×
×

Search in Mata Mata Musik

Taylor Swift Kembali Masuk Pengadilan AS Lantaran Gugatan Hak Cipta

Posted on: 10/30/19 at 3:08 pm

Taylor Swift dan dua penulis lagu lainnya dituding mengambil lirik dari lagu milik ‘girl group’ 3LW untuk lagu hitnya, “Shake It Off.”

Baca juga: Taylor Swift Pimpin Konser Amal We Can Survive 2019

Gugatan hak cipta terhadap Taylor Swift kembali masuk ke pengadilan di AS, setelah sebuah banding membatalkan pencabutan kasus sebelumnya.

Swift dan rekan-rekan penulis lagunya, Max Martin dan Shellback, dituduh menyalin lirik dari lagu tahun 2001, “Players Gon’ Play” milik girl group asal Amerika, 3LW, untuk lagu Swift “Shake It Off.”

Kedua lagu tersebut menampilkan lirik “the players gonna play” dan “the haters gonna hate.”

Pada Februari 2018, seorang hakim federal mengatakan penulis lagu 3LW yang mengajukan klaim, Sean Hall dan Nathan Butler, tidak mempunyai kepemilikan kreatif atas baris tersebut, yang dianggap banyak digunakan orang-orang biasa. 

Baca juga: Lover Milik Taylor Swift Raih Sukses Besar!

“Di tahun 2001, budaya populer Amerika sangat mendalami konsep players, haters, dan player haters,” tulis hakim Michael Fitzgerald. “Konsep aktor yang bertindak sesuai sifat esensial mereka sama sekali tidak kreatif; itu sudah biasa.”

Tetapi hasil banding yang sukses tersebut menemukan, Fitzgerald seharusnya bukan satu-satunya pemberi keputusan final terkait orisinalitas lagu tersebut. Keputusan ini sekarang akan diambil oleh tim juri.

Dalam sebuah pernyataan, penulis “Players Gon’ Play” Sean Hall menyatakan kegembiraannya atas diangkatnya kembali kasus ini: “Kami senang pengadilan dengan suara bulat memihak pada kami,” dan, “Kasus ini mengekspresikan semua orang kreatif yang tidak mampu membela dan melindungi karya mereka di hadapan para raksasa berduit banyak.”

Menanggapi pernyataan itu, perwakilan Taylor Swift mengatakan, “Hall salah, pengadilan tidak dengan suara bulat memihak pada mereka, pengadilan mengirim kasus ini kembali ke pengadilan yang lebih rendah untuk penentuan lebih lanjut. 

“Orang-orang ini bukanlah pencetus, ataupun pencipta, dari kata-kata umum ‘Players’ atau ‘Haters’ atau kombinasi kata-kata itu. Mereka tidak menciptakan kata-kata umum ini dan juga bukan yang pertama menggunakannya dalam lagu. Kami yakin penulis ‘Shake It Off’ yang sebenarnya akan menang lagi. Klaim mereka bukan perjuangan untuk semua orang kreatif, itu perjuangan demi kantong Hall.”

Baca juga: St. Vincent Turut Ramaikan Album Baru Taylor Swift

Klaim plagiarisme belakangan ini banyak ditujukan terhadap lagu-lagu besar, dengan kasus terbaru di AS melibatkan lagu “Truth Hurts” milik penyanyi dan rapper Lizzo. 

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Amanda Casea

    Amanda Casea Keluar Dari Zona Nyaman Via Single 'Mengapa Patah Hati'

    Amanda Casea menunjukkan bentuk hasil usahanya untuk keluar dari zona nyamannya dengan merilis single keempatnya, 'Mengapa Patah Hati'. Dan single ini menj

    on Oct 18, 2021
    Monica Tania

    Monica Tania Ungkap Pengalaman Toxic Relationship Via Single 'Maaf'

    Monica Tania, penyanyi muda berbakat kelahiran Medan ini kembali untuk melepas karya baru. Setelah merilis empat single di tahun ini, cewek yang pernah ber

    on Oct 18, 2021
    Adele

    Adele Rilis Single Baru Pertama Dalam 6 Tahun dan Raih Rekor Spotify

    Foto: Simon Emmett. Akhirnya, single baru pertama Adele dalam enam tahun telah hadir di semua platform digital. Judulnya sudah diketahui sebelumnya, 'Easy o

    on Oct 15, 2021
    Adele

    Adele Resmi Umumkan Judul Album Barunya "30" Secara Emosional

    Foto: via Instagram/@adele. Adele telah secara resmi mengumumkan album barunya yang dikasih judul 30. Penerus dari album 25 tahun 2015 ini akan mendarat pad

    on Oct 13, 2021