×
×

Search in Mata Mata Musik

The Rolling Stones Ancam Tuntut Donald Trump Atas Penggunaan Musik Tanpa Izin

Posted on: 06/28/20 at 7:00 am

Keith Richards (The Rolling Stones) dan Donald Trump.
Keith Richards (The Rolling Stones) dan Donald Trump.

The Rolling Stones tidak memiliki ‘Sympathy for the Devil’. Band rock legendaris ini mengancam akan menuntut Presiden AS Donald Trump dan kampanyenya atas berlanjutnya penggunaan musik The Rolling Stones dalam kampanyenya tanpa izin.

Menurut sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu (27 Juni), The Rolling Stones dan organisasi hak-hak performa BMI telah menegur Donald Trump dengan peringatan terakhir untuk berhenti memainkan musik legenda rock and roll Inggris ini di acara kampanye resmi dan aksi unjuk rasa. “Jika Donald Trump mengabaikan pelarangan dan tetap berlanjut maka ia akan menghadapi tuntutan hukum karena melanggar embargo dan memainkan musik yang belum dilisensikan,” bunyi pernyataan itu.

Seperti yang dijelaskan BMI kepada Deadline, kampanye Donald Trump memiliki Lisensi Entitas Politik yang memberi mereka akses ke lebih dari 15 juta karya musik dalam repertoar BMI. Namun, lisensi ini mencakup ketentuan yang memungkinkan BMI “untuk mengecualikan karya musik dari lisensi jika seorang penulis lagu atau penerbit keberatan dengan penggunaannya oleh kampanye”.

Baca Juga: Lagu Foo Fighters Yang Manakah Ditulis Dave Grohl Tentang Kurt Cobain?

“BMI telah menerima keberatan seperti itu dan mengirim surat pemberitahuan kampanye Donald Trump bahwa karya The Rolling Stones ‘telah dihapus dari lisensi kampanye, dan menasihati kampanye bahwa setiap penggunaan komposisi musik ini di masa depan akan melanggar perjanjian lisensi dengan BMI,” tulis organisasi itu menjelaskan.

Sepanjang kampanye presiden 2016 dan selama demonstrasi yang diadakan selama masa kepresidenannya, Donald Trump telah berulang kali memainkan musik The Rolling Stones. Baru-baru ini, lagu ‘You Can’t Always Get What You Want’ mengudara melalui pengeras suara selama rapat umum di Tulsa, Oklahoma pada 20 Juni. (Reli kampanye yang sama itu juga memicu maklumat larangan dan penghentian dari keluarga Tom Petty).

The Rolling Stones mengatakan eskalasi hukum hari ini adalah hasil dari kampanye Donald Trump mengabaikan maklumat larangan dan penghentian sebelumnya.

Ini bukan pertama kalinya The Rolling Stones mengalami diri mereka berselisih dengan Donald Trump. Kembali pada tahun 1989, sang gitaris, Keith Richards diduga menarik pisau dan ditodongkan ke Donald Trump sebelum konser yang berlangsung di Boardwalk Hall Atlantic City. Wew!

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    The Beach Boys

    Demi Warisan Yang Teratur, The Beach Boys Menjual Hak Kekayaan Intelek...

    The Beach Boys. Entah itu untuk menopang warisan mereka atau untuk memberi kompensasi hilangnya pendapatan tur konser selama pandemi, tahun lalu kita telah

    on Feb 20, 2021
    FLEUR!

    Dengan Single Ketiga, 'Merona', FLEUR! Membuka Langkahnya Di Tahun 202...

    FLEUR! (Foto: Yogi Kusuma). FLEUR! kembali memberi hadiah penggemarnya dan pecinta musik Indonesia dengan lagu baru berjudul 'Merona', yang merupakan single

    on Jan 30, 2021
    Gene Simmons

    Gene Simmons (KISS) Anggap “Rock Sudah Mati” dan Puji Billie Eilis...

    Gene Simmons. (Foto: Harry How/Getty Images). Bassis/vokalis KISS, Gene Simmons mengulangi pernyataan sebelumnya bahwa "rock sudah mati", dengan mengatakan

    on Jan 3, 2021
    AC/DC

    AC/DC Kembali Berikan Sengatan Rock N’ Roll Konstan Dengan 'Shot In ...

    AC/DC, courtesy of Columbia Records. Ikon rock legendaris kebangsaan Australia, AC/DC baru saja menyiarkan berita yang telah lama ditunggu-tunggu oleh para

    on Oct 27, 2020