×
×

Search in Mata Mata Musik

Video Musik Terbaru BLACKPINK Munculkan Kontroversi

Posted on: 04/29/19 at 1:33 pm

Video musik “Kill This Love” dinilai membawa pesan yang tidak baik bagi para penontonnya.

Girl group K-Pop BLACKPINK tampaknya sedang terlibat masalah karena video musik “Kill This Love,” lagu hit terbaru mereka yang mendunia, meskipun videonya mencatatkan rekor baru sebagai video musik tercepat yang mencapai 100 juta views di YouTube.

Menurut spekulasi media lokal, KBS telah melarang video ini karena―sebagaimana dilaporkan para wartawan―video ini tampak membenarkan aksi “melanggar” Undang-Undang Lalu Lintas Jalan.

Hal ini terjadi terlepas dari tidak adanya alasan yang jelas dari KBS terkait pemberlakuan larangan pemutarannya. Media menunjukan, beberapa adegan dalam video di mana Rose tidak mengenakan sabuk pengaman saat sedang mengemudi tampaknya menjadi alasannya.

Selain video BLACKPINK, video milik Park Bom (“4:44”), Kim Dong-han (“Focus”) dan Jo Jung-min (“Ready Q”) juga dicekal oleh KBS.

Foto viral BLACKPINK di Twitter menjadi pusat perdebatan di kalangan penggemar terkait apakah mereka mengagungkan kekerasan fisik atau sebaliknya meningkatkan kesadaran tentang masalah ini.

BLACKPINK juga baru-baru ini menjadi berita utama setelah foto-foto yang dirilis dengan album baru tampak menampilkan keempat personil dengan wajah memar. Beberapa penggemar berpendapat bahwa gambar-gambar itu mengagungkan kekerasan fisik, baik itu maksud aslinya atau bukan.

Beberapa tweets tentang foto-foto tersebut mempertanyakan apakah bentuk kekerasan apa pun bisa digunakan untuk tujuan “estetika.”

Pengguna Twitter @DaisyDanger24 berkomentar, “Pecat siapa pun yang mengira ini adalah konsep yang layak dijadikan foto. Saya rasa ini sangat tidak menyenangkan. BLACKPINK bisa melakukan yang lebih baik lagi. Kekerasan bukan estetika.”

Beberapa bahkan menghubungkan foto-foto itu dengan interpretasi mereka tentang lagu “Kill This Love,” yang menurut mereka tampak mengagungkan hubungan yang kasar.

Namun, pengguna lainnya berpendapat bahwa respons seperti itu terlalu berlebihan, dan berkomentar, “Saya tidak percaya mereka tiba-tiba memikirkan hak-hak wanita karena foto BLACKPINK.”

Terkait kontroversi tersebut, Bekuh BOOM, salah satu penulis lagu dan komposer untuk materi di album, menyatakan pendapatnya di Instagram dengan mengatakan, “Sangat disayangkan orang-orang mencoba mengubah lagu ini menjadi sesuatu yang negatif. Lagu ini bukan tentang kekerasan dalam hubungan, tetapi ada banyak bentuk kekerasan dalam hubungan dan kalau kamu adalah orang yang pernah mengalami salah satu kekerasan itu saya harap lagu ini menginspirasimu dan menyentuh hatimu,” dengan tagar #killthislove.

https://www.instagram.com/p/Bwo86sohbuz/

Keterangan Foto Utama: Rose BLACKPINK tampak sedang mengendarai mobil di video musik “Kill This Love.” (Foto: YG Entertainment)

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Grup K-pop Terpopuler

    30 Peringkat Keseluruhan Grup K-pop Paling Populer Edisi Bulan Februar...

    30 peringkat keseluruhan grup K-pop paling populer edisi bulan Februari 2021. The Korean Business Research Institute telah mengungkapkan peringkat reputasi

    on Feb 25, 2021
    Anggota Girlband K-pop Terpopuler

    Inilah Urutan Peringkat Anggota Girlband K-Pop Terpopuler Bulan Februa...

    Urutan peringkat reputasi brand anggota girlband K-pop bulan Februari 2021. The Korean Business Research Institute telah mengungkapkan peringkat reputasi br

    on Feb 24, 2021
    G-Dragon naracap Jennie Blackpink

    Jennie BLACKPINK & G-Dragon BIGBANG Berpacaran Diungkap Oleh Teman Dek...

    G-Dragon (Foto: Dominique Charriau/WireImage) / Jennie (Foto: via Soompi). Dispatch melaporkan bahwa dua idol K-pop superstar, yakni Jennie BLACKPINK &

    on Feb 24, 2021
    30 Peringkat Girlband K-pop Populer Februari 2021

    30 Urutan Peringkat Girlband K-Pop Terpopuler Edisi Bulan Februari 202...

    30 urutan peringkat girlband K-pop terpopuler edisi bulan Februari 2021. The Korean Business Research Institute telah mengungkapkan peringkat reputasi brand

    on Feb 22, 2021