×
×

Search in Mata Mata Musik

Unit Rock Malang Tirant Berbagi Sudut Pandang Lewat Album Perdana “Anomali”

Posted on: 11/17/20 at 8:30 am

Unit Rock Malang Tirant Berbagi Sudut Pandang Lewat Album Perdana “Anomali”

Band rock kelahiran kota Malang, Tirant, berhasil merilis album perdana mereka pada 13 November 2020. Selama lebih dari setahun eksis di scene musik kota Malang, Tirant yang memiliki awak Rojak (vokal/gitar), Cyndy (vokal), Izzul (gitar), Satrio (gitar), Pahri (bass) dan Diki (dram) akhirnya berkesempatan untuk merilis album yang bertajuk Anomali. Album ini menyajikan sudut pandang masing-masing personil Tirant yang tergambarkan dalam setiap lagu.

Baca juga: Duo Arek Malang Paraya Bahas Soal ‘Tahu Diri’ Di Single Slow Rock ‘MUNDUR!’

“Anomali berkisah tentang suatu perihal yang dianggap biasa namun belum tentu lazim untuk orang lain, begitu pula sebaliknya,” ujar Pahri. “Kami menganalogikan album ini bagaikan sebuah teropong yang mengamati suatu fenomena tanpa ada maksud pro ataupun kontra,” imbuhnya.

Anomali bermuatan 8 lagu yang terdiri dari ‘Anomali’, ‘Imaji’, ‘Gelam’, ‘Selancar’, ‘Kelambu’, ‘Senandika’, ‘Nokturnal’, dan ‘Ego’. Kedelapan lagu tersebut menceritakan berbagai fenomena yang kadang nggak terbesit dalam benak khalayak ramai.

Artwork album Anomali oleh Tirant.
Artwork album Anomali oleh Tirant.

“Terdapat 3 lagu yang menjadi andalan pada album perdana Tirant ini yaitu, ‘Selancar’, ‘Nokturnal’, dan ‘Ego’ dikarenakan materi mereka yang lebih fresh daripada lagu lainnya,” ucap Izzul.

Lagu ‘Selancar’ contohnya, mengisahkan soal media sosial yang berkembang pesat pada era digital ini, mampu menciptakan dua kutub yang nggak kasat mata. Ketikan ibu jari dari pengguna yang dilontarkan dalam dunia maya mampu menyihir netizen untuk mempola sedemikian rupa sehingga tercipta kubu protagonis dan antagonis. Ucapan apa pun yang dituangkan dalam ‘No Man’s Land’ yang bersifat daring ini akan selalu memunculkan konsekuensi yang harus dihadapi.

Selanjutnya, ‘Nokturnal’, berkisah tentang pandangan lain soal kehidupan malam yang selama ini mendapat stigma oleh masyarakat. Persepsi “hitam nggak selamanya gelap” memberi pengertian bahwa sejatinya insan yang menggantungkan hidupnya pada sang malam tak lebih buruk dari orang yang bekerja saat fajar menyingsing. Apa pun yang terjadi, malam dan siang punya sisi koinnya masing-masing.

Terakhir lagu penutup album Anomali yang berjudul ‘Ego’, bercerita tentang individu yang hidup dalam balutan ambisinya. Hidup yang fana menjadi katalisator untuk selalu menggapai milestone dalam perjalanan karir hidupnya. Hingga lupa akan kondisi sekitar dan nggak jarang menggadaikan nyawa sendiri demi menyuapi hasrat pribadi.

“Setelah memakan waktu pengerjaan hampir setahun lebih, dari konsep sampai teknisnya, akhirnya berhasil juga kita menciptakan ‘si sulung’ ini,” ujar Satrio.

Album teranyar Tirant masih memuat musik khas mereka yaitu power/alternative rock dengan harmonisasi vokal yang manis dari dua orang vokalisnya.

“Nggak hanya substansi dari isi lagu, kami juga membawakan album Anomali tetap dengan nuansa rock yang selama ini menjadi nyawa dari Tirant,” tambah Izzul. “Untuk mengetahui rock yang seperti apa? Silakan kawan-kawan dengarkan dan tafsirkan sendiri,” imbuhnya.

Pengerjaan album Anomali dibantu oleh Rama Project Studio untuk mixing dan mastering, selain itu seluruh proses perekaman dilakukan oleh crew Tirant sendiri. Anomali bisa didengarkan di berbagai layanan music streaming sejak tanggal 13 November 2020. Perilisan Anomali juga dibarengi Music Video yang akan segera dirilis setelahnya. Stay tuned!

Baca juga: 10 Lagu Cover Rock Terbaik Yang Dinyanyikan Oleh Miley Cyrus

Ok, selemat mendengarkan album Anomali, bray.

Sumber: Siaran Pers
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Gelora Saparua

    Gelora Saparua: Episentrum Sejarah Geliat Rock & Metal Indonesia

    Gelora Saparua. Sesuai namanya, Gelora adalah akronim dari Gelanggang Olahraga. Selain lapangan atletik dan taman sarana umum, salah satu tempat di dalam a

    on Jun 7, 2021
    King Gizzard & The Lizard Wizard

    King Gizzard & The Lizard Wizard Siap Rilis Album Ke-18, "Butterfly 30...

    King Gizzard & The Lizard Wizard (Foto: Jason Galea). King Gizzard & The Lizard Wizard. Yoi Australia punya nih. Setelah Tame Impala, gaya rock retr

    on May 12, 2021
    God Bless

    God Bless Ungkap Arti Rayakan 48 Tahun Karier Via Lagu 'Mulai Hari Ini...

    Tonggak awal bagi legenda hidup rock Indonesia God Bless dimulai pada tanggal 4 dan 5 Mei 1973. Pada 5 Mei, nama God Bless disepakati oleh para personelnya

    on May 5, 2021
    Greta Van Fleet

    Greta Van Fleet Patahkan Tudingan 'Rock Sudah Mati' Gene Simmons

    Greta Van Fleet / Gene Simmons (Foto: Kevin RC Wilson). Bagi para pecinta musik generasi millenial dan Z, Greta Van Fleet selama ini dielu-elukan sebagai ro

    on Apr 28, 2021