakan sosok legendaris yang selama hidupnya mewariskan segudang m

    on Sep 15, 2021