×
×

Search in Mata Mata Musik

Tanpa Neil Peart, Alex Lifeson (Rush) Kehilangan Motivasi Bermain Musik

Posted on: 06/3/20 at 9:00 am

Rush (Neil Peart, Geddy Lee, and Alex Lifeson).
Rush (Neil Peart, Geddy Lee, and Alex Lifeson).

Minggu depan menandakan enam bulan sejak kematian dramer legendaris Rush yang mendapat predikat sebagai dramer terbaik dunia, Neil Peart. Sang gitaris band pionir progressive rock ini, Alex Lifeson mengaku hingga kini masih kesulitan untuk kembali bermain musik. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, dia tidak hanya membahas tentang permainan gitarnya, tetapi dia juga mengungkapkan bahwa saat ini dia menjadi sedikit kehilangan “motivasi” untuk menciptakan lagu baru.

“Sudah sulit,” ujar Alex Lifeson baru-baru ini mengakui keresahannya kepada program radio olahraga Talkin ‘Golf (via Rolling Stone). “Setelah Neil (Peart) meninggal pada Januari lalu, saya menjadi jarang bermain gitar. Saya hanya tidak merasa ‘terinspirasi dan termotivasi’ lagi!”.

Para penggemar Rush pun bertanya-tanya apakah anggota yang masih hidup akan lanjut tanpa Neil Peart, tetapi kalaupun iya, sepertinya itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

“Saya tidak tahu apakah ada motivasi untuk kami melakukan sesuatu sekarang,” kata Alex Lifeson. “Kami tentu bangga dengan rekam jejak kami, dan kami masih mencintai musik. Tapi sekarang berbeda”.

Gitaris berusia 66 tahun ini menyamakan pikirannya dengan yang dia miliki beberapa saat setelah anak perempuan dan istri Neil Peart meninggal hanya beberapa bulan di akhir tahun 1990-an.

“Aku benar-benar tidak bermain musik lagi selama sekitar satu tahun (setelah kejadian itu),” kenangnya. “Aku hanya tidak merasakannya di hatiku sekarang. Setiap kali saya mengambil gitar, saya hanya bermain-main tanpa tujuan dan meletakkannya setelah 10 menit”.

Pada bulan Mei, Rush merayakan peringatan 40 tahun album epik nan klasiknya, Permanent Waves dengan me-reissue albumnya dalam format fisik edisi super deluxe yang dikemas dengan materi bonus. Bulan lalu juga seharusnya digelar konser spesial tribute untuk Neil Peart di kampung halamannya, tetapi dimundurkan ke tanggal 17 Oktober karena pandemi virus Corona. Sejak wafatnya, dramer yang menjadi panutan dramer di seluruh dunia ini telah dikenang oleh banyak musisi, mulai dari Dave Grohl, Danny Carry (Tool), Mike Portnoy hingga Toronto Blue Jays.

Rush bubar pada tahun 2015, tetapi tidak pernah memberi tahu siapa pun alias ada pengumuman secara resmi sampai tiga tahun kemudian.

“Kami tidak punya rencana untuk tur atau rekaman lagi,” kata Alex Lifeson saat itu. “Kami pada dasarnya sudah selesai. Setelah 41 tahun, kami merasa sudah cukup”.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Neil Peart

Drum Set Klasik Peninggalan Alm. Neil Peart (Rush) Dilelang Bernilai R...

Neil Peart dan dram Chrome Slingerland andalannya. (Foto: via Bonhams). Dramer band progressive rock legendaris Rush, Neil Peart, meninggal pada awal tahun

on Nov 24, 2020
12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Terbaik

12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Secara Social Distancing Terbaik

Tahun 2020 memang penuh tragedi dan menyebalkan tentunya, terutama sejak dimulainya pandemi Covid-19 alias Kopad-Kopid Kagak Jelas ini, di mana seluruh sek

on Nov 23, 2020
MIRROR

Persetan Video Mirip Gisel, Band Prog-Rock Aditya Mukti, MIRROR Keren!

Ide membentuk Mirror berawal dari gitaris Tri Ramadhi Kurnia alias Donnie dan dramer Alejandro Saksakame alias Cito, yang juga merupakan personil band alte

on Nov 9, 2020
Hagara

Kuintet Post Rocker Hagara Kembali Dengan Single 'Khayat' Yang 'Proggy...

Hagara. Setelah berhasil merilis EP perdana mereka yang bertajuk BARAKA pada bulan Juli lalu, Hagara, band post-rock yang berunsur progressive rock asal Jak

on Nov 1, 2020