×
×

Search in Mata Mata Musik

Lagu-lagu Non-Mötley Crüe di The Dirt

Posted on: 03/28/19 at 6:00 pm

Soundtrack The Dirt berisi 14 lagu empat lagu baru dan beberapa lagu lain yang bukan milik Mötley Crüe.

Selain milik Mötley Crüe, album soundtrack The Dirt juga menghadirkan lagu-lagu dari artis-artis seperti Billy Squier, T. Rex dan Kim Wilde yang membantu membangun suasana biopik ini. Berikut adalah ringkasannya.

Cry Behind the Daisies

Lagu soundtrack The Dirt ini dimainkan saat kita dibawa ke rumah masa kecil Nikki Sixx, tetapi sebelum kita diperkenalkan dengan masalah yang ada di dalamnya. Berasal dari The Bronx, The Jaynetts banyak diingat karena lagu hit mereka “Sally Go ‘Round the Roses,” yang menduduki peringkat No. 2 di 1963. Pada saat mereka merekam “Cry Behind the Daisies” setahun kemudian, grup ini hanya terdiri dari satu orang yang bernyanyi di “Sally”—Johnnie Louise Richardson, yang merupakan putri dari produser Zelma “Zell” Saunders—bersama tiga orang lainnya. Meskipun “Cry Behind the Daisies” memiliki bunyi yang mirip dengan lagu hit sebelumnya, lagu ini gagal menangkap imajinasi publik.

Solid Gold Easy Action

Meski hanya punya satu lagu hit besar di AS, “Get It On (Bang a Gong)” dari tahun 1971, di Inggris T. Rex mengantongi 11 lagu yang berturut-turut masuk daftar Top 10 antara “Ride a White Swan” (1970) dan “The Groover” (1973). “Solid Gold Easy Action” terbit menjelang akhir era itu, menempati posisi No. 2 di tahun 1972. Di The Dirt, lagu ini bisa didengar di adegan di mana Nikki Sixx muda memainkan musik rock di kamarnya, yang membuat marah ibunya.

Keep on Knocking

Kekesalan ibunya dengan T. Rex hanya semakin menginspirasi Sixx untuk memutar musik yang lebih keras dan lebih marah. “Keep on Knocking” adalah karya band garage asal Detroit, Death, yang beberapa rekamannya dibiayai oleh Columbia Records. Namun keengganan Death untuk mengubah namanya menyebabkan label tersebut menarik penawarannya setelah hanya tujuh lagu yang diselesaikan. Death menemukan kembali versi masternya dan melakukan pressing 500 salinan single “Politicians in My Eyes” / “Keep on Knocking,” dan merilisnya secara independen di tahun 1976. Sesi-sesi itu akhirnya dirilis di tahun 2009 sebagai … For the Whole World to See.

Baca Juga: Industri Musik Inggris Kantongi $1,1 Miliar Berkat Streaming

Close Enough

Gary Charlson adalah penyanyi power pop dari Kansas City yang terkenal kurus dan memakai dasi, yang dibesut oleh label rekaman lokal Titan, yang beroperasi dari 1978-1981. “Close Enough” direkam di bulan Juni 1979 tetapi tetap tidak dirilis hingga 2008, saat lagu ini beserta enam lagu Charlson lainnya muncul di Titan: It’s All Pop, sebuah album kompilasi dari label penerbitan ulang yang berbasis di Chicago, Numero Group. Lagu ini pertama kali didengar saat kita bertemu drumer Tommy Lee di kamar kecilnya yang dipenuhi poster.

Total Insanity

Kompilasi lainnya dari Numero Group, Buttons: From Champaign to Chicago (2012), mendokumentasikan lagu-lagu indie power pop yang tersembunyi dari Illinois. Salah satu lagu yang ditemukan di koleksi ini, “Total Insanity” karya The Kind, menjadi soundtrack pertemuan pertama Lee dan Sixx. Lagu ini dirilis di Three-Sixty Records pada tahun 1981.

