×
×

Search in Mata Mata Musik

Taking Back Sunday – Louder Now

Posted on: 04/30/18 at 4:58 pm

Di album ketiganya, Taking Back Sunday semakin berani mengambil risiko, meski hasilnya tidak sepenuhnya berhasil.

Oleh: Scott Heisel. (ALTPRESS)

Taking Back Sunday, Projekt Revolution tour di Mansfield, Massachusetts, 24 Agustus 2007. (Foto: Debs/Wikipedia)

Kalau Anda rajin mengikuti berita musik, Anda pasti tahu semua kabar tentang hampir bubarnya Taking Back Sunday dan perpecahan band ini, dengan keluarnya vokalis/gitaris John Nolan dan bassist Shaun Cooper yang mendirikan Straylight Run. Tapi yang mungkin tidak Anda ketahui adalah band lain yang ikut terseret dalam kekacauan ini: band emo-rock Philadelphia yang terlalu diremehkan, Breaking Pangea. Drumer BP Will Noon menjadi personil Camp Straylight, dan vokalis/gitaris Fred Mascherino direkrut oleh TBS. Dan sementara Where You Want To Be yang rilis di tahun 2004 menandai awal mula Mascherino sebagai debutan, Louder Now dengan mantap menjadi album miliknya, karena sangat jelas setelah hanya beberapa saat, dia kini menjadi suara penulisan lagu yang dominan di band ini.

Tentunya, ini bukan berarti suara-suara dari empat personil TBS lainnya—vokalis Adam Lazzara, gitaris Eddie Reyes, bassist Matt Rubano dan drumer Mark O’Connell—tidak terdengar lagi. Single pertama Louder Now, “Make Damn Sure,” berbau estetika musik pemicu amarah yang menjadikan TBS terkenal, dan lagu ballad akustik “Divine Intervention” (meskipun terdengar seperti lagu tenang Brand New) tidak diragukan lagi akan menggeser “New American Classic” milik Want To Be sebagai lagu dansa lambat baru favorit Anda. Tetapi untuk sebagian besar, gaya penulisan Mascherino yang lebih dewasa lebih menonjol. “Up Against (Blackout)” terdengar seperti lagu Breaking Pangea yang belum pernah dirilis; lagu penutup album, “I Let Let You Live,” mengingatkan pada lagu berdurasi 11 menit setengah dari BP, “Turning”; dan lirik untuk chorus “My Blue Heaven” sebenarnya diangkat langsung dari lagu BP “Wedding Dress.” Ironisnya, mereka juga menginspirasi beberapa vokal Lazzara yang paling kuat dan bersemangat di album ini.

Terkait lirik, lirik Lazzara—yang cenderung lebih bernarasi ketimbang di album terakhir—sama randomnya di album ini seperti pada album sebelumnya. Untuk setiap lagu bagus, seperti “Liar (It Takes One To Know One)” yang terinspirasi dari The Police—yang jelas menjadi lagu terbaik di Louder Now—ada pengisi verbal dari “Twenty-Twenty Surgery” atau “Miami,” yang keduanya menderita sindrom “Mari ulangi judul lagu berkali-kali untuk chorus-nya.” (“Miami” berisi elemen-elemen kuat yang berlawanan dari teatrikal gitar Eddie Van Halen yang tidak pada tempatnya.) Lagu-lagu midtempo seperti ini adalah di mana album ini menjadi goyah, dan ini menjadi lebih jelas saat TBS ‘memaksa’ di lagu “Spin” (yang terdengar seperti Circa Survive yang lebih gamblang dan dipercepat) atau “Error Operator” (yang direkam ulang dari soundtrack Fantastic Four). TBS cocok ketika mereka melaju cepat atau melambat; menggerutu di sela-sela lagu lah yang membuat album ini tidak sebagus semestinya.

Tetapi meskipun TBS belum menguasai seni mengambil titik tengah, mereka masih berani mengambil lompatan besar dalam bermusik di album ketiga mereka. Orang-orang mungkin bertanya-tanya bakal seperti apa suara band ini kalau Mascherino tidak pernah menggantikan Nolan; orang-orang itu adalah penggemar musik yang setara dengan mereka yang masuk perguruan tinggi, hanya untuk kembali ke setiap pertandingan sepak bola di sekolah menengah pada musim gugur berikutnya untuk menghidupkan kembali “tahun-tahun kejayaan” mereka, hanya karena mereka terlalu takut untuk memperluas wawasan mereka. Taking Back Sunday harus dipuji, bukan hanya karena memilih untuk tidak mengulangi pekerjaan lama mereka, tetapi karena benar-benar mencoba untuk berkembang secara artistik – dan mereka sebagian besar berhasil.

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Ulasan Album: Grayscale-Diskoteq

Diskoteq, pertama mengetahui mereka lewat seorang teman. Dalam bayangan saya, Diskoteq adalah band elektronic disco yang sarat dengan keribetan perkabelan sana

on Aug 20, 2019
Ulasan Album" The Sailor-Rich Brian

Ulasan Album: The Sailor-Rich Brian

Rich Brian atau Brian Imanuel Soewarno di tahun ke-19 hidupnya; melepas ‘Chigga’-nya dan tidak lagi mencari kontroversi demi jumlah klik di Youtube. Ol

on Aug 14, 2019
Duara

Flights Of Imagination - Duara

Imajinasi manis Duara! Baca Juga: Setelah Rilis EP, Duara Rencanakan Mini Tur ke Inggris Oleh: Amien. Tidak sengaja menemukan nama mereka di sebuah arti

on Aug 6, 2019
Kausa

Corvus Corvidae - Kausa

Sang Gagak datang untuk membakar semangat mereka yang lemah. Baca Juga: Synchronize Umumkan Daftar Line Up Gelombang Pertama Oleh: Amien. Beberapa bulan

on Jul 29, 2019