×
×

Search in Mata Mata Musik

Tingkat Pembajakan Musik Turun Lho di 2019!

Posted on: 09/30/19 at 3:00 pm

Jumlah orang yang mengakses musik secara ilegal tahun ini turun 10 persen dibandingkan tahun 2018.

Baca Juga: Lewat Lawless Jakarta Records, Belantara Rilis Album Communion

Tingkat pembajakan musik menurun lebih dari 10 persen di 20 negara di kalangan usia 16-64 tahun menurut laporan dari International Federation of the Phonographic Industry (IFPI).

IFPI, yang bertanggung jawab mewakili industri musik rekaman secara global, menerbitkan laporan Music Listening untuk tahun 2019 yang menunjukkan penurunan tingkat pembajakan dari tahun ke tahun.

Laporan tersebut menelaah bagaimana pendengar musik berusia antara 16 dan 64 tahun mengakses musik di 20 negara. Di antara statistik lain yang dirujuk dalam laporan tahunan, IFPI melaporkan 27 persen konsumen musik mendengarkan atau mengakses musik tak berlisensi dalam sebulan terakhir—turun 10 persen dari angka yang dilaporkan pada tahun 2018, di mana 38 persen dari demografi yang sama mengakses musik secara ilegal. 

Laporan Music Listening IFPI juga mencatat, jumlah orang yang ‘menyalin’ musik (stream-ripping) turun hampir 10 persen dari 32 persen di 2018 menjadi 23 persen tahun ini. 34 persen pendengar musik yang melakukan stream-ripping bulan lalu tercatat berada di kategori usia antara 16 dan 24 tahun.

Baca Juga: #MMMArtistTalk: Zigi Zaga dan Debut Album Penuh Ledakan

Penurunan pembajakan ini berhasil mendorong industri online streaming, di mana di AS saja jumlah pendapatannya diperkirakan akan mencapai $8,4 miliar di 2019.

Keterangan Foto Utama: Pembajakan musik turun 10 persen dari tahun lalu. (Foto via DJ Mag)

Mata Mata Musik's Newsletter