×
×

Search in Mata Mata Musik

Sepatu Baru Nike Seri The Grateful Dead Ada Kantong Rahasianya (Buat Ganja ‘Kah?)

Posted on: 07/19/20 at 7:00 am

Sepatu Baru Nike Seri The Grateful Dead Ada Kantong Rahasianya (Buat Ganja ‘Kah?)
The Grateful Dead. Ikon rock psikedelik dari era 1960 dan besar di 1970-an.

Perusahaan sepatu beken, Nike dan para legenda psychedelic rock The Grateful Dead telah bermitra untuk memproduksi sederet desain sepatu baru dan mereka bahkan menampilkan sebuah kantong zip-up tersembunyi, untuk menghibur kecenderungan tertentu dalam basis penggemar band tersebut (lo bisa nyimpan ganja dalam kantong itu, tapi buat di negara yang sudah legal ya pastinya).

Baca juga: Soundgarden Tuntut Janda Chris Cornell Atas Tuduhan Korupsi Uang Konser Amal

Sepatu Nike seri SB Dunk Low itu akan hadir dalam tiga warna, yakni hijau, kuning dan oranye, dan menampilkan maskot beruang penari Grateful Dead di bagian lidah sepatu dengan dua lainnya yang menghiasi liner kaus kaki di bagian tumit. Sepatu tersebut terbuat dari campuran bulu palsu, yang digunakan untuk menghiasi sebagian sepatu, dan bahan kulit suede-nya. Bagian lidah sepatu itu juga multi-fungsi sebagai kantong zip-up tersembunyi yang kami sebut barusan.

Opsi sepatu yang oranye (belum digambarkan di situs web Nike) baru dirilis tanggal 18 Juli dengan varian kuning dan hijau yang akan dirilis tanggal 24 Juli di beberapa outlet tertentu. Kunjungi situs web Nike untuk informasi lebih lanjutnya.

Maskot beruang menari itu juga telah lama identik dengan nama The Grateful Dead dan merupakan simbol ikonografi rock and roll yang telah teruji. Engineer audio band ini, Owsley Stanley yang terkenal dengan nama “Bear”, tidak hanya memelopori pendekatan “Wall of Sound” band untuk tata suara konsernya tetapi juga membantu dalam mendesain kartun lucu itu.

“Sebagai simbol band, Bear adalah bagian yang sangat besar dari kemampuan The Grateful Dead dalam menjadi siapa mereka sekarang,” ujar David Lemieux, manajer arsip dan warisan The Grateful Dead. “Mereka adalah musisi berbakat, tetapi mereka tidak akan memiliki kebebasan finansial jika meninggalkan pekerjaan mereka, pindah ke Los Angeles, dan berlatih selama 14 jam sehari. Band ini tidak akan menjadi seperti sekarang tanpa inovasi dan kontribusi Bear. Semangat mandiri yang sama dari (pendiri Nike SB) Sandy Bodecker membantu menciptakan keaslian dalam komunitas skate,” puji David Lemieux.

Inilah penampakan sepatu kolaborasi Nike dengan The Grateful Dead.

Pakai sepatu ini sambil dengarkan lagu The Grateful Dead akan menimbulkan “vibe” spesial pastinya.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    The Rolling Stones

    The Rolling Stones “No Filter Tour" Tetap Jalan Pasca Charlie Watts ...

    The Rolling Stones (Foto: Dave J Hogan/Getty Images). The Rolling Stones sebagai band rock "sepuh" yang tetap eksis sampai saat ini memang selalu mengeluark

    on Aug 27, 2021
    Dua Musisi Gereja Bawakan Lagu Motorhead

    Motorhead 'Ace Of Spades' Dimainkan Di Lonceng Gereja Di Torenfestival

    Gitaris Jitse Zonneveld bersama ringer lonceng gereja Frank Steijns (Foto: via YouTube). Motorhead 'Ace of Spades' merupakan salah satu lagu 'claro' alias c

    on Aug 11, 2021
    Motorhead

    Motorhead Hampir Gelar 'Farewell Show' Jauh Sebelum Jadi Legenda

    Motorhead circa 1981. (Foto: dok. Motorhead). Motorhead memang sudah 'tutup buku' sejak sang komandan Lemmy Kilmister tutup usia pada 24 Desember 2015 silam

    on Jul 6, 2021
    Gelora Saparua

    Gelora Saparua: Episentrum Sejarah Geliat Rock & Metal Indonesia

    Gelora Saparua. Sesuai namanya, Gelora adalah akronim dari Gelanggang Olahraga. Selain lapangan atletik dan taman sarana umum, salah satu tempat di dalam a

    on Jun 7, 2021