×
×

Search in Mata Mata Musik

The Offspring Dikecam Eksploitasi Kera Di MV Yang Dibintangi John Stamos

Posted on: 05/15/21 at 12:00 pm

The Offspring Dituduh Eksploitasi Primata Di MV 'We Never Have Sex Anymore'
The Offspring.

The Offspring kena omel sebuah organisasi sehari setelah mereka menayangkan perdana MV (Music Video) ‘We Never Have Sex Anymore’. Organisasi itu enggak lain adalah People for the Ethical Treatment of Animals yang biasa disingkat PETA. Organisasi yang dikenal sebagai pejuang hak-hak hewan. Mereka menuduh band pop punk veteran itu melakukan “eksploitasi hewan” karena menggunakan monyet simpanse dalam video klip mereka.

Baca juga: Pop-Punk Kembali Berjaya Berkat ‘Crossover’ Hip Hop & Aksi Viral TikTok

Video musik tersebut dibintangi oleh sepasang simpanse sebagai pasangan menikah yang telah kehilangan gairah seksualnya. Sang simpanse laki-laki alias “suami” kemudian dibawa keluar untuk menghabiskan malam liar di klub telanjang oleh aktor beken John Stamos.

Untuk menegur keras The Offspring, PETA mengeluarkan siaran pers yang mengecam keputusan band untuk memasukkan dua simpanse dalam video mereka. Mereka mengungkapkan bahwa organisasi tersebut telah menulis surat langsung kepada vokalis The Offspring, Dexter Holland.

PETA Kirim Surat Ke Vokalis The Offspring

PETA mengirim surat kepada Dexter Holland, memintanya untuk segera menarik video musik ‘We Never Have Sex Anymore’ karena eksploitasi simpanse yang mengerikan. Di dalam videonya, dua simpanse didandani seperti manusia sepasang suami-istri dan dipaksa ke set yang kacau, termasuk set yang terlihat seperti klub penari telanjang alias striptease. Di mana seseorang digambarkan sedang minum minuman beralkohol, penari striptease yang tampil berayun di tiang di bawah cahaya terang.

Primata alias monyet tersebut kabarnya dipasok oleh Steve Martin dari Working Wildlife. Unit pelatihan terkenal yang telah berkali-kali dikutip oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat atas pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Hewan federal. Termasuk karena mengunci simpanse di ‘perumahan gelap’ yang sempit dan tandus hingga 18 jam sehari dan gagal memberi hewan ini tempat berlindung yang memadai dari beberapa elemen seperti ventilasi yang memadai, kandang yang bersih, dan pemberian makan yang tepat. Martin juga memiliki catatan sejarah membuang simpanse di kebun binatang pinggir jalan.

PETA – yang motonya berbunyi, sebagian, bahwa ‘hewan bukan milik kita untuk digunakan dalam hiburan’ – mencatat bahwa dampak dari video musik ini bisa menjadi bencana. Enggak hanya menormalkan rasa tidak hormat dan eksploitasi primata yang sangat cerdas dan sensitif. Hal itu juga dapat meningkatkan permintaan pasar gelap untuk kera besar yang terancam punah sebagai ‘hewan peliharaan’. Yang merupakan salah satu kekuatan utama yang mendorong mereka menuju kepunahan”.

Manajer senior PETA Animals in Film and Television, Lauren Thomasson bahkan menyinggung relevansi The Offspring, dengan menyatakan, “Ada banyak hal yang kita semua lewatkan tentang tahun 1990-an – tetapi eksploitasi hewan tidak termasuk di antaranya. Setiap menit video (The Offspring) tetap online, berisiko melegitimasi industri yang kejam, menopang perdagangan ‘hewan peliharaan’ yang eksotis, dan membalikkan tahun kerja advokasi hewan yang hampir mengakhiri penggunaan simpanse di Hollywood”.

Baca juga: Glenn Danzig: Ledakan Punk Tidak Bisa Terjadi Di Tengah ‘Cancel Culture’

Lagu Dari Album Baru

Lagu ‘We Never Have Sex Anymore’ termuat di album baru The Offspring, Let the Bad Times Roll, yang dirilis bulan lalu. Untuk saat ini, video musiknya tetap ada di YouTube dan bisa dilihat di bawah. Kocak sih tetapi sebaiknya kita mendengar penjelasan dari pihak The Offspring melalui juru bicara Dexter Holland. Kita tunggu saja, bray.

Sebelum merilis video musik di atas, The Offspring merilis video musik single utama dari album barunya di bawah ini.

Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Ramones

    Ramones 'I Wanna Be Sedated' Digubah Tenacious D Buat Kampanye Vaksin

    Jack Black / Kyle Gass / Amy Lee, via YouTube Ramones lagu-lagunya memang asyik buat di-cover. Contohnya Kyle Gass dari Tenacious D yang telah menggubah sal

    on Jun 5, 2021
    Sum 41

    Sum 41 Dedikasikan Single Buat Istri Sang Vokalis Yang Nyaris Bunuh Di...

    Sum 41 (Foto: Ashley Osborn). Sum 41 merilis versi terbaru dari single 'Catching Fire' mereka, kali ini fitur rapper nothing,nowhere. Deryck Whibley, vokali

    on May 31, 2021
    Konser Punk

    Konser Punk Di AS Jual Tiket $18 Buat Tervaksinasi, $1000 Yang Belum

    Crowd di sebuah Punk Rock Show (Foto: Melinda Oswandel). Konser punk yang satu ini termasuk hal yang baru. Seorang promotor konser di Florida, Amerika Serik

    on May 30, 2021
    Punks Reformasi

    Punks Reformasi Rilis Lagu 'Bali Bersama JRX' Jelang Bebasnya JRX

    Punks Reformasi (Foto: Instagram/punksreformasi). Apa yang dialami I Gede Ary Astina alias Jerinx atau JRX, penggebuk dram legenda punk rock Indonesia Super

    on May 23, 2021