×
×

Search in Mata Mata Musik

Turnamen Babak 4 – Side A: Jamrud Vs Edane. Yuk Vote Sekarang!

Posted on: 02/25/21 at 11:15 am

Turnamen Babak 4 – Side A: Jamrud Vs Edane.

Vote dengan tulis di kolom komentar di bawah! Caranya gampang, login terlebih dahulu ke akun Facebook atau Twitter lo atau bikin akun sebentar di Disqus.

Baca juga: Selamat Datang Di Turnamen 32 Lagu Hard Rock & Heavy Metal Indonesia Klasik!

Silakan dengarkan kedua lagu di bawah ini, mana yang paling lo suka untuk lo vote dan lo jagokan sebagai Sang Juara Turnamen 32 Lagu Hard Rock & Heavy Metal Indonesia Klasik.

Jamrud ‘Ayam’ (1996)

Embrio Jamrud sudah terbentuk sejak tahun 1984 di Cimahi, Jawa Barat dengan nama Jamrock. Namun kelahiran sebagai band dimulai pada awal 1990-an. Setelah mereka masuk roster Logiss Records, nama Jamrock diganti menjadi Jamrud, alasannya untuk menghindari permasalahan di kemudian hari dan terasa lebih enak didengar.

Jamrud adalah band heavy metal paling sukses dan terbesar di Indonesia lantaran kepiawaian mereka menyampurkan berbagai elemen genre musik ke dalam ramuan rock campur metalnya yang easy listening. Dan mereka punya banyak lagu power ballad yang nge-hit. Para Jammers (sebutan fans Jamrud) merupakan bauran penggemar rock, metal dan pop.

‘Ayam’ adalah salah satu lagu andalan dari album perdana Jamrud, Nekad rilisan tahun 1996. Formasi Jamrud di rekaman lagu ini: Krisyanto (vokal), Azis MS (gitar), Ricky Teddy (bass), Fitrah Alamsyah (gitar), dan Sandhy Handoko (dram).

::: Versus :::

Edane ‘Ikuti’ (1992)

Edane digagas sejak tahun 1991 ketika berakhirnya proyek duo Eet Sjahranie dan Ekki Soekarno, di mana keduanya pernah sama-sama terlibat dalam proyek kolaborasi Kharisma Indonesia yang digagas oleh Ekki Soekarno tahun 1988. Namun proyek duo Eet dan Ekki yang diambil dari inisial nama masing-masing (E & E) ini enggak berlanjut karena kesibukan Ekki dengan aktivitas bermusik lainnya.

Dengan sepengetahuan Ekki Soekarno, proyek E & E ini terus berlanjut dengan menggandeng vokalis Ecky Lamoh yang juga memiliki inisial ‘E’ dan sama-sama pernah terlibat dalam proyek kolaborasi Kharisma Indonesia, sehingga Eet tetap menggunakan nama E & E dan bertransformasi menjadi format band bernama Edane dengan tambahan dramer Fajar Satritama (Cynomadeus) dan bassis Iwan Xaverius (Jet Liar).

Edane merilis album debut, The Beast pada tanggal 10 Mei 1992 melalui AIRO Records dengan single ‘Ikuti’. Dua bulan setelah album ini rilis, Edane didapuk menjadi opening act konser Sepultura pada 8 Juli 1992 di Stadion Lebak Bulus, Jakarta.

Vote juga: Turnamen Babak 4 – Side B: Power Metal Vs Roxx. Yuk Vote Sekarang!

Kurator, Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Deathgasm

    Studi Baru: Selera Musik Bisa Menentukan Kepribadian Seseorang

    Adegan ikonik film "Deathgasm" (2015). Artikel ini cukup menarik, terutama bagi lo yang sedang mencari pasangan tambatan hati alias pacar. Atau bahkan jodoh

    on Apr 6, 2021
    Tony Iommi

    Tony Iommi Beda Pendapat Dengan Gene Simmons Soal "Rock Is Dead"

    Tony Iommi. (Foto: Future / Olly Curtis). Selama bertahun-tahun, Gene Simmons dari KISS telah menyuarakan pendapatnya - dalam beberapa kesempatan berbeda -

    on Apr 2, 2021
    Gojira

    Gojira Rilis Single 'Amazonia' Sambil Galang Dana Untuk Suku Amazon

    Gojira. (Foto: Gabrielle Duplantier). Gojira telah meluncurkan single baru berjudul 'Amazonia' beserta video musiknya menjelang album mendatang mereka, Fort

    on Mar 27, 2021
    Metallica

    35 Tahun Metallica "Master Of Puppets", Album Terbaik Sepanjang Masa

    Metallica circa 1986. (Foto: Ross Halfin via Metallica.com). Bagi sebagian besar kritikus dan penggemar, Master of Puppets adalah album terbaik Metallica. S

    on Mar 4, 2021