×
×

Search in Mata Mata Musik

Setelah Viral Kontroversi, .Feast Rilis Single Baru, ‘Di Padang Lumpuh’!

Posted on: 05/4/20 at 9:30 am

.Feast, 2020.
.Feast rilis single di tengah momentum yang pas. (Foto: Facebook .Feast).

.Feast, band rock yang lahir dari rahim komunitas musik indie di Jakarta belakangan ini memang menjadi topik kegemaran banyak media terutama MSM (Mainstream Media). Bahkan sampai ada media yang memutar-mutar beritanya demi traffic tinggi situs webnya. Terima kasih untuk sang vokalis, Baskara Putra yang menurut pihak band hanya “kepleset lidah” pada saat mengeluarkan pernyataan dalam video wawancaranya dengan Medcom, 26 November 2018 lalu. Pernyataan yang mengundang amarah para penghuni scene metal se-Tanah Air.

Baca juga: .Feast Klarifikasi dan Minta Maaf Soal Pernyataannya Yang Singgung Musik Metal

Banyak netizen yang tidak berkenan dengan pernyataan “Geramnya Sampai Kebas” yang menyinggung musik metal dari Baskara itu memiliki asumsi bahwa .Feast sengaja membuat kontroversi yang viral karena band ini sedang mempersiapkan rilisan lagu baru. Meskipun asumsi sepihak itu disanggah oleh pihak band, ternyata merilis lagu baru itu terbukti benar. Tapi mengingat para Kelelawar (sebutan fanbase .Feast) yang besar di Indonesia, rasanya tidak perlu membuat kontroversi untuk mendongkrak promosi dan publisitas band maupun single barunya yang dirilis via platform streaming digital pada 2 Mei lalu berjudul ‘Di Padang Lumpuh’.

Di single terbarunya ini, memperlihatkan tensi musik rock yang lebih tinggi ketimbang sebelumnya. Terutama pada vokal Baskara yang kali ini sesekali berteriak dan menggeram. Sisi cadas .Feast lebih ditonjolkan dalam ‘Di Padang Lumpuh’. Entah ada kaitannya dengan serangan balik dari para netizen atau tidak, yang menyinggung .Feast secara sarkas bahwa lagu ‘Peradaban’ lebih keras daripada Cannibal Corpse (band death metal legendaris Amerika Serikat), sehingga .Feast mencoba tampil lebih cadas dalam lagu barunya, sepertinya tidak. .Feast tetap di jalur rock-nya, tidak pernah atau akan menjadi metal.

Baca juga: .Feast Menunda Konser di Malaysia Akibat Virus Corona

Yang penting .Feast tetap berkarya dan konsisten menghibur para fans dan kita semua di tengah pandemi buatan manusia terkutuk ini. Hope you enjoy!

Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Matter Halo

    Matter Halo Gandeng 7 Artis Di Versi Akustik Lagu ‘Million’ Buat K...

    Matter Halo, band pengusung indie rock asal Jakarta, yang beranggotakan Ibnu Dian dan Ganidra Rai, baru saja merilis sebuah versi akustik dan kolaboratif d

    on Dec 10, 2020
    Jirapah

    Fitur Cholil 'ERK', Jirapah Maknai Ulang Lagunya Menjadi 'Re: Planetar...

    Jirapah. Membuka 2020 dengan melepas sebuah video musik epik 'Planetarium' yang disutradarai Edwin pada Januari lalu, kini band indie rock eksperimental asa

    on Nov 25, 2020
    Lou Belle Sessions

    Mainkan 'Waking Up', SUAR Tampil Keren Di Virtual Show Debut Lou Belle...

    "LOU BELLE SESSIONS Waking up" adalah sebuah karya audio-visual hasil kolaborasi dari Lou belle Collective, seperti: Convert textured, Infis

    on Oct 12, 2020
    Suasanasabtupagi

    EP 'Mammals' Kolektif Indie Pop Suasanasabtupagi Direissue Oleh Anoa R...

    SSP alias Suasanasabtupagi. (Foto: dok. Anoa Records). Anoa Records berbagi cerita tentang awal perkenalannya dengan Suasanasabtupagi. Apaan tuh? Nama yang

    on Sep 18, 2020