Chequered Love

Kim Wilde menghadirkan bunyi New Wave klasik di single debutnya dari tahun 1981, “Kids in America,” yang diputar saat Lee meminta Vince Neil untuk bergabung dengan bandnya. Lagu ini menduduki peringkat No. 25 di AS dan meraih No. 2 di Britania Raya. Meskipun lagu lanjutannya, “Chequered Love,” menampilkan paduan synth-pop dan gitar renyah yang sama menariknya, lagu yang akhirnya menjadi soundtrack The Dirt ini gagal menembus tangga lagu AS, meskipun masih masuk dalam deretan Top 10 di banyak negara lainnya.

Baca Juga: 26 Maret Resmi Dinyatakan Sebagai ‘Diana Ross Day’ di LA

A Night of Love

Dengan gitar akustik dan penyanyi latar wanita yang ditempatkan tinggi di mix ini, “A Night of Love” karya Jimmy Carter and the Dallas County Green akan pantas-pantas saja diputar di radio di masa kejayaan country-rock di pertengahan tahun ’70-an. Delapan lagu yang direkam oleh penulis asal barat daya Missouri ini di tahun 1977 dan dirilis sebagai Summer Brings the Sunshine diterbitkan ulang oleh Numero Group di 2016. Lagu ini dimainkan saat Vince Neil membagikan interlude romantis dengan kekasihnya dan memutuskan untuk bergabung dengan Mötley Crüe.

Go Go Getter

Karya power-pop lainnya yang pernah hilang yang digunakan di The Dirt adalah “Go Go Getter” karya The Colors asal New York. Diskografi mereka berisi beberapa EP dan album eponim di tahun 1982 yang diproduseri oleh drumer Blondie Clem Burke di mana “Go Go Getter” bisa ditemukan. Bassist Robert Vickers kemudian bergabung dengan band indie-rock dari Australia, The Go-Betweens. Lagu ini terdengar saat Mötley Crüe bertemu dengan pejabat A&R, Tom Zutaut, yang dengan sopan menolak ‘kejutan’ yang telah menantinya di bawah meja.

Philosophy

Ini adalah lagu yang mengiringi pesta band setelah menandatangi kontrak dengan label rekaman, yang dihadiri oleh David Lee Roth. Berada di bawah naungan label Yorkville dari Toronto, Heat Exchange adalh band hard-rock progressive yang merilis tiga single di 1973 sebelum bubar. “Philosophy” adalah B-side dari single terakhir, “She Made Me All Alone.” Keenam lagu itu, plus empat lainnya, dikompilasi dan dirilis sebagai Reminiscence di 2017.

Baca Juga: Avail Reuni Setelah Lebih Dari 10 Tahun!

Hot Rock and Thunder

Tak lama setelah bertemu dengan Zutaut—dan sesaat sebelum tampil sebagai pembuka di konser Ozzy Osbourne—Neil bercumbu dengan pacar sang eksekutif label dengan diiringi lagu Golaith “Hot Rock and Thunder.” Didirikan di Terre Haute, Indiana, oleh kakak-beradik Steve dan Bill Peterson, Goliath pindah ke Louisville di awal tahun ’70-an, mengasah bakat mereka sebagai staf penulis di perusahaan penerbitan lokal. Mereka akhirnya berkesempatan merilis album mereka di label The Bridges. “Hot Rock and Thunder” menjadi lagu utamanya, salah satu dari tujuh lagu yang direkam untuk proyek ini. Lagu ini dirilis ulang oleh Numero Group di 2015.

Man on the Moon

Sementara Jonathan Elias dan John Petersen bukan nama asli mereka, komposisi mereka “Man on the Moon” pastinya dikenal siapa saja yang besar di tahun ’80-an. Ini adalah lagu power-chord heavy yang digunakan MTV di masa-masa awalnya.

Big Money

Di akhir tahun 70-an, Liquid Blue merilis lagu disco berjudul “Ain’t That What You Want,” tetapi delapan lagu yang ditemukan di album kompilasi mereka tahun 2013, Liquid Gold, menonjolkan pengaruh rock mereka. “Big Money” menjadi titik tengahnya, dengan nuansa soul Hall & Oates awal di verse-nya dan beberapa ciri khas Steely Dan di era Can’t Buy a Thrill dengan harmoni di bagian chorus-nya. Lagu ini dimainkan di pesta rumah di mana Lee bertemu dengan calon istrinya, bintang TV Heather Locklear.

