×
×

Search in Mata Mata Musik

Taylor Swift Dikritik Oleh Ihsahn (Emperor) Karena Cover Artwork Yang Mirip

Posted on: 07/27/20 at 9:00 am

Taylor Swift Dikritik Oleh Ihsahn (Emperor) Karena Cover Artwork Yang Mirip
Taylor Swift dan Ihsahn (Emperor).

Setelah Taylor Swift mengumumkan album barunya, Folklore yang dirilis secara mendadak pada hari Kamis lalu, banyak penggemar metal alias metalhead yang menunjukkan kesamaan antara cover artwork album baru popstar itu dengan estetika dalam komunitas musik black metal, yang terkait erat dengan dunia folklore alias cerita rakyat dan dongeng-dongeng seram yang gelap.

Di antara orang-orang yang memperhatikan nuansa metal dari album Folklore adalah Ihsahn, vokalis dan gitaris band black metal legendaris asal Norwegia Emperor, yang sejauh ini telah mengunggah perbandingan yang berdampingan antara cover artwork album Folklore – yang menampilkan Taylor Swift berdiri di tengah hutan dengan konsep warna hitam dan putih – dan cover artwork dari Telemark, EP proyek solonya Ihsahn yang dirilis bulan Februari lalu.

Baca juga: Menurut Netizen, Artwork Album ‘Folklore’ Taylor Swift Ternyata Sangat Metal!

Sebelumnya baru-baru ini, Ihsahn menulis di Instagram: “Jadi, apakah semua orang sudah mendengarkan (album) @taylorswift yang baru? Secara pribadi gue suka desainnya”. Musisi itu, yang nama aslinya adalah Vegard Sverre Tveitan, juga memposting ulang pesan dari seniman yang menggarap artwork cover EP Telemark, David Thiérrée, yang menulis: “Ok, teman-teman, gue pasti bukan satu-satunya yang berpikir bahwa visual baru Taylor Swift sangat Metal ‘kan… Bahkan sangat mirip dengan artwork Ihsahn yang gue buat. Gue seharusnya bisa mengerjakan itu untuknya (Taylor Swift), mungkin dengan harga lebih murah dari apa yang dia bayar #taylorswift #taylorswiftfolklore #folklore #blackmetalart #telemark #davidthierree #darkarts #metalcovers #artal #artal #metalartist #owlstrollsanddeadkingsskulls #blackmetalmusic #blackmetalcover”.

Album studio terbaru dan kedelapan Taylor Swift, Folklore dirilis secara mendadak pada hari Jum’at, 24 Juli lalu. Susulan dari album tahun 2019-nya itu, Lover, Folklore menampilkan 16 lagu yang benar-benar baru, dengan judul lagu seperti ‘Illicit Affairs’, ‘Mad Woman’, ‘The Last Great American Dynasty’ dan ‘Betty’.

Baca juga: Album Baru Taylor Swift ‘Folklore’ Laku 1,3 Juta Kopi Dalam 24 Jam

Ketika Taylor Swift merilis album tahun 2017-nya Reputation, banyak yang dengan cepat menyadari kesamaan antara cover artwork-nya dengan genre musik hardcore, terutama karena font-nya yang jelas terinspirasi oleh hardcore.

Bagaimana menurut lo? Tulis di kolom komentar ya! Komentar alay, langsung blokir! Hahaha.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Ardhito Pramono

    Ardhito Pramono Rilis 7 Lagu Anak-Anak Dari Semar & Pasukan Monyet

    Ardhito Pramono nampaknya menyadari bahwa penikmat musiknya juga ada dari kalangan anak-anak. Namun melihat semakin langkanya lagu untuk anak, Ardhito terg

    on May 10, 2021
    Behemoth

    Behemoth Rilis NFT Anniv Ke-7 The Satanist Collab Dengan Seniman Bali

    Behemoth (Foto: Grzegorz Gołębiowski). Behemoth telah mengumumkan peluncuran lini NFT mereka sendiri, yang tersedia mulai 7 Mei 2021 pukul 8 malam waktu

    on May 9, 2021
    Mayhem

    Mayhem Umumkan EP Baru Berisi 3 Lagu Orisinal + 4 Lagu Cover Punk!

    Mayhem (Foto: Ester Segarra). Legenda Norwegian Black Metal Mayhem baru saja mengumumkan mini album alias EP baru mereka yang berjudul Atavistic Black Disor

    on May 8, 2021
    Alex Porat

    Alex Porat Rilis Single & MV 'dimension' Sebagai Simbol Surga-Neraka

    Penyanyi asal Kanada, Alex Porat, pada hari Rabu, 5 Mei merilis single terbarunya, 'dimension' bersamaan dengan video musik yang disutradarai oleh kolabo

    on May 6, 2021