×
×

Search in Mata Mata Musik

Ted Nugent Prediksi ‘Rasisme Palsu’ Jadi Isu No.1 AS Di Bawah Kepresidenan Biden

Posted on: 01/25/21 at 10:00 am

Ted Nugent Prediksi ‘Rasisme Palsu’ Jadi Isu No.1 AS Di Bawah Kepresidenan Biden
Ted Nugent. (Foto: Nicole Hester/Mlive.com).

Rocker kawakan yang terkenal suka bicara ceplas-ceplos, Ted Nugent, belum lama ini melukiskan gambaran suram tentang masa depan Amerika Serikat (AS) yang segera terjadi, doi memprediksi bahwa AS di bawah pimpinan Presiden Joe Biden akan mengakibatkan peningkatan pengangguran dan “rasisme palsu yang dibuat-buat” menjadi “masalah nomor satu di AS”.

Baca juga: George Lynch & Sebastian Bach Puji Spanduk Biden-Harris Bergaya Logo Van Halen

Ted Nugent, selain dikenal sebagai mantan gitaris Damn Yankees, doi juga dikenal sebagai pendukung setia mantan Presiden Donald Trump, doi menulis di halaman Facebook-nya pada hari Jum’at, 22 Januari:

“Prediksi Nuge (nickname Ted Nugent) tentang Dampak Kepresidenan Biden: pengangguran meningkat, biaya energi dan makanan melonjak, upah riil menyusut, kebebasan sangat parah dibatasi atau hilang, keanggotaan di NRA & GOA meningkat, penjualan senjata dan amunisi melonjak, gangster terus membunuh gangster lain di Chicago, Amerika menjadi jauh lebih bergantung pada energi asing, Cina dan Rusia bermain catur melawan Amerika sementara tim Biden bermain “tiddlywinks”, malaise melanda negara, suku bunga naik, orang kaya yang terpilih menjadi kaya, sementara yang miskin menjadi lebih miskin, membuat alasan dan menyalahkan orang lain adalah prosedur operasi standar, rasisme palsu yang dibuat-buat adalah masalah #1 di Amerika, orang ilegal menjadi warga negara AS, pengisap darah melebihi jumlah produser, Hunter Biden (anak kedua Joe Biden -Ed.) enggak diinvestigasi, dan gue benar-benar membuat kebebasan We The People gue meningkat ke semua ketinggian baru, selamat datang di Zimbabwe”.

Nuge Predictions on Impacts of Biden presidency: unemployment rises, energy and food costs soar, real wages shrink,…

Posted by Ted Nugent on Friday, January 22, 2021

Nugent berulang kali mengklaim bahwa “enggak ada yang namanya rasisme sistemik di Amerika”, dan telah menepis anggapan bahwa mantan petugas polisi Minneapolis yang bertanggung jawab atas pembunuhan George Floyd pada Mei 2020 lalu dengan menahan lututnya pada leher pria kulit hitam berusia 46 tahun itu selama lebih dari sembilan menit.

“George Floyd bunuh diri dengan fentanyl (obat pereda nyeri -Ed.),” kata Ted Nugent saat tampil di “Joe Pags Show”. “Polisi mencoba untuk menaklukkan penjahat yang melawan penahanannya yang sekarat karena gaya hidup fentanyl-nya”.

Sebagai anggota dewan National Rifle Association, Ted Nugent telah menuai kritik tajam atas pernyataan kontroversialnya di masa lalu, termasuk mengatakan kepada Presiden saat itu, Barack Obama untuk “mengisap ‘senapan mesin’ gue”. Doi juga membuat komentar yang menghasut tentang Hillary Clinton, menyebutnya sebagai “devilbitch” yang “membenci segala sesuatu yang baik tentang Amerika”.

Dalam postingan Facebook yang panjang pada tahun 2016, Nugent mengatakan Obama dan Clinton harus diadili karena pengkhianatan dan digantung atas penanganan mereka atas serangan teroris di Benghazi, Libya.

Pada tahun 2019, Nugent membela Donald Trump setelah Presiden AS ini dituduh membuat pernyataan rasis tentang wanita anggota Kongres dari latar belakang etnis kulit hitam dan minoritas.

Menjelang pemilu 2020, Nugent bekerja sama dengan Donald Trump Jr. di jalur kampanye.

Baca juga: Phil Labonte & John Cooper Kritik Keras Pemblokiran Akun Media Sosial Trump

Ted Nugent menyebut Trump sebagai “presiden terhebat dalam hidup kita”, dan percaya miliarder real estate ini mewakili “hati dan jiwa keluarga Amerika terbaik di luar sana”.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    King Gizzard & The Lizard Wizard

    King Gizzard & The Lizard Wizard Siap Rilis Album Ke-18, "Butterfly 30...

    King Gizzard & The Lizard Wizard (Foto: Jason Galea). King Gizzard & The Lizard Wizard. Yoi Australia punya nih. Setelah Tame Impala, gaya rock retr

    on May 12, 2021
    God Bless

    God Bless Ungkap Arti Rayakan 48 Tahun Karier Via Lagu 'Mulai Hari Ini...

    Tonggak awal bagi legenda hidup rock Indonesia God Bless dimulai pada tanggal 4 dan 5 Mei 1973. Pada 5 Mei, nama God Bless disepakati oleh para personelnya

    on May 5, 2021
    Greta Van Fleet

    Greta Van Fleet Patahkan Tudingan 'Rock Sudah Mati' Gene Simmons

    Greta Van Fleet / Gene Simmons (Foto: Kevin RC Wilson). Bagi para pecinta musik generasi millenial dan Z, Greta Van Fleet selama ini dielu-elukan sebagai ro

    on Apr 28, 2021
    Hubert Henry

    Hubert Henry, Bassis & Pendiri Boomerang Meninggal Setelah Kritis

    Hubert Henry Limahelu (Foto: Instagram/Boomerang_official). Kabar duka kembali menyelimuti kancah musik Tanah Air. Bassis sekaligus pendiri band hard rock l

    on Apr 24, 2021