×
×

Search in Mata Mata Musik

Taylor Swift Minta Penghancuran Permanen Berbagai Monumen Bersejarah Rasis

Posted on: 06/15/20 at 10:00 am

Taylor Swift.
Taylor Swift saat menghadiri pemutaran perdana film “Cats” di Alice Tully Hall, New York, AS pada 16 Desember 2019. (Foto: Evan Agostini/Invision/AP/Shutterstock).

Solois pop Taylor Swift menyerukan tindakan penghapusan secara permanen berbagai monumen yang “merayakan tokoh sejarah rasis yang telah melakukan kejahatan” di kampung halamannya, Tennessee, Amerika Serikat (AS).

“Edward Carmack dan Nathan Bedford Forrest adalah tokoh yang JAHAT dalam sejarah negara kita dan harus diperlakukan dengan sesuai,” tulis Taylor Swift dalam serangkaian cuitan/tweet pada hari Jum’at lalu.

Baca Juga: Meski Berjiwa Rock And Roll, Taylor Momsen Mungkin Akan Kembali Ke Dunia Akting

Popstar itu memberi komentarnya tentang patung itu yang dulunya merupakan seorang senator asal Tennessee, “Patung Edward Carmack masih ada di gedung Capitol sampai diruntuhkan pekan lalu dalam aksi protes. Negara bagian Tennessee telah berjanji untuk menggantikan patung itu. Fyi (For Your Information), dia adalah seorang editor surat kabar supremasi kulit putih yang menerbitkan materi yang mendukung hukuman mati tanpa keadilan dan menghasut pembakaran kantor Ida B. Wells (yang sebenarnya lebih pantas mendapatkan patung pahlawan atas karya rintisannya dalam segi jurnalisme dan hak-hak sipil). Membuat ulang patungnya adalah pemborosan dana negara dan pemborosan kesempatan untuk melakukan hal yang benar”.

Kemudian Taylor Swift membahas “sosok monster” yang dikenal sebagai Nathan Bedford Forrest Equestrian Statue, sebuah monumen setinggi 7,6 meter yang didedikasikan untuk seorang jenderal konfederasi dan penyihir dari KKK (Ku Klux Klan, sebuah kelompok ajaran sesat yang rasis).

“Nathan Bedford Forrest adalah pedagang budak yang brutal dan penyihir besar pertama dari Ku Klux Klan yang, selama Perang Sipil, membantai puluhan tentara berkulit hitam di Memphis,” tulis Taylor Swift. “Patungnya masih berdiri dan 13 Juli adalah ‘Nathan Bedford Forrest Day’. Karena tekanan sosial, negara bagian sedang berusaha untuk menolak (perayaan hari) itu, dan warga Tennessee mungkin tidak lagi harus merayakannya. Semoga saja”.

Taylor Swift juga meminta The Capitol Commission dan The Tennessee Historical Commission “untuk mempertimbangkan implikasi dari betapa menyakitkannya itu” untuk terus melindungi patung-patung tersbeut.

“Merobohkan patung tidak akan memperbaiki penindasan sistemik, kekerasan, dan kebencian selama berabad-abad yang harus dialami oleh orang kulit hitam, tetapi itu mungkin membawa kita selangkah lebih dekat untuk membuat SEMUA warga Tennessee dan pengunjung di negara bagian kita merasa aman – bukan hanya orang putihnya saja,” tambah Taylor Swift.

“Secara surut kita perlu mengubah status orang yang mengabadikan pola rasisme yang mengerikan dari ‘pahlawan’ menjadi ‘penjahat’. Dan penjahat tidak pantas dibuatkan patung”.

Seruan Taylor Swift untuk melawan rasisme ini mengikuti aksi pencabutan yang terlambat – baik secara resmi maupun tidak resmi – dari berbagai monumen yang merayakan bendera Konfederasi, dari penumbangan patung Jefferson Davis di Richmond, Virginia, hingga penghapusan tentara Konfederasi di Birmingham, Alabama, Louisville, Kentucky, Jacksonville, Florida dan lebih banyak kota lainnya di wilayah selatan AS.

Bravo Taylor Swift!

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Lingua

Lingua Berikan Nuansa Nostalgik '90-an Dalam Single Barunya, 'Temani M...

Satu tahun sejak merilis remake single hit mereka di tahun 1997, 'Bila Kuingat' dan berkolaborasi dengan Nagita Slavina, Lingua kembali mempersembahkan kar

on Nov 27, 2020
Rina Sawayama

Rina Sawayama Rilis 'LUCID', Single Baru Dari Album Edisi Deluxe "SAWA...

Rina Sawayama. (Foto: via Twitte/Rina Sawayama). Rina Sawayama telah mengumumkan edisi deluxe SAWAYAMA, salah satu album pop terbaik di tahun 2020. Akan dir

on Nov 27, 2020
Taylor Swift

Taylor Swift Rilis Album Live & Film "folklore: the long pond studio s...

Justin Vernon dan Taylor Swift menyanyikan lagu 'Exile'. (Foto: via YouTube). Seperti yang dijanjikan Taylor Swift, doi telah merilis film barunya yang berj

on Nov 26, 2020
Drive dan Danes Rabani

Single Kolab Drive & Danes Rabani 'Siasat Jitu' Jadi Stimulan Pantang ...

Drive X Danes Rabani. Bukan suatu hal mudah untuk tetap bisa bekerja, berkreasi, dan berkegiatan apapun di masa seperti sekarang ini. Adanya pembatasan akti

on Nov 24, 2020