×
×

Search in Mata Mata Musik

Setelah 18 Tahun, Dua Orang Didakwa Atas Pembunuhan Jam Master Jay (Run-DMC)

Posted on: 08/18/20 at 6:00 am

Setelah 18 Tahun, Dua Orang Didakwa Atas Pembunuhan Jam Jay Master (Run-DMC)
Run-DMC (Jam Master Jay di tengah). (Foto: Lynn Goldsmith).

Pada tanggal 30 Oktober 2002, DJ personil Run-DMC, Jam Master Jay dibunuh dengan ditembak saat bermain video game di studio rekamannya di Queens, New York, Amerika Serikat (AS). Meskipun ada lima atau enam saksi, polisi nggak menangkap satu orang pun pada saat itu, tetapi dalam sebulan, pihak berwenang mengatakan mereka sedang mengejar seorang pengedar narkoba, yang mungkin bertugas sebagai pengintai selama penembakan itu. Pada saat itu, mereka melaporkan bahwa Jay telah dibunuh karena masalah sengketa keuangan.

Baca juga: DMC Kolab Dengan Anthrax, Volbeat, Suicidal Tendencies Bawakan Lagu Run-DMC

Akhirnya setelah 18 tahun kemudian, polisi menemukan dua pria yang telah didakwa sehubungan dengan pembunuhan tersebut.

Jaksa federal akan mengumumkan dakwaan kedua tersangka, yakni Ronald Washington, 56 tahun, dan Karl Jordan, Jr., 36 tahun, pada konferensi pers yang ditetapkan pada pukul 14:30. ET pada hari Senin.

Ronald Washington sudah ditahan di penjara federal yang menjalani hukuman karena perampokan, sedangkan Jordan ditangkap pada hari Minggu. Kedua pria tersebut dituduh melakukan pembunuhan saat terlibat dalam perdagangan narkoba, menurut The New York Times.

Detail lebih lanjut diharapkan akan terungkap selama konferensi pers, tetapi diyakini bahwa Jay Master Jay lah yang mendanai operasi penyelundupan narkoba yang melibatkan Ronald Washington dan Karl Jordan. “Ada masalah besar, dan operasi itu nggak berjalan sesuai rencana,” kata seorang pejabat The Times.

Terlahir dengan nama Jason Mizell, Jam Master Jay adalah orang yang bertanggung jawab atas terciptanya beat-beat trio rap pionir Run-DMC, yang juga beranggotakan Joseph “Run” Simmons dan Darryl “DMC” McDaniels.

Selama hampir dua dekade, para detektif berjuang untuk menentukan motif pembunuhan Jam Master Jay. Pada satu titik, penyelidik mengeksplorasi teori bahwa pembunuhan Jay Master Jay berasal dari dendam terhadap orang yang pernah menjadi muridnya, yaitu 50 Cent.

Baca juga: Rev Run (Run-D.M.C.) Mengatakan Bahwa Kobe Bryant Pernah Merekam Lagu Bersamanya

Run-DMC mengumumkan telah “secara resmi pensiun” seminggu setelah kematian Jay dan dua anggota grup ini yang masih hidup sempat reuni pada tahun-tahun berikutnya. Jay dimakamkan pada November 2002 di Queens, New York, AS. Hadirin termasuk istri Jay dan tiga anaknya, Run, DMC, Russell Simmons, Queen Latifah, Kurtis Blow, MC Search, dan Professor Griff (Public Enemy), LL Cool J mengirimkan rangkaian bunga yang bertuliskan, “Cinta, hormat – LL Cool J, Murid”. Run berkomentar, “Ini adalah hit terbesar Jason. Ini adalah penampilan DJ terakhir dan terbaiknya”.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Kanye West

    Kanye West Rilis Album Baru "Donda" Terinspirasi Dari Sang Ibunda

    Kanye West (Foto: Instagram/kanyewest). Kanye West mengkonfirmasi perilisan album barunya yang berjudul Donda, dalam iklan Beats by Dre yang ditayangkan saa

    on Jul 22, 2021
    50 Cent

    50 Cent Kabari Status Terbaru Perilisan Album "Street King Immortal"

    50 Cent (Foto: Dave Simpson/WireImage). 50 Cent memang sempat absen dari kancah musik sejak mengumumkan kebangkrutannya pada tahun 2015. Sebelumnya, pada ta

    on Jul 20, 2021
    Post Malone

    Post Malone Rilis Lagu Baru Yang Terinspirasi Dari Motley Crue

    Motley Crue (Foto: dok. Motley Crue) / Post Malone (Foto: Kevin Winter/Getty Images). Post Malone, telah dipastikan pada Jum'at ini, 9 Juli akan merilis lag

    on Jul 7, 2021
    MC Abdul

    MC Abdul, Rapper Cilik Palestina Debut Single ‘Shouting At The Wall'

    MC Abdul, rapper cilik kelahiran Gaza, Palestina berusia 12 tahun, telah merilis single debutnya, 'Shout at the Wall'. Lagu doi telah tersedia di platform

    on Jul 1, 2021