×
×

Search in Mata Mata Musik

Single ‘Rintih Mengemis’ Beri Gambaran Musik Album Baru Carnivored, “Labirin”

Posted on: 11/25/20 at 1:30 pm

Single ‘Rintih Mengemis’ Beri Gambaran Musik Album Baru Carnivored, “Labirin”
Carnivored.

Bagi scene IDDM (Indonesian Death Metal), Carnivored adalah salah satu nama yang nggak perlu diperkenalkan lagi. Bendera band ini sudah lama berkibar kencang melalui hembusan ganas dua album sebelumnya. Terbentuk dan berbasis di Pamulang, Tangerang Selatan, secara garis besar musik Carnivored adalah perpaduan antara death metal, groove metal, thrash metal, dan progressive metal. Memang sedikit berbeda dengan sejak terbentuk pada akhir 2006, sebelumnya mereka memainkan musik death metal bertempo super cepat dengan riff-riff thrashy dan groovy yang agresif dan penuh dengan serangan blast beat dram.

Baca juga: Jasad “5”: Death Metal Album Of The Year

Album debut Carnivored, Revival (2012) berisi 10 lagu yang dirilis oleh Rottrevore Records dan mendapat respons yang positif. Kemudian mereka kembali di tahun 2014 dengan merilis album No Truth Found secara DIY (Do It Yourself), dengan materi lagu yang lebih progresif namun tetap agresif.

Setelah cukup lama nggak merilis karya baru, Carnivored akan segera merilis album ketiganya di Januari 2021 di bawah naungan Lawless Jakarta Records dengan judul Labirin. Pada album barunya nanti, Carnivored bekolaborasi dengan beberapa rekan musisi dari scene metal, yakni: Anggi Ariadi (Revenge The Fate), Vicky Mono (Burgerkill), dan Stevie Item (Deadsquad).

Artwork sampul album Labirin oleh Carnivored.
Artwork sampul album Labirin oleh Carnivored.

Labirin merupakan kata yang tepat dalam menggambarkan cerita pada album ketiga Carnivored. Bercerita kisah nyata tentang fase kelam seorang yang sangat dekat dengan para personil Carnivored. Berawal dari perkenalannya dengan sebuah zat yang cukup mematikan. Perlahan tapi pasti, mengikat hidupnya dan membawa kepada berbagai kegilaan yang nggak pernah terbayangkan sebelumnya, serta sangat sulit untuk dilepas. Paranoia, kelumpuhan, ilmu hitam, sosok-sosok mengerikan yang selalu menemani, perubahan karakter, hingga jiwa yang terguncang, bercampur aduk, datang bertubi-tubi. Bagai tersesat dalam sebuah ‘labirin’ tanda tanya dan jalan keluar yang selalu berujung buntu.

Dari segi musikalitas dan penulisan lirik, di album ketiga ini merupakan suatu kejutan. Pada dua album sebelumnya, lirik lagu selalu ditulis dalam bahasa Inggris, namun kali ini mereka mencoba menulis dalam bahasa Indonesia. Begitu pula dengan aransemen lagu, nggak melulu diisi dengan tempo cepat, riff–riff yang teknikal, dan blast beat yang rapat, kali ini mereka bermain pada area yang benar-benar baru dari genre death metal itu sendiri. Tetap groovy, catchy, gelap, progresif, dan pastinya heavy!

Artwork dan layout kembali dikerjakan oleh Bahrull Marta yang sebelumnya juga mengerjakan artwork album kedua Carnivored, No Truth Found. Gelap, kelam, horor, dan depresif, sangat terasa pada sampul album Labirin ini hasil dari goresan cat akrilik di atas kertas.

Hari ini, 25 November 2020, Carnivored merilis single terbaru berupa video lirik yang berjudul ‘Rintih Mengemis’ via kanal YouTube Carnivored dan disusul layanan digital music streaming lainnya.

Artwork single 'Rintih Mengemis' oleh Carnivored.
Artwork single ‘Rintih Mengemis’ oleh Carnivored.

Kemudian pada 28 Januari 2021, secara resmi Carnivored akan merilis album terbaru dalam format CD melalui Lawless Jakarta Records, yang berbarengan dengan dirilisnya single kedua hasil kolaborasi dengan WATCHDOC yang berjudul ‘Industrial Casualties ft. Anggi Ariadi’ dalam bentuk MV (Music Video).

Baca juga: Hellcrust “Sejawat”: Death Metal Modern Nan Maut Untuk Balamaut

Ok, selamat headbanging bersama ‘Rintih Mengemis’ dari Carnivored!

Sumber: Siaran Pers
Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Thulcandra

    Thulcandra Rayakan Esensi Black/Death Metal Via Album "A Dying Wish"

    Foto: dok. Napalm Records. Thulcandra kembali membawa berita gembira. Setelah pengumuman album baru mereka, A Dying Wish, bersama dengan single pertamanya '

    on Oct 6, 2021
    Portrayal of Guilt

    Portrayal Of Guilt Lepas MV Lagu Horor Dari Album Mendatang

    Portrayal of Guilt (Foto: Addrian Jafaritabar). Portrayal of Guilt telah merilis lagu baru berjudul '…Where the Suffering Never Ends' dari album full-leng

    on Oct 5, 2021
    Death Metal

    30 Album Klasik Yang Membuat 1991 Sebagai Tahun Terbaik Death Metal

    Death metal. Yup, mendengar namanya saja sudah memberi kesan yang mengerikan. Nama ini memang sangat cocok mewakili segala aspek yang terdapat di genre mus

    on Oct 1, 2021
    Album Klasik

    32 Album Klasik & Esensial Yang Berulang Tahun Di Bulan September

    Album Klasik & Esensial. Yup, usia album-album ini memang sudah cukup dewasa, bahkan tua alias lawas! Usianya dihitung sejak tanggal dirilisnya sebuah

    on Sep 28, 2021