×
×

Search in Mata Mata Musik

Royalti Musik: Daftar Tarifnya Di 14 Tempat Publik Sesuai SK Menteri

Posted on: 04/9/21 at 10:30 am

Royalti Musik: Daftar Tarifnya Di 14 Tempat Publik Sesuai SK Menteri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan atau Musik pada 30 Maret 2021. Peraturan tersebut secara garis besar mengatur mengenai royalti penggunaan secara komersial lagu maupun musik.

Baca juga: Jokowi Teken PP Baru: Putar Lagu Di Tempat Umum Wajib Bayar Royalti

Pasal 3 PP 56/2021 menyebutkan, setiap orang bisa menggunakan lagu dan atau musik dalam bentuk layanan publik yang bersifat komersial dengan catatan harus membayar royalti kepada pencipta, pemegang hak cipta dan atau pemilik hak terkait. Pembayaran royalti dilakukan melalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Tarif Royalti Musik

Tarif royalti musik jenis layanan publik bersifat komersial yang harus membayar royalti sebagaimana dimaksud dalam peraturan tersebut, antara lain restoran, bar, diskotik, bioskop, dan tempat rekreasi. Lantas, berapa besaran tarif royalti yang wajib dibayarkan kepada LMKN? Berikut daftarnya:

Restoran dan kafe, tarif royalti penciptanya adalah Rp 60.000 per kursi per tahun. Sedangkan royalti hak terkait sebesar Rp 60.000 per kursi per tahun.

Pub, bar, dan bistro, tarif royalti penciptanya adalah Rp 180.000 per m2 per tahun. Sedangkan royalti hak terkait sebesar Rp 180.000 per m2 per tahun.

Diskotik dan klub malam, tarif royalti penciptanya adalah Rp 250.000 per m2 per tahun. Sedangkan royalti hak terkait sebesar Rp 180.000 per m2 per tahun.

Gedung bioskop, royalti pencipta dan royalti hak terkait untuk gedung bioskop ditetapkan lump sum Rp 3.600.000 per layar per tahun.

Tarif royalti musik restoran, kafe, pub, bar, diskotik

Tempat rekreasi di alam terbuka dan pusat rekreasi di dalam ruangan yang menggunakan tiket, wajib membayar royalti dengan perhitungan harga tiket masuk dikali 1,3 persen dikali jumlah pengunjung dikali 300 hari dikali persentase penggunaan musik.

Adapun bagi tempat rekreasi di dalam ruangan yang tidak menggunakan tiket tarif royalti ditetapkan lump sum Rp 6.000.000 per tahun.

Kewajiban Royalti Di Tempat Lain

Selain kelima tempat yang telah disebutkan, PP 56/2021 juga mengatur pemungutan royalti untuk sembilan tempat lainnya, termasuk perkantoran, supermarket, dan karaoke. Sesuai SK Menteri Tarif Royalti Lagu Untuk Pengguna.

Total ada 14 tempat publik yang wajib membayar royalti jika menggunakan musik untuk tujuan komersial.

Selain itu, media elektronik seperti TV dan Radio yang komersial juga terdapat tarif royalti dari penyiarannya sebagai berikut:

Baca juga: Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi Tentang Lumpuhnya Industri Hiburan

Kafe UMKM Dapat Keringanan Royalti

Sementara itu, Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Freddy Harris mengatakan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan mendapatkan keringanan pembayaran royalti tersebut. “Jadi untuk UMKM, kafe-kafe UMKM ada keringanan royalti,” kata Freddy, seperti diberitakan Kompas.com, Jum’at, 9 April 2021. Keringanan pembayaran royalti untuk UMKM diatur dalam Pasal 11 PP 56/2021.

Pasal itu menyebutkan, setiap orang yang melakukan penggunaan secara komersial lagu dan musik yang merupakan usaha mikro sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan mengenai usaha mikro, kecil, dan menengah diberikan keringanan tarif royalti. Adapun detail mengenai besaran keringanan pembayaran royalti lagu dan musik bagi pelaku UMKM akan diatur dalam aturan turunan setingkat Peraturan Menteri. Freddy menegaskan, pembayaran royalti lagu dan musik akan diwajibkan bagi setiap orang yang menggunakannya untuk kepentingan komersialisasi. “Kalau enggak komersial enggak apa-apa,” ujar Freddy.

Sumber: LMKN, Kompas
Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Royalti Musik

    Royalti Musik PP No. 56 Saja Heboh, Indonesia Ketinggalan Zaman!

    Main musik mau jadi apa? Tanya orang tua dulu ketika seorang anak mengungkapkan cita-citanya menjadi musisi terkenal. Suatu cita-cita yang jauh dari ideal

    on Apr 13, 2021
    Music Publishing

    Music Publishing: Pondasi Industri Yang Esensial Bagi Ekonomi Musisi

    Dewasa ini, banyak sekali fenomena memprihatinkan bagi kehidupan pencipta lagu “era lawas” di Indonesia. Para pencipta lagu tersebut yang jaya di erany

    on Apr 10, 2021
    Jokowi PP 56-2021

    Jokowi Teken PP Baru: Putar Lagu Di Tempat Umum Wajib Bayar Royalti

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken Peraturan Pemerintah tentang pengelolaan royalti hak cipta lagu dan musik. Dengan PP bernomor 56/2021 bisa memberikan

    on Apr 7, 2021
    Neil Young

    Neil Young Menjual Separuh Hak Cipta Dari 1.180 Lagu Asli Yang Ditulis...

    Neil Young. (Foto: Debi Del Grande). Neil Young adalah artis terkemuka terbaru yang menandatangani surat perjanjian hak penerbitan musik, yang memperkuat tr

    on Jan 7, 2021