×
×

Search in Mata Mata Musik

Universal Music Ditawari Rp 572 T, Nilai Saham Tertinggi Dalam Sejarah

Posted on: 06/4/21 at 1:00 pm

Universal Music Ditawari Rp 572 T, Nilai Saham Tertinggi Dalam Sejarah

Universal Music Group sudah sangat terkenal sebagai penguasa label musik terbesar di dunia. Special Purpose Acquisition Company (SPAC) atau perusahaan akuisisi tujuan khusus milik miliarder pengelola dana investor, William Ackman, Pershing Square Tontine Holdings Ltd. sedang mendekati kesepakatan dengan raksasa industri musik tersebut.

Baca juga: Big Hit & Universal Music Resmi Bermitra Untuk Meluncurkan Boyband Global Baru

Sumber Wall Street Journal (4 Juni) menyebut, SPAC sepakat masuk ke Universal Music Group sekitar US$ 40 miliar (sekitar Rp 572 triliun). Goks!

Jika informasi ini benar, kesepakatan itu akan menjadi transaksi SPAC terbesar dalam catatan sejarah. Melebihi perolehan dana perusahaan transportasi online Singapura Grab Holdings Inc yang sebesar US$ 35 miliar.

Masih menurut sumber yang sama, nilai akuisisi tersebut sudah mempertimbangkan utang Universal, sekitar US$ 42 miliar. “Meski begitu, ini tidak menjamin proses akan selesai dalam beberapa minggu ke depan. Karena mereka tidak tunduk dalam uji tuntas tambahan,” sebut sumber Wall Street Journal.

Jika transaksi itu terjadi, William Ackman lewat Pershing-nya akan menguasai 10% saham di Universal dengan ekuitas sebesar € 33 miliar, setara US$ 40 miliar. Adapun nilai Universal sendiri diperkirakan € 35 miliar, namun akuisisi itu sudah mempertimbangkan jumlah utang dan kas yang dimiliki perusahaan.

Vivendi dan Universal Music

Sementara Vivendi, pemilik Universal Music Group akan memegang 10% , serta Tencent dengan tetap memegang 20% sahamnya di Universal.

Universal Music Group adalah anak perusahaan konglomerat media Prancis Vivendi SE. Ini adalah label musik terbesar di dunia di balik kesuksesan rekaman banyak artis top manca negara. Sebut saja Lady Gaga, Taylor Swift, Billie Eilish, dan The Weeknd.

Tidak hanya itu saja, Universal juga memiliki hak atas rekaman pertunjukan klasik seperti Queen dan The Beatles. Dan termasuk Bob Dylan yang tahun lalu katalog penerbitan musiknya diakuisisi oleh Universal Music.

Tencent Holdings Ltd juga tercatat memiliki sekitar 20% saham Universal setelah konglomerat internet China itu menggandakan kepemilikannya tahun lalu dalam kesepakatan yang bernilai sekitar € 30 miliar.

Universal juga tercatat meraup keuntungan dari peningkatan pendapatan dari streaming musik dalam Spotify Technology SA. Universal memiliki pendapatan sekitar € 7,4 miliar tahun lalu, terhitung hampir setengah dari total pendapatan Vivendi.

Baca juga: Berseteru Dengan Universal Music dan Sony/ATV, Kanye West Kencingi Piala Grammy!

Vivendi pada bulan Februari juga menyatakan, berencana untuk melepaskan bisnis Universal dan mendaftarkannya di Belanda akhir tahun ini. Dengan 60% saham Universal didistribusikan kepada investor perusahaan Prancis. Rencana itu nampaknya masih berjalan.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Kanye West

    Kanye West Bilang Universal Music Merilis Album "Donda" Tanpa Izinnya

    Kanye West (Foto: Getty Images). Masih terdengar keras kabar dari Kanye West mengenai rilisan album terbarunya, Donda, yang dirilis secara digital. Album in

    on Aug 30, 2021
    Big Hit X Universal Music

    Big Hit & Universal Music Resmi Bermitra Untuk Meluncurkan Boyband Glo...

    Pengumuman besar! Big Hit Entertainment dan Universal Music Group telah sepakat bersinergi dan berkolaborasi untuk meluncurkan boygroup atau boyband baru s

    on Feb 22, 2021
    Bob Dylan

    Bob Dylan Menjual Seluruh Katalog Lagu Yang Ditulisnya Senilai Rp 4,2 ...

    Bob Dylan. (Foto: Bob Dylan). Musisi kawakan nan legendaris Bob Dylan telah mencapai kesepakatan dengan Universal Music Group untuk menjual seluruh katalog

    on Dec 8, 2020
    Kanye West

    Berseteru Dengan Universal Music dan Sony/ATV, Kanye West Kencingi Pia...

    Kanye West (Foto: Brad Barket/Getty Images for Fast Company) / Piala Grammy dikencingi. (Foto: Twitter Ye). Dengan terhitung hanya 47 hari dari hari pelaksa

    on Sep 17, 2020