×
×

Search in Mata Mata Musik

Spotify & Amazon Music Ajukan Banding Atas Putusan CBR!

Perusahaan layanan pemutar ini mengajukan banding atas putusan dari Copyright Royalty Board Amerika Serikat. 

Oleh: Elizabeth Aubrey. (NME)

Spotify dan Amazon Music terlibat dalam pertikaian baru dengan artis-artis setelah keduanya mengajukan banding terhadap putusan baru dari Dewan Royalti Hak Cipta Amerika Serikat (Copyright Royalty Board atau CRB).

Baca Juga: Spotify Rilis Cosmic Playlist!

Putusan itu, yang setuju untuk meningkatkan tarif royalti streaming untuk para artis sebesar 44%, ditolak pada awal minggu ini oleh Spotify dan Amazon Music, sebuah langkah yang disebut Asosiasi Penerbit Musik Nasional (National Music Publishers Association/NMPA) “memalukan” dan sama saja dengan “menggugat penulis lagu.”

Sebagaimana dilaporkan di Music Business Worldwide, putusan awal menyatakan bahwa streaming berlangganan berdasarkan permintaan akan naik sebesar 44% selama lima tahun ke depan. Sementara Spotify dan Amazon Music telah mengajukan banding atas keputusan tersebut, Apple Music belum melakukannya; sementara itu, Pandora dan Google telah meminta CRB untuk meninjau kembali keputusannya.

Baca beberapa reaksi terhadap berita tersebut berikut ini! 

View this post on Instagram

#fuckspotify #fuckamazon

A post shared by Micah Nelson (@particlekid) on

Pernyataan resmi dari NMPA menegaskan, “kesejahteraan bagi penulis lagu ini sekarang dalam bahaya.” Presiden dan CEO NMPA, David Israelite, melanjutkan: “Saat Undang-Undang [Modernisasi] Musik menjadi peraturan, ada harapan undang-undang ini menandakan hari baru bagi peningkatan hubungan antara layanan musik digital dan penulis lagu.

Baca Juga: SoundCloud Luncurkan Alat Distribusi Digital Terbaru

“Harapan itu padam saat Spotify dan Amazon memutuskan untuk menggugat penulis lagu dalam upaya yang memalukan untuk memotong pembayaran mereka sebesar hampir sepertiga… Penetapan final Dewan Royalti Hak Cipta (CRB) hanya memberi penulis lagu kenaikan tarif kedua mereka dalam lebih dari 110 tahun.

“Alih-alih menerima keputusan CRB yang masih menghargai lagu-lagu kurang dari nilai pasar wajar mereka, Spotify dan Amazon menyatakan perang terhadap komunitas penulis lagu dengan mengajukan banding atas keputusan itu… Tidak ada langkah hubungan masyarakat yang tidak meyakinkan atau tidak berarti seperti mengadakan pesta atau membeli papan iklan yang mengucapkan selamat atau menyebut penulis lagu ‘jenius’ yang bisa menyembunyikan fakta bahwa perusahaan teknologi ini tidak menghormati atau menghargai para penulis lagu yang membuat bisnis mereka sukses.”

Dia lanjut berterima kasih kepada Apple Music karena tidak mengajukan banding atas keputusan tersebut sebelum menambahkan bahwa organisasinya “akan melawan dengan setiap sumber daya yang ada untuk melindungi keputusan CRB.”

Dalam pernyataan bersama, Google, Pandora dan Spotify mengatakan: “Dewan Royalti Hak Cipta (CRB), dalam keputusan terpisah, baru-baru ini mengeluarkan tarif undang-undang mekanis AS dengan cara yang menimbulkan perhatian prosedural dan substansif yang serius.

“Jika dibiarkan, keputusan CRB membahayakan lisensi musik maupun pemilik hak cipta. Karenanya, kami meminta Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit D.C untuk meninjau kembali keputusan tersebut.”

Tahun lalu, terungkap bahwa Taylor Swift menandatangani kontrak dengan Universal Music Group, yang juga memperoleh uang untuk musisi lain dari Spotify.

Setelah berbulan-bulan dihantui spekulasi industri, Swift mengumumkan kontrak rekaman untuk beberapa tahun dengan Republic Records dan Universal Music Group (UMG).

Beberapa rumor mengatakan bahwa artis yang sudah mengantongi 10 piala Grammy ini akan menandatangani kesepakatan distribusi langsung dengan raksasa streaming musik, Spotify. Justru, Swift berhasil menegosiasikan kesepakatan yang datang dengan ketentuan yang unik—bahwa penjualan saham Spotify di UMG menghasilkan uang bagi artis-artis asuhan mereka.

Keterangan Foto Utama: Layanan streaming musik. (Foto: Google Images)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Spotify Lite Diluncurkan di 36 Negara, Termasuk Indonesia

Spotify Lite Diluncurkan Untuk Pengguna Android di 36 Negara, Termasuk...

Spotify Lite merupakan sebuah alternatif untuk menghemat data, penyimpanan, dan baterai dari layanan streaming musik Spotify. Dengan hanya 10 MB, pengguna lebi

on Jul 13, 2019
Melon

Beberapa Situs Musik Korea Rilis Pernyataan Terkait Isu Royalti Melon

Melon, layanan musik online asal Korea, dicurigai melakukan penggelapan royalti lewat label musik palsu bernama LS Music. Baca Juga: Royalti “Bitter Sweet

on Jul 11, 2019
Apple Music Rilis 16 Mix DJ Eksklusif

Apple Music Rilis 16 Mix DJ Eksklusif

Meski bulan Pride sudah berlalu, layanan streaming ini masih bersemangat rayakan bulan khusus komunitas LGBTQ+ ini. Apple Music terus merayakan Gay Pride de

on Jul 10, 2019
Soundcloud Ajak Artis Spotify Gabung Layanan Distribusinya-1

SoundCloud Ajak Artis Spotify Gabung Layanan Distribusinya

Repost Network SoundCloud menyediakan layanan distribusi, perlindungan konten, dan pemasaran untuk membantu artis mengembangkan karier mereka. SoundCloud ha

on Jul 8, 2019