×
×

Search in Mata Mata Musik

Seventeen Sindir Musik Pop dengan Album Baru, An Ode

Posted on: 09/18/19 at 6:00 pm

An Ode adalah album pop yang menarik dan melukiskan narasi yang lebih rumit daripada kebanyakan grup K-pop di luar sana.

Baca Juga: SEVENTEEN Kembali dengan VM “Happy Ending”

Mereka bukan lagi remaja mabuk cinta nan karismatik seperti yang terlihat di “Oh My!,” dan mereka tidak lagi memiliki optimisme tanpa lelah seperti di “Call Call Call.”

Well, mereka masih sangat karismatik, tapi semuanya lebih rumit sekarang. Musim panas sudah berakhir, dan Seventeen terus menunjukkan kebesaran mereka di kancah K-pop sejak debut mereka. “I want a new level,” rap unit hip-hop di “Hit,” lagu comeback terbaru dan intro album ketiga mereka, An Ode. “We’re so hot,” tegas unit vokal di bagian refrain, (ke-13 member dibagi menjadi tiga unit terpisah: vokal, rap dan penampilan.)

Semua personil dalam grup asuhan Pledis Entertainment ini sadar betul betapa berbakatnya mereka; setiap rilisan sejak debut mereka di 2015 semakin melambungkan mereka ke deretan top K-pop. Tapi mereka ingin tantangan baru. Mereka bosan dengan betapa mudahnya membuat lagu pop yang bagus. “Hit, hit, hit, hit, hit sound,” nyanyi mereka di chorus.

Sulit mendengar “Hit” di An Ode sebagai apa pun selain lagu yang satiris mengingat baris “wow, wow, wow,” autotune, instrumental EDM yang melimpah, dan unit rap terang-terangan mengatakan “this is a hit.”

Sulit juga membedakan apakah mereka benar-benar mendorong “HIT” sebagai smash besar mereka, atau mereka hanya mengolok seberapa mudahnya membuat musik populer. Meski dengan koreografi yang sempurna, video musiknya adalah campuran antara arketipe pop barat klasik, seperti tarian hujan yang agresif. Tepat sebelum chorus-nya mengambil alih, mereka menyerukan, “From this day forth, we’re free, jump!” yang merupakan melodi yang terdengar sangat mirip dengan cara Backstreet Boys meneriakkan, “Backstreet’s back, alright!”

Meski begitu, para Carats—sebutan bagi penggemar berat mereka—tetap menyukainya. Menunjukkan sifat formulaik musik mereka bukan berarti Seventeen tidak layak mendapat pujian yang sama dengan grup K-pop lainnya. Musik mereka, walaupun secara tematik jauh lebih fokus pada tekanan yang dibawa ketenaran, secara melodis dipersiapkan untuk audiens radio di Barat.

“Network Love” adalah lagu pop dengan sentuhan musik house tropis yang menunjukkan performa terbaik unit vokal grup. “247” adalah lagu R&B lambat yang fantastis, dan “Snap Shot” terdengar seperti hasil persilangan musik Chance The Rapper dan The Jonas Brothers.

Baca Juga: BLACKPINK & SEVENTEEN Di Summer Sonic 2019!

An Ode adalah album pop yang menarik dan melukiskan narasi yang lebih rumit daripada kebanyakan grup K-pop di luar sana. Bahkan, sepertinya sangat mudah bagi Seventeen untuk membuat lagu yang mudah populer di radio, yang sebenarnya bukan masalah buruk bagi boyband yang berharap meraih ketenaran internasional.

Keterangan Foto Utama: Seventeen sindir musik pop dengan album baru, An Ode. (Foto via Youtube)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

BTS

BTS Akan Siarkan Langsung Konser Seoul di Bioskop

Konser BTS pada 27 Oktober mendatang di Olympic Stadium Seoul akan disiarkan secara bersamaan di bioskop beberapa negara Asia dan AS. Baca juga: Semua Prest

on Oct 16, 2019
ITZY

ITZY Catatkan VM Kedua dengan 100 Juta Views!

Grup pendatang baru K-pop, ITZY, menorehkan prestasi yang patut diacungi jempol lewat video musik untuk single “ICY” yang diambil dari mini album perdana

on Oct 15, 2019
K-Pop

Inisiatif Pemerintah Korea yang Sukses Besarkan K-Pop

Kasarnya, jika krisis finansial di Asia tahun 1998 tidak terjadi, kita mungkin tidak akan dibuat ‘segila’ ini dengan genre asal Korea Selatan tersebut.

on Oct 15, 2019
Maroon 5

Maroon 5 Konfirmasi Album Baru Jelang Tampil di Hard Rock Live

Saat Maroon 5 membuka Hard Rock Live baru di Hollywood pada 25 Oktober nanti, Adam Levine dkk akan punya setidaknya satu lagu baru yang belum pernah dibawak

on Oct 15, 2019