×
×

Search in Mata Mata Musik

SoundCloud Terapkan Sistem Royalti Baru Yang “Ramah” Bagi Artis Indie

Posted on: 03/3/21 at 10:00 am

SoundCloud Terapkan Sistem Royalti Baru Yang "Ramah" Bagi Artis Indie

Isu tentang royalti artis dari platform musik streaming yang kurang adil memang telah lama menjadi perhatian artis-artis dan penggemarnya di kancah industri musik. Sejak pendapatan dari penjualan musik fisik telah bergeser ke musik digital, membuat semakin sulit bagi banyak artis independen untuk mencari nafkah dari rekaman musik. Dan kenyataan itu diperparah karena pandemi yang telah membuat konser-konser diberhentikan total. Menyikapi isu tersebut, SoundCloud kini telah memiliki kebijakan baru, yaitu menyerahkan pendapatan artis ke tangan penggemarnya.

Baca juga: Surat Terbuka Jimmy Page Desak Perusahaan Musik Streaming Beri Royalti Yang Adil

Per 3 Maret 2021, platform musik streaming ini mengumumkan sistem pembayaran royalti baru di mana hasil streaming lagu dari setiap pendengar atau pendapatan iklannya didistribusikan ke artis-artis yang mereka dengarkan.

Dengan royalti yang diberdayakan penggemar, royalti artis akan dibayar berdasarkan kebiasaan mendengarkan sebenarnya dari penggemar. Semakin sering penggemar setia artis mendengarkan musik sang artis, semakin banyak yang dibayarkan ke artis. Model ini menguntungkan artis independen.

Layanan ini tersedia untuk artis independen yang memonetisasi halaman mereka melalui akun Pro tertentu. Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi pembayaran akhir (yang pertama akan diterima pada bulan Mei mendatang), termasuk apakah pendengar memiliki akun langganan, jumlah yang mereka dengarkan untuk satu artis dibandingkan dengan yang lain, dan iklan yang telah mereka dengarkan.

Layanan streaming musik itu juga mengatakan model “royalti berdaya penggemar” tersebut “sama dengan lapangan bermain untuk artis independen yang mengikat pembayaran ke fandom-nya” dan mengklaim sistem tersebut akan memungkinkan artis untuk menumbuhkan hubungan yang lebih dalam dengan penggemar mereka yang paling berdedikasi, dan memberi penggemar itu kesempatan untuk “secara langsung memengaruhi bagaimana artis favorit mereka dibayar”. SoundCloud menambahkan, langkah tersebut terinspirasi oleh respons dan saran dari artis-artis independen.

Michael Weissman, Chief Executive Officer SoundCloud, mengeluarkan pernyataan tentang sistem royalti barunya:

“Banyak orang di industri menginginkan ini selama bertahun-tahun. Kami sangat senang menjadi orang yang membawa ini ke pasar untuk mendukung artis independen dengan lebih baik. SoundCloud diposisikan secara unik untuk menawarkan model baru yang transformatif ini karena hubungan yang kuat antara artis dan penggemar yang terjadi di platform kami”.

Mendistribusikan pendapatan langsung ke artis berdasarkan pendengarnya memecahkan salah satu poin penting dari model “pro rata” tradisional. Seperti yang dilaporkan Music Business Worldwide, para kritikus menunjukkan pengumpulan semua royalti pada layanan seperti Apple Music, Spotify, dan sebelumnya, SoundCloud mengarah ke sebagian dari biaya pelanggan yang dibayarkan kepada artis yang musiknya belum mereka dengarkan. Ini juga memotivasi musisi untuk memainkan sistem untuk mengumpulkan streaming yang paling sering diulang. Beberapa artis, seperti Justin Bieber, bahkan memposting di media sosial sebuah panduan untuk memanipulasi jumlah angka streaming.

Menjelang peluncuran royalti yang diberdayakan penggemar pada tanggal 1 April mendatang, SoundCloud telah membuat situs mikro yang lebih jauh mempromosikan manfaat model royalti baru tersebut. Situs web ini diposisikan sebagai kampanye pendidikan artis, dengan tips untuk membantu musisi mengembangkan karier mereka.

Baca juga: Justin Bieber Ungkapkan Visi & Misi Makna “Justice”, Album Barunya

Sementara SoundCloud meningkatkan reputasinya sebagai platform yang “ramah artis”, Spotify berfokus pada perluasan dominasi pasarnya. Spotify baru-baru ini mengumumkan tingkat audio hi-fi baru dan ekspansi ke 80 pasar baru.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Spotify

    Spotify Menaikkan Harga Berlangganan Premium Beberapa Paketnya!

    Spotify baru saja menaikkan biaya berlangganan untuk beberapa paket premium yang berlaku di sejumlah negara. Yakni di seluruh Inggris Raya dan sebagian Ero

    on Apr 27, 2021
    Aggregator Musik

    Aggregator Musik: Perantara Pendapatan Di Tengah Disrupsi Teknologi

    Lebih dari satu dekade kita telah memasuki era terjadinya inovasi dan perubahan besar-besaran teknologi secara fundamental. Mengubah sistem, tatanan, lansk

    on Apr 15, 2021
    Spotify

    Spotify & Kakao Ent. Kembali Jalin Kerja Sama Setelah Berseteru

    (Foto: Daniel Kalker/picture-alliance/dpa/AP Images). Spotify mengumumkan bahwa perusahaan platform musik digital ini telah mencapai kesepakatan dengan Kaka

    on Mar 12, 2021
    Apple Music

    Petinggi Apple: Tidak Akan Ada Layanan Gratis Apple Music Dengan Siste...

    Sebelumnya telah tersiar kabar di kalangan pengguna bahwa kemungkinan akan ada layanan gratis Apple Music dengan sistem iklan. Sebagian dari para pengguna

    on Feb 27, 2021