×
×

Search in Mata Mata Musik

Setahun Terakhir, The Chainsmokers Kantongi Bayaran Tertinggi, Geser Calvin Harris!

Posted on: 08/14/19 at 10:35 am

The Chainsmokers menurunkan posisi Calvin Harris dengan pendapatan sebesar $46 juta.

Di bawah bola disko koil Tesla yang menggetarkan, Marshmello naik ke atas stan DJ yang berputar 360 derajat dan menyala, yang berbentuk seperti topeng silindris khas miliknya. Topengnya langsung menyala dengan warna pelangi, menirukan sinar laser multi-warna dan efek khusus yang tersebar di klub malam seluas 2.694 meter persegi.

Aksi yang terjadi bulan April lalu ini memulai residency Marshmello di KAOS Dayclub and Nightclub di Palms Casino Resort, Las Vegas—bagian dari kontrak besarnya senilai $60 juta. 

Meski dengan kontrak sebesar itu, Marshmello bukan artis EDM dengan bayaran tertinggi di dunia—status itu jatuh kepada The Chainsmokers, yang mengumpulkan pendapatan sebelum pajak sebesar $46 juta dalam satu tahun terakhir. Duo yang terdiri dari Drew Taggart dan Alex Pall ini memuncaki daftar Electronic Cash Kings Forbes dengan tahun penghasilan terbesar mereka, menggeser posisi Calvin Harris yang selama enam tahun berturut-turut menempati No. 1.

Dalam satu tahun terakhir, The Chainsmokers tampil di XS Nightclub dan Encore Beach Club sebagai bagian dari residency tiga tahun mereka dengan Wynn Nightlife yang diumumkan pada 2017 (dan baru-baru ini diperpanjang hingga 2021). Di sela-sela pertunjukan di Vegas, duo ini tampil di berbagai festival dan acara privat, membawa pulang sekitar $500.000 per malam. Total tahunan mereka juga mencakup endorsement dan penjualan musik rekaman.

Alex Pall dan Drew Taggart dari The Chainsmokers geser posisi No. 1 dari Calvin Harris. (Foto: Getty Images for Turner Sports)

“Kami kerja sama dengan banyak artis karena itu masuk akal, karena kami sangat antusias dengan mereka,” jelas Pall kepada Forbes di 2017. “Setiap kali kami bekerja sama dengan seseorang, itu karena mereka menawarkan sesuatu kepada kami secara kreatif yang menginspirasi kami.”

Mungkin nama yang paling produktif dalam daftar ini adalah Steve Aoki, yang tampil di lebih dari 200 pertunjukan dalam periode penilaian kami. Berkat ratusan ribu dolar yang dihasilkannya per malam, konsumsi musiknya, kontrak endorsement dengan merek-merek ternama dari Diesel hingga Samsung dan sederet bisnis lain termasuk label rekaman (Dim Mak) dan clothing brand miliknya, dia mengumpulkan $30 juta yang mendaratkannya di No. 4.

“Di sinilah saya menaruh kerja keras dan darah, keringat dan air mata saya,” kata Aoki. “Dan ini bukan selalu tentang margin keuntungan seperti apa yang saya hasilkan, ini lebih tentang bagaimana saya melayani budaya saya atau masyarakat.”

15 artis teratas mencatatkan pendapatan sebelum pajak senilai $358 juta selama 12 bulan terakhir, $272 juta di antaranya berasal dari posisi 10 teratas, lebih tinggi sedikit dari kolektif tahun lalu sebesar $260 juta. Sebagian besar peningkatan ini diperoleh dari pendapatan Marshmello yang hampir dua kali lipat sejak tahun lalu—sangat berbeda dengan hasil yang didapat rekan-rekannya.

Marshmello menempati peringkat No. 2 DJ dengan bayaran tertinggi di dunia. (Foto: Getty Images for iHeart Media/John Parra)

“Gaji bruto rata-rata untuk artis elektronik telah stagnan dan menurun,” kata Wayne Kamemoto, partner senior di perusahaan manajemen bisnis NKSFB, yang menangani keuangan artis termasuk Skrillex dan Zedd. “Tapi artis-artis terbesar masih mempunyai gaji yang tinggi.” 

Vegas terus memainkan peran besar untuk para artis EDM papan atas, dengan mayoritas artis yang mengisi daftar 2019 tampil di The Strip selama setahun terakhir, dan sebagian besar memiliki residency yang ekstensif. Namun, untuk artis EDM yang sedang naik daun, mendapat pijakan di Sin City menjadi semakin sulit.

