×
×

Search in Mata Mata Musik

Taylor Swift Boleh Bawakan Lagu Lamanya di AMA 2019

Posted on: 11/19/19 at 1:42 pm

Taylor Swift kini mendapat lampu hijau untuk menyanyikan “Shake It Off” dan lagu-lagu hit lamanya di pagelaran American Music Awards (AMA) 2019 yang akan berlangsung hari Minggu besok, setelah bekas label rekamannya mundur dari perselisihan panas yang dibuka Taylor pekan lalu.

Seperti dilaporkan sebelumnya, Taylor mengeklaim pemilik baru mantan label musiknya, Big Machine, melarangnya membawakan musik dari lima album pertamanya di AMA, di mana dia akan menerima penghargaan Artist of the Decade.

Baca juga: Perseteruan Scooter Braun & Taylor Swift Hadirkan Kejutan Baru

Perselisihan ini memicu perbincangan sengit di media sosial dan menyeret beberapa politisi AS termasuk Senator Elizabeth Warren dan anggota kongres Alexandria Ocasio-Cortez, yang mengkritik perusahaan ekuitas swasta yang menyokong Big Machine.

Taylor menyalahkan Scott Borchetta (co-founder Big Machine) dan Scooter Braun, manajer musik yang juga pemilik Ithaca Holdings, perusahaan yang membeli Big Machine tahun lalu senilai $300 juta, atas pelarangan penggunaan musiknya.

“Saya khususnya meminta bantuan dari Carlyle Group, yang menyiapkan uang untuk penjualan musik saya,” kata Taylor, merujuk pada perusahaan investasi besar yang membantu mendanai pembelian label.

Hari Senin kemarin (18/11), Big Machine mengatakan dalam sebuah pernyataan, kedua belah pihak “telah mencapai kesepakatan tentang perjanjian lisensi yang menyetujui penampilan artis dapat diputar setelah acara dan disiarkan kembali pada platform yang disepakati bersama.”

Membantah klaim Taylor, Big Machine menyatakan pada TMZ: “Faktanya, kami tidak punya hak untuk melarangnya tampil live di mana pun.” Namun, perusahaan tidak menjelaskan apakah pihaknya berusaha mencegah Taylor membawakan lagu-lagu lamanya seperti “Shake It Off,” “Mean” atau “We Are Never Ever Getting Back Together.”

Baca juga: Selena Gomez Bela Taylor Swift dalam Kasus Perselisihan Musiknya

Dalam pernyataannya, Big Machine menambahkan: “Perlu diketahui, artis rekaman tidak perlu persetujuan label untuk tampil live di televisi atau acara live lainnya.”

Setelah perselisihan ini mencuat ke publik, Elizabeth Warren—kandidat terdepan untuk calon presiden AS 2020 dari Partai Demokrat—dan Alexandria Ocasio-Cortez ikut menyerang Carlyle Group di media sosial.

“Sayangnya, Taylor Swift adalah salah satu dari banyak artis yang karyanya terancam oleh perusahaan ekuitas swasta. Mereka semakin banyak meraup pundi-pundi dari ekonomi kita, menyebabkan hilangnya pekerjaan dan menghancurkan industri. Sudah waktunya kita mengendalikan perusahaan ekuitas swasta – dan saya punya rencana untuk itu,” tulis Warren di Twitter.

Ocasio-Cortez mengungkapkan pesan serupa: “Praktik predator perusahaan ekuitas swasta secara aktif merugikan jutaan warga Amerika. Pembelian terutang mereka telah menghancurkan kehidupan pekerja ritel di [AS], menghapus 1 juta lebih pekerjaan. Sekarang mereka menyandera musik Taylor Swift,” tulisnya di Twitter. “Mereka harus dikendalikan.”

Meskipun Taylor sekarang bisa membawakan karya lamanya, masa depan film dokumenternya di Netflix masih diragukan. Menurut pengakuan Taylor, dia tidak diperbolehkan menggunakan musik lamanya di film.

Baca juga: Taylor Swift Dilarang Nyanyi Lagu Lamanya di AMA 2019

Taylor bergabung dengan Big Machine saat masih berusia 15 tahun. Menurut Variety, katalog musiknya baru-baru ini menyumbang 80 persen dari pendapatan label tersebut. Tahun depan, Taylor berencana memulai proses rekaman ulang semua album lamanya untuk mendapatkan kembali kendali atas katalognya.

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Mahen

Mahen Bahas Toxic Relationship Melalui 'Datang Untuk Pergi', Single Ke...

Mahen. Siapa nggak kenal Mahen, penyanyi muda ini terbilang sukses di awal kemunculannya di dunia musik Indonesia. Namanya mulai dikenal publik setelah doi

on Sep 22, 2020
Rita Efendi & Damon Koeswoyo

Rita Efendy dan Damon Koeswoyo Hidupkan Kembali Lagu Klasik 'Cinta Tla...

Rita Efendy dan Damon Koeswoyo. Melihat dua orang di dalam foto di atas, yakni Rita Efendy dan Damon Koeswoyo memang merupakan dua sosok yang sama sekali be

on Sep 22, 2020
Floyd

Unit Shoegaze Pop, FLOYD Serukan 'Bunuh TV Mu' Lewat Single Ketiganya

Cover single Floyd 'Bunuh TV Mu'. Jakarta memiliki unit shoegaze pop baru bernama FLOYD, mereka baru saja merilis single ketiga berjudul 'Bunuh TV Mu'. Mesk

on Sep 20, 2020
Lady Gaga

Saat Debutkan MV '911', Lady Gaga Ungkap Lagu Tentang Kesehatan Mental...

Lady Gaga dalam MV '911'. (Foto: via YouTube). Lady Gaga baru saja menayangkan secara perdana MV (Music Video) baru yang epik untuk single '911' dari album

on Sep 19, 2020