Baca Juga: The Recording Academy Majukan Grammy Awards 2020?

I Can’t Wait

“I Can’t Wait” pertama kali muncul di album kedua Nu Shooz, That’s Right, di tahun 1985. Lagu ini gagal tenar sebagai single kecuali di kota asal mereka di Portland, tetapi remix lagu ini pernah dibuat di Belanda dan menjadi lagu yang populer di Eropa. Lagu ini kemudian dimasukkan ke album mereka berikutnya, Poolside (1986), dan meraih peringkat No. 3 di AS dan memuncaki tangga lagu dance. Lagu lanjutannya, “Point of No Return,” hanya menembus posisi No. 28. Neil dan temannya, Razzle, sedang menikmati lagu ini sambil meminum bir, tepat sebelum kecelakaan mobil tragis yang merenggut nyawa drumer Hanoi Rocks tersebut.

Live Wire – Meghan Kabir

Di adegan di mana Nikki Sixx mengonsumsi heroin, versi “Live Wire” dari Motley Crue terdengar. Penyanyi aslinya yaitu Meghan Kabir, seorang penulis lagu yang berbasis di Nashville yang, dikreditkan sebagai Shahnaz (nama tengahnya), menjadi penyanyi cadangan di album Sixx A.M., This Is Gonna Hurt. Dia juga pernah berkolaborasi di materi lagu-lagu milik Kelly Clarkson, Cassadee Pope dan Selena Gomez.

You Can’t Put Your Arms Around a Memory – Johnny Thunders

Setelah Sixx mengalami overdosis yang hampir fatal, soundtrack-nya menggunakan lagu dari salah satu pecandu rock yang paling terkenal, mantan gitaris New York Dolls, Johnny Thunders. “You Can’t Put Your Arms Around a Memory” ditemukan di album solonya dari tahun 1978, So Alone. Lagu ini semakin populer saat Guns N’ Roses meng-cover lagu ini di “The Spaghetti Incident?” dalam versi yang menampilkan semua instrumen yang dimainkan oleh Duff McKagan.

*Artikel tentang soundtrack The Dirt non Motley Crue ini pertama kali ditulis oleh Dave Lifton dan Matthew Wilkening (Ultimate Classic Rock)

Keterangan Foto Utama: Sampul lagu-lagu yang turut mengisi biopik Mötley Crüe di Netflix, The Dirt atau soundtrack The Dirt. (Foto: Netflix / Numero Group / Capitol / Atlantic / Ariola / Drag City / Out-Sider / Resnik Music Group / HDM Music)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Mötley Crüe

Mötley Crüe Promosikan Petisi Online yang Tuntut Mereka Reuni

Baru pada bulan Desember 2015 lalu band metal legendaris Mötley Crüe menggelar pertunjukan “terakhir” mereka di Los Angeles, dalam rangka menutup tur b

on Nov 18, 2019
Bring Me The Horizon

Bring Me The Horizon Rilis Video Musik “Ludens”

Setelah meluncurkan lagu baru mereka “Ludens” minggu lalu, Bring Me The Horizon sekarang menghadirkan video resmi untuk lagu tersebut—yang diambil dari s

on Nov 12, 2019
lauryn hill

Lauryn Hill Segera Rilis Lagu Solo Pertama dalam 5 Tahun

Lagu baru Lauryn Hill akan muncul di soundtrack Queen & Slim, film baru karya Melina Matsoukas dan Lena Waithe. Hill—mantan anggota trio hip-hop ’90

on Oct 16, 2019
justice rick and morty

2 Lagu Justice Muncul di Trailer Season 4 Rick and Morty

“Genesis” dan “Stress” dari album debut Justice muncul di trailer untuk Season 4 seri Rick and Morty. Baca juga: Film Live Justice Akan Tayang di Bi

on Oct 8, 2019