×
×

Search in Mata Mata Musik

Vevo Rayakan 10 Tahun Sebagai Platform Premium Video Musik

Posted on: 10/23/19 at 9:27 am

Sekarang, video musik tidak lagi mendominasi MTV, tetapi tetap hidup di platform premium sekelas Vevo, yang merayakan ulang tahun ke-10-nya tahun ini.

Baca juga: Kategori K-Pop Di MTV VMAs 2019 Tuai Respon Negatif!

Kalian yang sering nonton video di YouTube pastinya sudah tidak asing lagi dengan nama Vevo. Vevo adalah ‘rumah’ bagi lebih dari 400.000 video musik resmi, di samping seri orisinal dan konten penampilan eksklusif. 

Dalam lima tahun terakhir, platform ini mencatat jumlah views hariannya melonjak lebih dari 300 persen, saat ini dengan rata-rata lebih dari 800 juta views per hari dan bisa mendekati 1 miliar views di akhir pekan.

Vevo didirikan pada 16 Juni 2009, sebagai perusahaan patungan antara label-label rekaman raksasa: Universal Music Group, Sony Music Entertainment dan EMI. Pada Agustus 2016, Warner Music Group mencapai kesepakatan dengan Vevo untuk melisensikan video premium dari artisnya ke layanan streaming itu.

The Chainsmokers Ellie Goulding Vevo
The Chainsmokers dan Ellie Goulding tampil di acara ulang tahun ke-10 Vevo. (Foto: Getty for Vevo 10)

Sehari setelah perayaan ulang tahun Vevo yang ke-10 di New York, Jesse Judelman selaku Senior Vice President Sales mengatakan: “Kita semua punya kisah tersendiri tentang video musik yang [kita] ingat waktu kecil. Ada momentum baru di dalamnya. Video musik selalu menjadi bagian inti dari budaya pop.”

Menurut Judelman, video dari era ’80-an, ’90-an dan ’00-an saat ini menjadi konten yang paling banyak ditonton di platform Vevo. “Sweet Child O’ Mine” dari Guns N’ Roses, yang dirilis pada 1987, belum lama ini meraih 1 miliar views.

Beberapa kejadian dalam tahun-tahun terakhir juga mendatangkan perubahan yang signifikan bagi Vevo. 

Seperti contoh, jumlah tontonan video musik R.E.M. “It’s the End of the World as We Know It (And I Feel Fine)” meroket 2.855 persen menjelang pemilihan presiden AS di 2016, dan gerhana matahari di 2017 mendorong jumlah views video Bonnie Tyler “Total Eclipse of the Heart” sebanyak 410 persen saat itu.

Vevo juga mengatakan, program pengembangan artis andalannya, seperti Lift dan Dscvr, membantu memperkenalkan talenta yang sebelumnya sedang naik daun seperti Billie Eilish, Khalid, Alessia Cara, Halsey, Lewis Capaldi dan CNCO.

“Saya senang menyebut kami unicorn media,” imbuh Judelman. Menurutnya, Vevo saat ini menjangkau sekitar 30-35 juta orang per bulan melalui berbagai platform besar. Jumlah audiensnya dalam lingkungan Amazon Fire TV pun bertambah dua kali lipat dari kuartal keempat 2018 hingga kuartal pertama tahun ini.

Baca juga: Shawn Mendes Hadirkan “If I Can’t Have You”

Judelman menuturkan, Vevo berencana menambahkan Pluto TV dan Samsung TV Plus ke daftar itu dalam beberapa bulan mendatang. 

Konten dari Vevo bisa dinikmati di banyak platform termasuk YouTube, Amazon, Apple, Roku, Sky, Virgin Media dan Vewd.

CEO Vevo Alan Price mengatakan dalam rilisan pers: “Selama 10 tahun terakhir, kami telah melihat pertumbuhan yang luar biasa dalam konsumsi video musik di seluruh dunia. Merepresentasikan kreativitas artis secara visual, video musik kini menjadi bagian penting dari budaya pop, dan Vevo telah berperan penting dalam menyampaikannya ke khalayak global. 

“Dalam satu dekade ini, ada banyak perubahan penting dalam ekosistem musik, teknologi dan advertising. Pencapaian ini menjadi bukti dari evolusi Vevo sendiri dan mengakui nilai yang telah kami ciptakan untuk artis-artis dan semua partner kami. Kami tidak sabar mengarungi 10 tahun ke depan dan seterusnya, melanjutkan misi kami untuk memaksimalkan nilai komersial dan promosional video musik.”

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Ghost

    Ghost Rilis Lagu 'Hunter's Moon' Sebagai Soundtrack Film "Hallowen Kil...

    Papa Emeritus IV Ghost, band heavy metal asal Swedia yang pernah meraih penghargaan Grammy Awards 2016 untuk nominasi Best Metal Performance setelah dua tah

    on Oct 1, 2021
    Ad Infinitum

    Ad Infinitum Merilis MV 'Afterlife' Jelang Album "Chapter II - Legacy"

    Ad Infinitum, mungkin nama yang asing bagi sebagian orang. Tetapi tidak bagi kalangan penggemar heavy metal. Band symphonic metal ini merilis lagu kedua me

    on Sep 30, 2021
    Converge

    Converge X Chelsea Wolfe Merilis Album Kolaborasi "Blood Moon"

    Converge x Chelsea Wolfe (Foto: Emily Birds). Inilah kolaborasi yang memang layak untuk dinanti sejak lama. Akhirnya secara resmi Converge dan Chelsea Wolfe

    on Sep 29, 2021
    Warner Music Group

    Warner Music Group Menjalin Kemitraan Dengan Twitch

    Di tengah maraknya industri musik yang secara masif sudah memasuki ranah digital, Warner Music Group (WMG) selaku perusahaan rekaman skala dunia menjalin k

    on Sep 28, 2021