×
×

Search in Mata Mata Musik

The Chainsmokers Konser Tanpa Terapkan Social Distancing Dibully Netizen

Posted on: 07/28/20 at 9:30 am

The Chainsmokers Konser Tanpa Terapkan Social Distancing Dibully Netizen
The Chainsmokers saat beraksi di Ultra Music Festival 2019.

The Chainsmokers ikut serta dalam trend konser drive-in pada hari Sabtu lalu ketika mereka memutuskan untuk mengadakan acara pengumpulan dana amal melalui musik live di The Hamptons, New York, Amerika Serikat (AS). Acara itu seharusnya mematuhi langkah-langkah social distancing di tengah pandemi virus Corona, tetapi kelihatannya situasinya tidak terkendali dan sekarang netizen telah mengkritik yang melebar menjadi bullying terhadap duo EDM itu, menurut laporan dari TMZ.

Baca juga: The Chainsmokers Dipastikan Menjadi Headliner Pada Festival Creamfields 2020

Konser tersebut berlangsung di lahan seluas 100 hektar di Long Island, New York, AS dengan panggung raksasa untuk The Chainsmokers tampil. Para pengunjung dapat menghadiri konser dengan membeli tiket untuk tempat parkir dan menetap dalam area batasannya sambil menonton konser. Namun, lebih dari 600 mobil muncul dengan lebih dari 3.000 orang. Cuplikan dari acara tersebut, khususnya saat kerumunan terlihat dari sudut pandang panggung, mengungkapkan bahwa ada banyak pengunjung yang abaikan aturan social distancing untuk melihat The Chainsmokers secara lebih dekat atau untuk mendapat sudut pandang Instagram Stories yang lebih baik.

Sebenarnya, ada banyak protokol kesehatan yang diberlakukan. Dari mulai suhu setiap orang diperiksa sebelum memasuki acara itu, tempat parkirnya dibatasi 20 kaki kali 20 kaki (6 x 6 meter), kamar mandi ditempatkan terpisah enam kaki (2 meter), masker diberikan kepada siapa pun yang tidak membawanya, dan ada banyak hand sanitizer yang tersedia. Tetapi orang Amerika akan tetap menjadi orang Amerika (kalau di sini “Dasar Orang Indonesia”), yang berarti mereka tidak bisa dipercaya untuk mengikuti aturan, terutama ketika ada alkohol dan rasa memiliki hak yang kuat.

Berapa yang dibayar orang-orang ini untuk berpotensi terjangkit virus Corona? Paket tiketnya dijual dengan harga lebih dari US$ 25 ribu (Rp 363 juta), gila mahal banget, dengan insentifnya termasuk mobil RV pribadi untuk menonton konser, paket makanan mewah, dan perjalanan naik helikopter (?!) yang menerbangkan pengunjung langsung ke lokasi konser. Setidaknya semua uang itu akan disumbangkan ke badan amal No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan The Children’s Medical Fund of New York.

Maka tidak heran, para netizen yang masih percaya virus Corona sangat “berbahahahahahaya” akibat menelan mentah-mentah informasi dari media mainstream, mereka secara online telah mengkritik The Chainsmokers dan pengunjungnya karena tidak menjalani social distancing selama konser. “Sepertinya social distancing sangat ditegakkan ya,” canda seorang pengguna Twitter dengan nada sarkas. “Ketika New York mendapatkan lonjakan (kasus Corona) yang tidak terhindarkan, salahkan saja orang-orang kulit putih yang egois dan kaya ini”.

Baca juga: The Chainsmokers Produseri Seri Drama Musik Baru, Demo

Sebuah screenshot dari pamflet promosi untuk acara tersebut mengungkapkan bahwa The Chainsmokers berencana untuk membawa acara ini sebagai tur. Konser serupa diduga akan diadakan di Miami, Los Angeles, Atlanta, Nashville, dan Chicago, meskipun belum ada tanggal resmi yang diumumkan.

Yah, kita lihat saja, setelah konser ini, silakan di-rapid dan swab test para penonton tersebut. Pokoknya jangan diganggu agenda WHO sampai vaksinnya siap untuk seluruh warga manusia di Bumi. Hihihi.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Industri Hiburan

    Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi Tentang Lumpuhnya Industri Hiburan

    JogjaROCKarta Festival, salah satu ikon industri hiburan kota Yogyakarta. (Foto: dok. Rajawali Indonesia). Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Setahun

    on Mar 3, 2021
    Daya

    Di Single Baru 'Bad Girl', DAYA Dobrak Batasan Gender, Seksualitas & E...

    Daya. (Foto: Clyde Monroe). Pemenang Grammy Awards sekaligus musisi multi-platinum Daya melanjutkan kiprahnya di belantika musik lewat single terb

    on Feb 11, 2021
    Konser

    Uji Konser Tanpa Social Distancing Primavera Sound Hasilkan 0% Terinfe...

    PRIMA-CoV. (Foto: via Primavera Sound). Pakar penyakit menular Dr. Anthony Fauci berharap konser di Amerika Serikat (AS) bisa kembali digelar pada musim gug

    on Jan 19, 2021
    Konser

    Pakar Penyakit Menular Dr. Fauci Optimis Konser Kembali Digelar Pada T...

    Dr. Fauci. (Foto: dok. Consequence of Sound). Pada konferensi virtual yang diselenggarakan oleh Association of Performing Arts Professionals, Dr. Anthony Fa

    on Jan 12, 2021