×
×

Search in Mata Mata Musik

Warner Music Group Umumkan Rencana Untuk Menjual Saham Mereka Secara Publik

Posted on: 02/7/20 at 3:31 pm

WARNER MUSIC GROUP

Warner Music Group telah mengumumkan pada hari Kamis (6 Februari) lalu bahwa mereka telah menyerahkan dokumen untuk memulai penawaran saham perdana mereka secara publik.

Jumlah saham biasa yang akan ditawarkan dan kisaran harga untuk penawaran yang diusulkan belum ditentukan oleh Warner Music Group. Morgan Stanley, Credit Suisse dan Goldman Sachs & Co. LLC bertindak sebagai penjamin emisi utama secara kolektif untuk penawaran tersebut.

Divisi rekaman musik Warner Music Group menghasilkan pendapatan sebesar US$3,84 miliar (Rp. 52 triliun) pada tahun fiskal 2019, mewakili 86% dari total pendapatan mereka, menurut arsipnya. Divisi ini adalah rumah bagi para seniman seperti Ed Sheeran, Bruno Mars dan Cardi B, dan termasuk label bertingkat seperti Atlantic, Elektra, Warner Music Nashville dan Warner Records yang baru-baru ini mengalami proses re-branding.

Bagian penerbitannya, Warner Chappell Music, memiliki katalog lebih dari 1,4 juta hak cipta, termasuk dari para penulis lagu seperti Twenty One Pilots, Lizzo dan Katy Perry. Ini menghasilkan pendapatan sebesar US$643 juta (Rp. 8,8 triliun) pada tahun 2019, atau 14% dari total pendapatan.

Warner Music Group juga merupakan rumah bagi perusahaan distribusi musik global seperti Alternative Distribution Alliance, aplikasi musik live Songkick, EMP Merchandising dan UPROXX.

Warner Music Group sebelumnya diperdagangkan secara publik di Bursa Efek New York hingga Mei 2011, ketika mereka mengumumkan privatisasi dan penjualannya kepada kelompok industri milik sang multi-miliarder Len Blavatnik yang berbasis di Amerika Serikat, Access Industries LLC. Kesepakatan itu selesai pada Juli 2011 dengan dana sebesar $3,3 miliar (Rp. 45 triliun).

Sejak tahun 2015, industri musik telah berkembang pesat berkat kesuksesan platform streaming. Pada tahun 2018, Recording Industry Association of America melaporkan pendapatan sebesar US$9,8 miliar (Rp. 134 triliun) – yang terbaik sejak tahun 2007. Ke depannya, Warner Music Group mengantisipasi pertumbuhan berkelanjutan mereka sepanjang pasar global.

“Kami percaya bahwa, seiring waktu, pendapatan streaming akan meningkat karena kenaikan harga berkat pasar yang lebih luas dan semakin berkembang,” kata pengajuan data S-1 Warner Music Group. “Layanan streaming sudah memasuki tahap awal bereksperimen dengan kenaikan harga. Misalnya, pada 2018, Spotify meningkatkan harga bulanan untuk layanannya di Norwegia. Selain itu, pada 2019, Amazon meluncurkan Amazon Music HD, penawaran streaming audio berkualitas tinggi yang tersedia untuk pelanggan dengan harga premium di Amerika Serikat. Kami percaya bahwa proposisi nilai yang disediakan oleh layanan streaming kepada konsumen mendukung inisiatif pilihan produk yang premium”.

Pengajuan data S-1 dari Warner Music Group ini juga menyatakan bahwa Access Industries dan Blavatnik akan mempertahankan mayoritas bagian saham dan akan beroperasi sebagai “perusahaan yang dikendalikan”. Itu berarti, pemilik saat ini akan mempertahankan persentase mayoritas yang tidak diketahui dari saham yang akan beredar dan kekuatan hak suaranya, memberi mereka “kemampuan untuk mengontrol hasil keuntungan dari materi yang disampaikan kepada para pemegang saham kami untuk persetujuan, termasuk pemilihan umum untuk calon direktur kami dan persetujuan setiap perubahan saat mengendalikan transaksi”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

The 1975

Industri Musik Inggris dan 700 Artis Lebih Bersatu Untuk Perangi Keben...

The 1975. (Foto: Jordan Hughes). Lebih dari 700 anggota komunitas musik Inggris, termasuk artis, manajer, eksekutif di perusahaan rekaman, agensi, industri

on Aug 3, 2020
Warner Music Group

Warner Music Kucurkan Rp 1,4 Triliun Untuk Kampanye Lawan Kekerasan da...

Len Blavatnik, big boss Warner Music Group. Tampaknya kampanye “Blackout Tuesday" telah mulai menunjukkan hasil nyata. Salah satunya yang paling signifika

on Jun 4, 2020
The Weekend.

The Weeknd Ajak Major Label Donasi Besar-Besaran Untuk Melawan Rasisme

The Weeknd. (Foto: WENN/Instar). The Weeknd, yang pada hari Senin lalu menyumbangkan US$ 500.000 alias sekitar Rp 7 miliar untuk organisasi pemberdayaan ora

on Jun 4, 2020
PlayOn Fest

Cardi B, Ed Sheeran, Paramore dan Lainnya Akan Tampil di Virtual PlayO...

Paramore, Ed Sheeran, Cardi B adalah beberapa artis penampil di PlayOn Fest.(Foto: Rmv/Shutterstock, Emmi Korhonen/Shutterstock, Broadimage/Shutterstock). D

on Apr 23, 2020