×
×

Search in Mata Mata Musik

Studi Baru: Pop 1980an & Heavy Metal Mampu Menurunkan Tekanan Darah & Anxiety

Posted on: 02/19/21 at 11:00 am

Studi Baru: Pop 1980-an & Heavy Metal Mampu Menurunkan Tekanan Darah & Anxiety
Pet Shop Boys (Foto: via CoS), Megadeth (Foto: David Brendan Hall).

Kalau lo sedang mengalami stres, mungkin salah satu cara ampuh untuk menghilangkannya atau paling enggak, meminimalisirnya adalah dengan mendengarkan lagu-lagu kesukaan kita. Tetapi menurut suatu studi baru-baru ini, musik pop era 1980-an dan heavy metal adalah dua genre musik terbaik untuk didengarkan dalam usaha untuk mengurangi tekanan darah, detak jantung, dan kecemasan.

Baca juga: Goodnight Electric “Misteria”: Gelora Melodi Gelap Synth-Pop Ekstravaganza

Perusahaan restorasi rambut asal Turki, Klinik Vera, dalam upayanya untuk melihat hubungan antara musik, stres, dan rambut rontok, mereka telah melakukan penelitian terhadap 1.540 orang. Para relawan, berusia 18-65 tahun, mendengarkan berbagai playlist alias daftar putar di Spotify saat mereka menyelesaikan tes non-verbal yang dirancang untuk menghasilkan tingkat stres yang rendah.

Hasilnya menunjukkan bahwa playlist soundtrack untuk acara TV Inggris It’s a Sin, yang sebagian besar berisi lagu hits tahun 1980-an, adalah yang terbaik dalam mengurangi stres, karena rata-rata responden mengalami penurunan detak jantung sebesar 36 persen, sementara 96 ​​persen di antaranya mengalami penurunan tekanan darah. Playlist yang berjudul “Heavy Metal Classics” menghasilkan penurunan detak jantung rata-rata 18 persen, sementara 89 persen responden melihat tekanan darah mereka menurun.

Di ujung spektrum yang berlawanan, musik techno adalah yang paling buruk dalam mengurangi stres. Faktanya, mendengarkan techno meningkatkan detak jantung rata-rata tujuh persen, dengan 78 persen responden menunjukkan peningkatan tekanan darah.

Dokter Ömer Avlanmış, yang melakukan penelitian untuk Klinik Vera, menjelaskan: “Hasilnya mungkin tampak mengejutkan pada pemeriksaan pertama, tetapi secara medis sangat masuk akal. Lagu pop tahun 1980-an dapat memiliki nostalgia positif yang melekat pada mereka bagi banyak orang, dan suaranya yang ceria dan seperti pesta dapat mendorong pelepasan endorfin dan serotonin di otak, keduanya meningkatkan perasaan bahagia dan tenang”.

Doi lanjut menambahkan, “Dalam hal heavy metal, saya mengamati bahwa musik yang marah dapat membantu pendengar memproses perasaan mereka dan sebagai hasilnya, mereka akan menjadi lebih bahagia”.

Meskipun heavy metal dapat mengurangi tingkat stres, ternyata itu bukan musik teraman untuk didengarkan saat mengoperasikan kendaraan. Suatu studi tahun 2019 menunjukkan bahwa mendengarkan heavy metal di dalam mobil menyebabkan peningkatan mengemudi yang enggak menentu dibandingkan dengan lagu-lagu yang lebih lembut. Jelas, karena meningkatkan adrenalin.

Lihat hasil lengkap studi Klinik Vera tentang bagaimana berbagai genre musik memengaruhi tekanan darah dan detak jantung di bawah ini.

Baca juga: MataMata Musik: Top 20 Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik Tahun 2020

Berbahagialah kalian, para penggemar Pet Shop Boys atau Megadeth, kalian punya obat stres manjur.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    kehlani

    Kehlani Suguhkan Pop R&B Segar Via Lagu 'Altar' Dari Album Mendatang

    Kehlani (Foto: Brianna Alysse). Tiap ketukan dram yang terdengar renyah diiringi synthsizer dan gitar yang turut membangun nuansa lagu. Sampailah di penggal

    on Sep 16, 2021
    Nattmaran

    Nattmaran, Band NWOBHM Lintas Indonesia-Swedia-Jepang Rilis Album

    Formasi Nattmaran, gabungan personil antar 3 negara Berterimakasihlah kepada kemudahan yang dipersembahkan oleh teknologi kepada seluruh umat manusia. Setid

    on Sep 16, 2021
    Mike Patton

    Mike Patton Batalkan Tur Faith No More Karena Isu Kesehatan Mental

    Foto: dok. Mike Patton. Mike Patton baru-baru ini mengumumkan pembatalan sebagian tanggal turnya yang akan datang dengan Faith No More dan Mr. Bungle. Sang

    on Sep 15, 2021
    Khemmis

    Khemmis Kembali Via MV 'Living Pyre' Dari "Deceiver", Album Mendatang

    Khemmis 2021 (Foto: dok. Nuclear Blast). Khemmis, pengibar doom metal kelahiran Denver, Colorado, Amerika Serikat ini mempersiapkan comeback mereka yang tel

    on Sep 12, 2021