Steve Aoki, yang memperpanjang residency-nya dengan Hakkasan Group pada Januari 2019, percaya ledakan EDM baru-baru ini dan kemunduran setelahnya menyebabkan beberapa klub lebih memperhatikan keuangan sebelum mendatangkan artis.

“Mereka harus berusaha lebih keras untuk bisa menarik perhatian semacam itu,” jelasnya. “Dan juga, untuk pria dan wanita yang ada di bisnis itu, kalau kamu tidak menghasilkan uang, maka kamu akan diberhentikan.”

Meskipun ada sejumlah DJ wanita yang menembus jajaran seperti yang disiratkan Aoki, tidak ada musisi wanita dalam daftar tahun ini. Bahkan, sejak Forbes mulai melakukan perhitungan kekayaan DJ di 2012, tidak ada satu pun DJ wanita yang pernah muncul dalam daftar ini. Beberapa nyaris masuk, seperti duo kembar Nervo di 2014; Alison Wonderland memperoleh sekitar beberapa juta tahun ini.

Daftar DJ dengan bayaran tertinggi di dunia ini memeringkatkan artis-artis elektronik di seluruh dunia dengan menggunakan acuan penghasilan sebelum pajak yang terhitung dari tanggal 1 Juni 2018 hingga 1 Juni 2019; angka-angka ini belum dikurangi dengan biaya pengacara, agen, dan manajer. Perkiraan ini didasarkan pada angka-angka dari Nielsen, Pollstar, Bandsintown dan Songkick, serta wawancara dengan para ahli industri dan banyak bintang itu sendiri. 

Electronic Cash Kings 2019

15. Dimitri Vegas & Like Mike ($11,5 juta, seri)
15. DJ Pauly D ($11,5 juta, seri)
15. DJ Snake ($11,5 juta, seri)
14. Afrojack ($12 juta)
13. Alesso ($12,5 juta)
12. Skrillex ($13 juta)
11. Kaskade ($14 juta)
10. Armin van Buuren ($15 juta)
9. Zedd ($17 juta)
8. David Guetta ($18 juta)
7. Martin Garrix ($19 juta)
6. Tiësto ($24 juta)
5. Diplo ($25 juta)
4. Steve Aoki ($30 juta)
3. Calvin Harris ($38,5 juta)
2. Marshmello ($40 juta)
1. The Chainsmokers ($46 juta)

Artikel asli ditulis oleh Monica Mercuri untuk Forbes dan sudah melalui proses penyaduran serta pengeditan oleh redaksi Mata Mata Musik.

Keterangan Foto Utama: Steve Aoki, The Chainsmokers dan Marshmello masuk daftar 15 artis dengan penghasilan tertinggi versi Forbes. (Foto: Getty Images/Jamel Toppin for Forbes)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

David Guetta

David Guetta Dikecam Atas Remix Pidato Martin Luther King Jr. Yang “...

David Guetta / United at Home - Fundraising Live from NYC. (Foto: YouTube). Sepertinya sekarang kita memiliki soundtrack yang sesuai untuk iklan Pepsi “ng

on Jun 2, 2020
G-Eazy & Marshmello.

Rapper G-Eazy Kembali Nyanyi di ‘Stan By Me’, Lagu Yang Diproduser...

G-Eazy dan Marshmello. (Foto: Iggy Azalea). Rapper G-Eazy telah merilis lagu baru berjudul ‘Stan By Me’ yang diproduksi oleh DJ/produser musik bertopeng

on Jun 1, 2020
Steve Aoki Tokimonsta Yaeji

10 DJ & Produser Yang Karier dan Musiknya Dipengaruhi Oleh Warisan Asi...

Steve Aoki, Tokimonsta, Yaeji. (Foto: kolase). Mei adalah bulan Asian Pacific American Heritage di Amerika Serikat (AS), oleh karena itu, untuk merayakan ke

on May 31, 2020
Likee Xiaomi.

Likee dan Xiaomi Kolab Hadirkan Online Live Music #MyHouseParty

- Likee dan Xiaomi mengadakan live music #MyHouseParty live music dengan menghadirkan DJ Internasional- Para pengguna Likee berkesempatan memenangkan Xiaomi Mi

on May 29, 2020