<-- Google Tag Manager -->
×
×

Search in Mata Mata Musik

The Libertines Hadir di Live From Times Square Newcastle

Posted on: 09/1/18 at 6:26 pm

The Libertines menjalani penampilan pertama mereka di Timur Laut Inggris sejak reuni di 2014 sebagai band pembuka di akhir pekan kedua dari rangkaian konser ‘Live From Times Square’ di Newcastle

Oleh Adam Kennedy (National Rock Review)

Festival ini adalah gagasan dari konser SSD, yang mana di akhir pekan ini akan menyambut di antaranya Manic Street Preachers, Hacienda Classical dan ikon Beach Boys, Brian Wilson ke jantung pusat kota Newcastle.

Setelah menggelar beberapa pertunjukan dengan tiket yang habis terjual di kota, tur pendukung dengan The Amazons serta siaran khusus di BBC Radio 1, band lokal The Pale White memulai acara di awal seiring para pengunjung festival memasuki lokasi.

Band tersebut kemudian segera disusul oleh band yang berbasis di Guilford, Blackwaters. Kuartet ini menampilkan pertunjukan tegas yang pastinya menarik perhatian, sementara di saat yang sama memunculkan gambar-gambar grup punk rock klasik dari tahun ’70-an seperti The Clash dan The Sex Pistols dan jelas merupakan salah satu yang patut diwaspadai.

Hampir setahun ke hari sejak penampilan terakhir mereka di Times Square, para rocker seni Teesside Maximo Park menjadi pendukung utama malam ini. Mereka membawakan set yang begitu seimbang dari lagu-lagu lama favorit yang diselingi dengan lagu-lagu dari album terbaru mereka Risk To Exist.

Lagu-lagu klasik seperti “Books From Boxes”, “Our Velocity” dan “Girls Who Play Guitars” diberikan respons yang hidup dan duduk berdampingan dengan beberapa karya terbaru Maximo Park seperti “Get High (No I Don’t)” dan “The Hero”. “The Hero” menambahkan sentuhan disko yang funky ke acara ini.

Maximo Park menutup set mereka dengan lagu favorit para fans “Apply Some Pressure”, yang membakar semangat para pengunjung Times Square dan membuat mereka lebih dari sekadar siap untuk menyambut The Libertines.

Sambil menunggu penampilan utama, lagu The White Stripe “Seven Nation Army” bergema melalui sistem PA di sekeliling Times Square. Para penonton yang kini memiliki semangat untuk berpesta bernyanyi bersama dengan nyanyian “Oh Jeremy Corbyn”. Ini adalah salah satu dari beberapa momen sepanjang malam ini di mana para penonton menunjukkan kekaguman mereka bagi ketua Partai Buruh (Labour Party).

Selama berlangsungnya Pemilihan Umum, Corbyn diundang untuk membawakan pidato di awal konser The Libertines di Prenton Park.

Menyusul pembentukan kembali mereka, The Libertines merilis album studio ketiga mereka Anthems for Doomed Youth di 2015 silam. Selanjutnya, band ini telah melakoni tur untuk album ini dengan serangkaian jadwal festival ternama dan sebuah tur arena di tengah-tengah mengerjakan proyek solo mereka masing-masing.

Pete Doherty, khususnya, tidak asing dengan Timur Laut Inggris. Lahir dan besar di sekitar Hexham, penampilan malam ini ibarat seperti pulang kampung baginya. Hasilnya, atmosfer di dalam Times Square menjadi menggemparkan saat The Libertines naik ke atas panggung.

Grup ini segera memainkan “Time For Heroes” dari album debut mereka Up The Bracket dan lagu B-side band ini yang banyak disukai “The Delaney”.

Meskipun mereka mungkin memiliki perbedaan di masa lalu, semuanya tampak sudah berlalu sekarang. Ada kedekatan nyata yang terlihat dan chemistry yang luar biasa di atas panggung antara Pete dan Carl malam ini. Keduanya sering terlihat menempel bersama di mikrofon yang sama di tengah panggung sambil membawakan lagu hit indie mereka bersama-sama.

Gary Powell dan John Hassall di bagian drum dan bass masing-masing konsisten dengan ritme yang garang di sepanjang penampilan yang sangat menonjol sampai kamu bisa benar-benar merasakannya.

Seperti yang diinginkan dan diharapkan para fans, acara ini penuh dengan lagu-lagu wajib The Libertines termasuk “Can’t Stand Me Now”, “What Katie Did” dan lagu penutup acara “Don’t Look Back Into The Sun”. Masing-masing pembawaan lagu ini membuat semua yang datang bernyanyi bersama seiring banyak dari para fans di depan panggung yang naik ke pundak teman atau saudaranya, menyanyikan kembali setiap kata kepada Barat, Doherty dan kawan-kawan di atas panggung.

The Libertines mungkin memerlukan 14 tahun untuk kembali ke Tyneside, tapi mereka pastinya layak dinanti-nanti. Salah satu band garage rock Inggris telah kembali dan lebih baik dari sebelumnya, semoga tidak butuh waktu yang lama untuk mereka kembali ke sini.

 

Posted on August 4, 2017

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Green Day

Green Day Hadirkan Nuansa Festival di MTV EMAs 2019

Rocker veteran Green Day membawakan “Father of All…” dan “Basket Case” saat menjadi penampil utama di MTV World Stage di Sevilla, Spanyol, sebelum ma

on Nov 6, 2019
Coldplay

Coldplay Debut “Everyday Life” dan “Orphans” di SNL

Menjelang perilisan double album Everyday Life pada 22 November, Coldplay mampir ke Studio 8H untuk membawakan dua lagu dari album mendatang mereka d

on Nov 4, 2019
Billie Eilish

Billie Eilish Bawakan Penampilan Akustik Langka di Los Angeles

Billie Eilish menghadirkan aksi panggung yang berbeda akhir pekan lalu dengan set akustiknya di acara Masquerade Ball yang diadakan UNICEF. Baca juga:

on Oct 30, 2019
Pete Doherty

Sering Ngebut, Pete Doherty Dilarang Nyetir Selama 6 Bulan

Personil The Libertines ini juga dikenai denda sebesar Rp160 juta! Pete Doherty dijatuhi larangan mengemudi selama enam bulan setelah berkali-kali tertang

on Oct 8, 2019