×
×

Search in Mata Mata Musik

Single ‘Somedays’ Dirilis GAZT, Duo Grup: Widy (Vierratale) dan Nicko (Divide)

Posted on: 05/9/20 at 9:30 am

GAZT.
Nicko dan sang kakak, Widy. (Foto: dok. GAZT).

GAZT adalah grup musik pendatang baru yang beranggotakan sepasang kakak beradik yaitu Nicko (dram, gitar, vokal) dan Widy (vokal). Widy yang sebelumnya sudah dikenal masyarakat Indonesia sebagai vokalis band Vierratale, mengajak sang adik untuk membentuk GAZT karena melihat kepiawaian Nicko dalam bermusik dan menciptakan lagu. Dan di awal tahun 2020, GAZT sudah mengeluarkan single pertama mereka yang diberi judul ‘Farida’.

Seperti sang kakak, Nicko sudah menyukai musik sejak duduk di bangku sekolah dasar. Beranjak dewasa, Nicko mulai bermain musik dengan berbagai genre mulai dari Pop, Rock hingga Metal. Sebenarnya kakak beradik ini dahulu pernah membuat band bersama teman-teman masa kecilnya, namun tidak berlangsung lama karena Widy mulai bermusik dengan band Vierra (sebelum berubah nama menjadi Vierratale) dan Nicko pun belakangan aktif sebagai dramer band metalcore Divide.

“Dulu Nicko rajin buat lagu-lagu cover dan musik di Soundcloud. Lalu aku minta dibuatin cover lagu ke dia dan rekaman di studio Nicko. Setelah itu terpikir buat project tapi tertunda lama karena sama-sama sibuk dengan kerjaan. Sampai pada tahun 2014, guru balet aku, ibu Farida Oetoyo (ibu dari Wong Aksan) meninggal dunia, aku langsung buat lagu buat Almarhumah yang judulnya ‘Farida’.

Lalu kami mau lanjutin project-nya dan udah rekaman beberapa lagu, eh tertunda lagi karena aku ada project ‘1990’ bareng Onadio Leonardo. Sampai akhirnya tahun lalu, kami committed untuk keluarin single itu karena selain materinya sudah siap, lagu ini sangat berarti banget buat aku. Ditambah project ini juga berarti banget buat aku karena aku bermusik dengan adikku sendiri. Aku pengen orang tahu kalau dia punya talenta yang besar, dia bisa menyanyi dan I want to have fun with him and to make him happy. Aku senang akhirnya punya pengalaman bisa kerja bareng adik aku,” jelas Widy tentang awal terbentuknya GAZT.

“Ide awal project ini memang dari Widy yang kontek gue. Lalu kami buat lagu ‘Farida’ itu sekitar 4 tahun lalu. Baru tahun lalu kepikiran buat lanjutin project ini, sambil cari-cari nama yang pas karena saat itu kami belum punya nama,” sambung Nicko.

Nicko & Widy (GAZT).

Nama GAZT sendiri diambil dari bahasa Basque, yang artinya muda. “Maksudnya, kami sekian lama bermusik, pengen balik muda lagi dari segi karya, yang seru untuk dinikmati oleh kalangan muda zaman sekarang,” ujar Widy.

Kini GAZT kembali merilis single terbarunya yang berjudul ‘Somedays’. Nicko sendiri yang membuat lagu ini dan menulis aransemen musiknya. Untuk penulisan lirik, Nicko dibantu oleh kawan musisi lamanya, Adhitya Sutadisastra, untuk merangkai kalimat-kalimat yang secara menyeluruh menceritakan tentang konflik yang sedang dihadapi orang-orang. Secara lirik lagu ini mewakili seseorang yang berdoa dan terus berharap bahwa semua permasalahan akan segera mengarah ke yang lebih baik.

Penggarapan dan proses rekaman dilakukan di Kupink Recordings studio milik pribadi Nicko yang berperan sebagai Producer dan Sound Engineer untuk lagu ini. Dikemas dengan warna musik Rock dan berlirik Bahasa Inggris, Nicko mencoba mengambil sisi lembut dari musik Metal yang biasa dimainkannya dan dikolaborasikan dengan genre musik Emo era tahun 2000 awal.

“Untuk genre sih lebih ke Rock, meski ada influence dari genre lain. Karena gue memang lagi mendengarkan banyak genre musik. Saat bikin lagu, biasanya musik yang loe dengerin sedikit banyak mempengaruhi pada musik yang loe buat. Jadi gue eksplor aja dan Alhamdulillah lancar sampai lagu ini selesai,” tutur Nicko.

Widy dan Nicko memilih untuk merilis lagu ini tepat di tengah masalah global Covid-19 ini sebagai pesan untuk semua orang agar tetap positif menghadapinya. Dan GAZT berencana akan terus berkarya untuk merilis mini album pertama mereka di tahun depan. “Tadinya lagu ini kami pilih sebagai single ke-3, tapi melihat kondisi sekarang ini. Karena dari segi lirik, dengan kondisi kami yang sedang dikarantina ini rasanya lebih tepat kalau kami rilis sekarang,” ucap Widy.

“Setiap orang pasti pernah melewati konflik apapun itu dan berharap suatu saat semua akan baik-baik saja. Mungkin contohnya seperti adanya pandemi Covid-19 ini, kita biarkanlah alam beristirahat dulu dari apapun itu yang sudah dilakukan manusia,” tutup Nicko.

Sekarang saatnya kita mendengarkan single ‘Somedays’ dari duo rock ini.

Sumber: Siaran Pers
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Beijing Connection

    Beijing Connection Kembali Lampiaskan Patah Hati Via Single Kedua

    Hanya berselang satu bulan dari single pertama, Beijing Connection kembali mengeluarkan single keduanya. Judulnya panjang, 'Nowadays, Burger is Not My Favo

    on Mar 28, 2021
    For Revenge & Stereo Wall

    For Revenge & Stereo Wall Lebur Energi Emo Via Collab Single 'Jakarta ...

    Dua band yang dikenal sebagai pengusung gaya emo/modern rock, For Revenge dan Stereo Wall berkolaborasi dalam sebuah lagu yang menyatukan energi dan karakt

    on Mar 1, 2021
    Beijing Connection

    Ketakutan Masa Lalu Penyesalan Masa Kini Hantui Single Debut Beijing C...

    Beijing Connection. (Foto: dok. band). Mengusung alternative rock dengan gaya midwest emo, Beijing Connection memantapkan diri mereka dengan merilis single

    on Feb 11, 2021
    Milledenials

    Lewat 'Deny, Denial', Unit Noise Emo Milledenials Beri Output Buat Nan...

    Milledenials. (Foto: dok. Milledenials). Secara klise sering kali disebut pengusung gaya musik Midwest Noise Emo, Milledenials terbentuk dari hubungan asmar

    on Jan 30, 2021