×
×

Search in Mata Mata Musik

Soundgarden Tuduh Vicky Cornell Mengunci Semua Akun Medsos Band

Posted on: 04/3/21 at 10:00 am

Soundgarden Tuduh Vicky Cornell Mengunci Semua Akun Medsos Band
Soundgarden (Foto: Kevin Winter) / Vicky Cornell (Foto: Frederick M. Brown).

Drama hukum antara Soundgarden dan Vicky Cornell semakin ricuh. Para legenda grunge tersebut kini telah mengajukan dokumen hukum. Yang menuntut Vicky melepaskan kata sandi (password) akun media sosial band mereka.

Baca juga: Vicky Cornell Vs Soundgarden Episode Selanjutnya Telah Dimulai

Itu hanya insiden terbaru dalam perseteruan yang sedang berlangsung antara Soundgarden dan janda mendiang vokalis Soundgarden, Chris Cornell itu. Pihak band baru-baru ini menuduh Vicky membajak warisan dan profil sosialnya menyusul gugatan terbarunya terhadap Soundgarden atas tawaran pembelian.

Anggota Soundgarden yang masih hidup adalah gitaris Kim Thayil, dramer Matt Cameron, dan bassis Ben Shepherd. Bersama manajer bisnis mereka, Rit Venerus mengajukan surat-surat di Pengadilan Distrik AS negara bagian Washington. Mereka menuduh Vicky Cornell mengunci akses mereka pada akun Facebook, Twitter, Instagram, Vimeo, YouTube, Snapchat, Tumblr, Top Spin, dan Pinterest. Serta situs web resmi Soundgarden, dengan cara mengubah semua kata sandinya.

Pihak band meminta hakim untuk memerintahkan Vicky untuk melepaskan kata sandinya. Atau secara efektif menonaktifkan aktivitas akun dengan pesan yang diposting di semua platform. “Soundgarden telah menangguhkan sementara akun media sosial resminya karena proses pengadilan yang menunggu keputusan”.

Dalam surat-surat pengadilan – seperti yang dilaporkan oleh Billboard – band tersebut menuduh Vicky “menyandera informasi login” setelah perusahaan manajemen mereka, Patriot Management, menyerahkan kata sandi tersebut kepada Vicky setelah gugatan awal tahun 2019-nya.

Menurut pengajuan pengadilan, email bulan Desember 2019 dari Patriot menyatakan bahwa “Vicky (Cornell) sejak itu telah mengubah semua kata sandi media sosial untuk akun band dan enggak akan membagikannya dengan (Patriot) karena dia menginginkan band, dan saya mengutip, ‘menuntut dia untuk mereka'”.

Band tersebut menyatakan bahwa akun media sosialnya berada dalam “keadaan terabaikan”. Mengutip contoh toko resmi Facebook Soundgarden yang enggak aktif dan Twitter-nya yang kehilangan lencana “terverifikasi” birunya.

Gugatan 2019 Terhadap Soundgarden

Pengajuan pengadilan ini dilakukan setelah beberapa kali pertikaian hukum yang berulang-ulang. Dalam gugatan awal pada 9 Desember 2019 tersebut, Vicky Cornell menggugat Soundgarden atas rekaman yang belum dirilis. Doi mengklaim itu adalah demo solo Chris, sementara band menyatakan bahwa itu dimaksudkan untuk album Soundgarden berikutnya. Mereka akhirnya menggugat Vicky pada Mei tahun lalu.

Keadaan menjadi lebih kacau pada bulan Februari tahun ini ketika Vicky kembali menggugat pihak band – dalam kasus terpisah lainnya – atas harga pembelian untuk bagian royalti Chris di band. Doi mengklaim pihak band hanya menawarkan US$ 300.000 untuk bagian Chris. Angka yang doi harapkan seenggaknya sebesar US$ 4 juta, jika enggak lebih.

Kedua belah pihak mengeluarkan pernyataan menyusul gugatan Vicky di bulan Februari. Pihak band menyebut tawaran pembelian yang dia tuntut “sangat disalahartikan” sementara Vicky mengatakan band itu hanya mencari uang.

“Anggapan band bahwa perselisihan ini bukanlah tentang uang bagi mereka adalah absurd dan munafik,” kata Vicky dalam suatu pernyataannya.

Seminggu yang lalu, seorang hakim federal di negara bagian Washington merekomendasikan pengadilan untuk membatalkan dua dari enam klaim Vicky terhadap anggota yang tersisa. Selain itu, Hakim Distrik AS Michelle Peterson mengatakan dalam laporan 19 Maret bahwa tidak ada bukti bahwa band secara tidak benar menahan “ratusan ribu dolar” dari royalti Chris Cornell.

Baca juga: Kim Thayil (Soundgarden): ‘Ratusan’ Band Sukses Menjiplak Alice In Chains

Sidang tentang permintaan hukum terbaru Soundgarden ditetapkan pada 16 April mendatang.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Dave Grohl

    Dave Grohl Merespons Gugatan Model Bayi Sampul Nirvana "Nevermind"

    Nirvana Nevermind (Foto: dok. DGC Records) / Dave Grohl (Foto: Amy Harris). Dave Grohl telah bereaksi terhadap gugatan yang diajukan terhadap Nirvana oleh S

    on Oct 5, 2021
    Nirvana

    30 Tahun Lalu Nirvana Muntahkan "Nevermind" Sebagai 'Game-Changer'

    Nirvana sampul album Nevermind pada tahun 1991 (Foto: Paul Bergen/Redferns). Nirvana Nevermind termasuk dalam deretan album yang telah memainkan peran utama

    on Sep 27, 2021
    Nirvana

    Nirvana "Nevermind" 30th Anniversary Deluxe Edition Siap Diluncurkan

    Sampul Album Nevermind 30th Deluxe Edition. Pada 24 September, beberapa hari lalu bertepatan dengan peringatan 30 tahun momentum dirilisnya album Nevermind

    on Sep 27, 2021
    Nirvana Nevermind

    Pakar Hukum Sebut Gugatan Eksploitasi Seksual "Nevermind": Sembrono

    Nevermind (Foto: via DGC Records), Nirvana (Foto: Gutchie Kojima/Shinko Music/Getty Images). Nevermind masih ramai menjadi topik perbincangan publik. Para p

    on Aug 28, 2021