×
×

Search in Mata Mata Musik

Veteran Hardcore Stepforward Peringati 25 Tahun Dengan Rilisan Vinyl Baru

Posted on: 05/23/20 at 12:00 pm

Stepforward.
Stepforward, ki-ka: Junas, Jill, Ricky, Fajar. (Foto: Facebook Stepforward).

Di tengah pandemi pid kopad kopid yang memuakkan ini, untungnya masih banyak juga berita gembira, terutama dari scene musik Tanah Air setelah dibombardir tiap hari berita membosankan dari media mainstream. Salah satunya berita menyenangkan dari band hardcore veteran Jakarta, Stepforward.

Pada hari Sabtu (23 Mei) siang, gitaris Stepforward yang oleh generasi milenial lebih dikenal sebagai gitaris Seringai, Ricky Siahaan memposting di akun media sosialnya pengumuman rilisan vinyl 7″ baru dari Stepforward dalam rangka memperingati 25 tahun eksistensinya:

“Dimulai dari ide sahabat lama kami @stockroomrecordings yang berniat merilis sesuatu dalam rangka ulang tahun ke 25 unit HC ini, akhirnya rencana bisa kami wujudkan. Ayo pasang pre-order mu bila tertarik. Akan ada dua lagu “Solitaire” dan “Saksi Imaji” yang sebenarnya sudah direkam di tahun 2003. Sebagai info, label yang akan merilis 7 inci ini @stockroomrecordings dan pembuat photo cover @easybeats75 adalah para pendiri band ini di tahun 1995”.

Pada pertengahan 2016 lalu, Stepforward kembali setelah hampir lima tahun vakum dari scene musik Indonesia. Stepforward sempat eksis pada periode 1995-2002, kemudian vakum. Pada periode 2005-2007 sempat aktif, namun kembali vakum. Kemudian di tahun 2011 mereka kembali reuni untuk tampil di sebuah festival besar Java Rockin Land tahun 2011, namun sayang, setelah itu mereka kembali memutuskan vakum.

Formasi solid Stepforward masih dihuni oleh Jennifer Jill (vokal), Ricky Siahaan (gitar), Junas Miradiarsyah (bass), dan Fajar Arifan (dram). Pada akhir bulan Mei 2016, Stepforward melakukan pertunjukan reuni untuk kali pertama di Manado Mayhem Fest, kota Manado. Dan disusul dengan penampilan di beberapa konser termasuk di Synchronize Fest, Jakarta dan Rock in Celebes, Makassar.

Selama periode eksistensinya, Stepforward tercatat telah merilis beberapa single lepas untuk album kompilasi lokal era 1990-an hingga 2000-an awal seperti Breathless (1997), Ticket To Ride (2000), Keep It United (2000), The Riot Compilation (2006), dan The Art of Metal (2007). Album full-length mereka, Stories Of Undying Hope (Pinball Records, 2001) cukup berpengaruh untuk scene hardcore/metalcore lokal saat itu.

Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik

MataMata Musik: Top 20 Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik Tahun 202...

Meski 2020 merupakan tahun paling bangsat bagi 99% populasi manusia di Bumi (1% lagi yang nggak kena dampak kehancuran, yang berpesta di atas penderitaan j

on Dec 31, 2020
Akbar Haka

Akbar Haka (KAPITAL) Lampiaskan Kemuakan Via 'Stereotype', Single Debu...

Akbar Haka, frontman band metalcore dari belantara Kalimantan Timur, KAPITAL seperti nggak pernah kehabisan energi untuk merilis sebuah karya musik monumen

on Dec 30, 2020
OPPORTUNIST deathcore

'Plandemic (Narrow Minded)' Cetus MOSI TIDAK PERCAYA Unit Metalcore Op...

'Plandemic (Narrow Minded)' adalah single kedua band metalcore asal Pandeglang, Banten Opportunist yang dirilis pada tanggal 18 Desember 2020. Single baru

on Dec 23, 2020
Tim Lambesis

Tim Lambesis (As I Lay Dying) Masuk RS Setelah 25% Dari Tubuhnya Terba...

Tim Lambesis (As I Lay Dying). (Foto: Dana Willax). Vokalis jawara metalcore As I Lay Dying, Tim Lambesis dirawat di rumah sakit setelah mengalami kecelakaa

on Dec 17, 2020