×
×

Search in Mata Mata Musik

TikTok Gugat Balik Pemerintahan Donald Trump Karena Dilarang Di AS

Posted on: 08/25/20 at 9:00 am

TikTok Gugat Balik Pemerintahan Donald Trump Karena Dilarang Di AS
TikTok vs. Donald Trump.

Kini giliran TikTok yang menggugat pemerintahan Donald Trump karena mencoba melarang aplikasi tersebut beroperasi di Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Kanye West Mau Bikin ‘Jesus Tok’, Aplikasi TikTok Versi Kristen

Dalam sebuah pernyataan dari pihak TikTok, platform berbagi video paling populer ini mengatakan bahwa perintah eksekutif dari Donald Trump belum lama ini telah melanggar haknya untuk proses yang seharusnya dan nggak memberikan bukti bahwa aplikasi tersebut berpotensi sebagai ancaman keamanan nasional. “Kami nggak menganggap enteng tuntutan pemerintah, namun kami merasa kami nggak punya pilihan selain mengambil tindakan untuk melindungi hak-hak kami, dan hak-hak komunitas dan karyawan kami,” bantah TikTok.

Perintah eksekutif Donald Trump untuk menghentikan transaksi antara ByteDance yang berbasis di Beijing, Cina dan pengguna serta karyawan TikTok yang berbasis di AS, yang pada dasarnya telah mematikan aplikasi di AS, di mana TikTok menawarkan sekitar 80 juta pengguna. Alasan Trump mengeluarkan perintah larangan pada 6 Agustus lalu adalah karena aplikasi milik Cina tersebut menghadirkan kemungkinan ancaman terhadap keamanan AS. TikTok dengan keras membantah telah melakukan kesalahan apapun yang berkaitan.

“Dalam keluhan kami, kami memperjelas bahwa kami yakin pemerintah mengabaikan upaya ekstensif kami untuk mengatasi kekhawatirannya, yang kami lakukan sepenuhnya dan dengan itikad baik bahkan ketika kami sendiri tidak setuju dengan masalah itu,” seperti dikutip dari keluhan hukum TikTok.

Baca pernyataan selengkapnya dari keluhan hukum TikTok:

“Perintah eksekutif berusaha untuk melarang TikTok karena kemungkinan spekulatif bahwa aplikasi tersebut dapat dimanipulasi oleh pemerintah Cina. Namun, seperti yang sangat disadari oleh pemerintah AS, penggugat telah mengambil tindakan luar biasa untuk melindungi privasi dan keamanan data pengguna TikTok di AS, termasuk dengan meminta TikTok menyimpan data tersebut di luar Cina (di AS dan Singapura) dan dengan mendirikan penghalang perangkat lunak, yang membantu memastikan bahwa TikTok menyimpan data pengguna AS secara terpisah dari data pengguna produk ByteDance lainnya. Tindakan ini diinformasikan kepada pemerintah AS selama tinjauan keamanan nasional AS baru-baru ini atas akuisisi ByteDance tahun 2017 atas perusahaan yang berbasis di Cina, Musical.ly. Sebagai bagian dari peninjauan tersebut, Penggugat memberikan banyak dokumentasi kepada pemerintah AS yang mendokumentasikan praktik keamanan TikTok dan membuat komitmen yang lebih dari cukup untuk menangani masalah privasi atau keamanan nasional pemerintah AS yang mungkin terjadi…”.

Baca juga: Pemerintahan Donald Trump Pertimbangkan Akan Melarang TikTok di AS

Larangan tersebut jelas merupakan salah satu eskalasi konflik Donald Trump yang berpikiran kurang cerdas nan cermat terhadap Cina, karena solusi yang doi usulkan adalah supaya perusahaan yang “sangat Amerika” seperti Microsoft membeli aplikasi dari ByteData. TikTok menjelaskan dalam siaran pers mereka bahwa saat ini mereka mempekerjakan 1.500 orang di AS, dan bahwa mereka berencana menambah 10.000 pekerjaan lagi di New York, California, Texas, Tennessee, Florida, Michigan, Illinois, dan Washington. Namun ternyata, dan ini nggak mengherankan, lapangan pekerjaan spesial di AS itu tampaknya nggak penting di mata Trump.

Awalnya, perintah Donald Trump memberi waktu ByteData hanya 45 hari untuk menjual aplikasinya sebelum tiba larangan tersebut berlaku, tetapi pada 14 Agustus Trump memperpanjang batas waktunya hingga 12 November.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Tags:

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Kanye West

Kanye West Mau Bikin ‘Jesus Tok’, Aplikasi TikTok Versi Kristen

Kanye West. (Foto: via GC Images). Bagi yang belum tahu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengancam akan melarang aplikasi TikTok di AS. Tru

on Aug 19, 2020
The Weeknd

The Weeknd Debutkan Lagu Baru dan Tampil Bareng Doja Cat di TikTok

The Weeknd (TikTok). The Weeknd mengubah konser musik live biasa menjadi acara virtual malam Sabtu yang ekstravaganza selama ajang "The Weeknd Experience",

on Aug 11, 2020
The Weeknd

The Weeknd Akan Gelar Konser Virtual Pertama di Aplikasi TikTok

Avatar The Weeknd dalam aplikasi TikTok. The Weeknd akan naik panggung virtual di aplikasi TikTok minggu depan untuk konser livestream spesial dengan konsep

on Aug 1, 2020
TikTok

Pemerintahan Donald Trump Pertimbangkan Akan Melarang TikTok di AS

Menurut Sekretaris Negara Mike Pompeo, Administrasi Pemerintahan Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk melarang penggunaan TikTok di Amerika Serikat (

on Jul 8, 2020