×
×

Search in Mata Mata Musik

Taylor Swift Marah Kehidupan Cintanya Jadi Lelucon Seksis, Ini Sebabnya

Posted on: 03/3/21 at 11:00 am

Penyebab Taylor Swift Marah Kehidupan Asmaranya Jadi Lelucon Seksis
Taylor Swift. (Foto: via YouTube).

Taylor Swift baru-baru ini sangat berang sambil mengkritik keras serial sitkom Netflix Ginny & Georgia karena telah membuat lelucon yang dinilai “sangat seksis” tentang kehidupan asmaranya.

Baca juga: Taylor Swift Ungkap Blak-Blakan Detail Album “Fearless” Versi Rekaman Ulang

Dalam adegan serial itu, di mana karakter ibu dan anak berdebat tentang suatu hubungan, Ginny memberi tahu ibunya: “Kamu lebih cepat bergonta-ganti laki-laki daripada Taylor Swift”.

Penggemar Swift menanggapi lelucon dalam adegan itu dengan marah dan bikin tagar #RESPECTTAYLORSWIFT menjadi trend di Twitter selama akhir pekan lalu.

Kemarin, Selasa, 2 Maret, Swift menimpali pernyataan marah para Swifties (sebutan penggemar setia Taylor Swift) dengan postingan di Twitter:

Dalam tweet-nya, Swift meminta supaya mereka berhenti merendahkan wanita yang sudah bekerja keras dengan suatu lelucon yang menurutnya sangat buruk seperti kotoran kuda.

Popstar itu juga mencaci Netflix karena menyiarkan lelucon itu setelah doi bermitra dengan platform streaming itu untuk film dokumenternya di tahun 2020, Miss Americana.

Miss Americana sendiri berfokus pada kisah Swift di mana doi bicara terus terang tentang perjuangannya untuk “memprogram ulang kebencian terhadap wanita di otaknya sendiri”.

Serial Ginny and Georgia dengan 10 episode itu dirilis di Netflix pada 24 Februari. Acara tersebut bercerita tentang seorang ibu dan anak perempuan saat mereka menetap di kota baru.

Awalnya menerima penilaian beragam dari penggemar dan kritikus, tetapi sejak isu itu muncul, di Google dan lamannya di situs ulasan Rotten Tomatoes menjadi sasaran ulasan negatif dari para Swifties.

Baik Netflix maupun kru Ginny & Georgia belum menanggapi tweet Swift. Antonia Gentry, yang berperan sebagai Ginny, telah menerima pelecehan dari penggemar Swift di Instagram.

Transisi Swift dari penyanyi country menjadi penyanyi pop mainstream di awal 2010-an seiringan dengan pemberitaan di media yang masif tentang kehidupan asmaranya. Doi terkadang bermain dengan intrik ini, menaburkan petunjuk di liner notes di booklet sampul albumnya untuk secara subliminal memberi tahu penggemar tentang subyek lagu-lagunya.

Pada saat Swift merilis album 1989 pada tahun 2014, spekulasi telah merebak atas subyek yang diduga. Harry Styles, yang merupakan mantan pacar Swift, kemudian mendukung sang mantan dengan mengkritik obsesi publik yang “seksis” terhadap kehidupan cintanya.

“Kamu akan melihat orang-orang yang akan mengatakan, ‘Oh, kamu tahu, seperti, dia (Swfit) baru saja menulis lagu tentang mantan cowoknya’,” katanya di acara radio Australia, Jules, Merrick, dan Sophie tahun itu. “Dan terus terang, menurutku, itu sudut pandang yang sangat seksis untuk diambil. Enggak ada yang mengatakan itu tentang Ed Sheeran. Enggak ada yang mengatakan itu tentang Bruno Mars. Mereka semua menulis lagu tentang mantan (pacar) mereka, pacar mereka saat ini, kehidupan cinta mereka, dan enggak ada yang mengibarkan ‘bendera merah’ di sana”.

Keterusterangan Swift tentang masalah ini sejalan dengan usaha yang dijalankannya demi meraih cita-cita feminisnya, yang menjauhkan dirinya dari gerakan di masa mudanya. Singel tahun 2019-nya ‘The Man’ berspekulasi tentang bagaimana kehidupan cintanya dan pencapaian profesionalnya akan dikontekstualisasikan jika doi adalah laki-laki: “I would be complex / I would be cool / They’d say I played the field before I found someone to commit to,” lantun Swift.

Yang terbaru, Swift sedang berkencan dengan aktor Joe Alwyn, yang belum lama ini dikonfirmasi untuk membintangi serial TV, Conversations With Friends adaptasi dari novel fiksi Sally Rooney.

Baca juga: Scooter Braun Diam-Diam Jual Master 6 Album Taylor Swift Senilai Rp 4,2 Triliun

Sang popstar itu juga masih di tengah proses merekam ulang enam album pertamanya untuk mendapatkan kembali kendali penuh atas katalog albumnya setelah semua master rekamannya dibeli dan dijual kembali oleh manager lamanya, Scooter Braun.

Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Taylor Swift

    Taylor Swift Rilis Lebih Awal 'Wildest Dreams' Setelah Trending Di Tik...

    Foto: Beth Garrabrant. Taylor Swift nama dan lagunya belakangan ini ramai di TikTok. Yaitu single doi rilisan 2015 berjudul 'Wildest Dreams' yang menjadi tr

    on Sep 18, 2021
    Musisi Terkaya Tahun 2020

    40 Urutan Peringkat Musisi Terkaya Tahun 2020 Versi Billboard AS

    Billboard kembali dengan daftar tahunan Money Makers alias "Pencetak Uang" yang terdiri dari 40 artis musisi terkaya tahun 2020. Uang yang diraih dari berb

    on Jul 21, 2021
    MMM Playlist Juni 2021 #1 Top 20 Internasional

    MMM Playlist Juli 2021 #1: 20 Lagu Hits Internasional Pencakar Chart

    MMM Playlist edisi bulan Juli 2021 minggu pertama untuk 20 lagu internasional teratas. Daftar lagu dari artis manca negara yang dirilis dalam kurun waktu b

    on Jul 9, 2021
    Big Red Machine & Taylor Swift

    Big Red Machine Bersinergi Dengan Taylor Swift Via Single 'Renegade'

    Big Red Machine dan Taylor Swift (Kolase: Graham Tolbert, foto: Graham Tolbert, James Reynolds). Big Red Machine adalah nama proyek kolaborasi dari Justin V

    on Jul 3, 2021