×
×

Search in Mata Mata Musik

RZA Rilis ‘Be Like Water’, Lagu Baru Yang Terinspirasi Oleh Bruce Lee

Posted on: 06/10/20 at 7:30 am

RZA dan sang legenda Bruce Lee.
RZA dan sang legenda Bruce Lee.

Sang rapper/aktor/produser musik RZA telah merilis ‘Be Like Water’, sebuah lagu baru yang didedikasikan untuk Bruce Lee yang sekaligus akan jadi soundtrack untuk seri film dokumenter 30 for 30 milik kanal TV olahraga ESPN tentang sang aktor dan ahli seni bela diri legendaris itu.

“Ajaran Bruce Lee melampaui seni bela diri fisik. Dia penuh dengan filosofi dan kesadaran pikiran,” ujar RZA tentang warisan Bruce Lee dalam sebuah pernyataan.

“Kutipannya ‘Be Water my friend (jadilah seperti air kawanku)’ terasa sangat mendalam dan memiliki banyak definisi,” lanjut salah satu pendiri kolektif hip-hop legendaris Wu-Tang Clan itu. “Ini menginspirasi sebuah ide bahwa dalam beradaptasi dengan situasi kehidupan, kadang-kadang kita harus mengalir dengan lancar sebagai suatu aliran, sementara di momen lain kita harus menabrak sekeras Tsunami”.

Di lagu barunya, RZA dapat terdengar memberikan instruksi, “Be like water/ Water crosses over every border/ From the mud of the Yangtze River to the sand beaches of Florida“. RZA kemudian memuji film-film Bruce Lee, dengan mengatakan, “Bruce comes on to the screen, he ignites it/ His very presence on screen is a protest“.

Dengarkan ‘Be Like Water’ di bawah ini. Film dokumenter Bruce Lee, yang juga berjudul Be Like Water, telah disiarkan oleh ESPN sejak tanggal 7 Juni lalu.

Tentu saja, RZA telah lama terinspirasi oleh Bruce Lee dan dunia seni bela diri. Seperti yang diketahui para penggemar sejati Wu-Tang Clan, judul dari album debut grup itu, Enter the Wu-Tang (36 Chambers) adalah referensi terhadap film terakhir Bruce Lee, Enter the Dragon (1973). Ini juga merupakan sahutan terhadap film kungfu klasik tahun 1978 garapan Shaw Brothers, The 36th Chamber of Shaolin.

Pada tahun 2018, RZA menggelar konser audio-visual di mana dia membuat ilustrasi musik untuk film The 36th Chamber of Shaolin secara live dari awal hingga akhir menggunakan materi musik Wu-Tang Clan. RZA secara khusus merasa terhubung dengan penggambaran film itu tentang penduduk desa Cina yang tertindas, sebuah perasaan yang sangat terkait dengannya sebagai minoritas orang kulit hitam yang tumbuh di Amerika Serikat (AS).

“Di luar kung-fu, itu adalah tentang kenyataan dari situasi yang menimpa hidupku,” ujar RZA pada saat itu. “Untuk tumbuh sebagai anak kulit hitam di Amerika, aku tidak tahu bahwa kisah seperti itu ada di tempat lain juga”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Djenks

    Djenks & Barisan Lintas Genre Tampil Di Album Kompilasi Soundemic Vol....

    Seperti halnya menggarap sebuah album musik, membuat album kompilasi juga memiliki tantangan tersendiri. Apalagi jika konten album tersebut memuat banyak l

    on Mar 4, 2021
    Meek Mill

    Meek Mill Didamprat Janda Alm. Kobe Bryant Karena Lirik Lagunya Yang M...

    Vanessa dan Kobe Bryant (Foto: via Instagram/@vanessabryant) / Meek Mill. Vanessa Bryant, janda mendiang superstar bola basket Kobe Bryant, baru-baru ini me

    on Feb 24, 2021
    Sara Fajira

    Sara Fajira Awali 2021 Dengan Single R&B/Hip Hop 'Julite' Yang Spektak...

    Sara Fajira. (Foto: Kaio Entertainment). Nama Sara Fajira memang makin melejit setelah kesuksesan viral lagu 'Lathi' milik Weird Genius yang dinyanyikannya.

    on Feb 12, 2021
    Lil Uzi Vert

    Lil Uzi Vert Tanamkan Batu Berlian Senilai Rp 334 Miliar Di Jidatnya

    Lil Uzi Vert dengan berlian berwarna pink-nya. Dunia maya dibikin heboh, terutama di kancah hip hop gara-gara ulah rapper Lil Uzi Vert yang enggak pernah ma

    on Feb 6, 2021